Kasus Perusakan Dokumen, Joko Driyono Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara

Kompas.com - 04/07/2019, 22:34 WIB
Mantan Plt Ketua PSSI, Joko Driyono dalam persidangan pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2019) KOMPAS.com - Walda MarisonMantan Plt Ketua PSSI, Joko Driyono dalam persidangan pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2019)

KOMPAS.com - Mantan plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, dituntut hukuman dua tahun enam bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tuntutan tersebut dibacakan saat sidang lanjutan perkara tindak pidana umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim H Kartim Haeruddin yang berlangsung pada Kamis (4/7/2019).

Baca juga: Perkembangan soal Sidang Joko Driyono

Jokdri, sapaan akrab Joko Driyono, divonis bersalah atas kasus perusakan dokumen.

Ketua JPU, Sigit Hendradi, menyatakan bahwa Jokdri memenuhi unsur dalam Pasal 235 jo 233 jo 55 ayat (1) poin kesatu, sebagaimana dakwaan alternatif kedua subsider.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasal 233 KUHP tersebut berbunyi:

"Barangsiapa dengan sengaja menghancurkan, merusakkan atau membuat sehingga tidak dapat dipakai lagi atau menghilangkan barang yang digunakan untuk meyakinkan atau menjadi bukti bagi kuasa yang berhak, atau surat pembukti (akte), surat keterangan atau daftar, yang selalu atau sementara disimpan menurut perintah kekuasaan umum, atau baik yang diserahkan kepada orang pegawai, maupun kepada orang lain untuk keperluan jabatan umum dihukum penjara selama-lamanya empat tahun."

Baca juga: Sidang Lanjutan Joko Driyono Belum Temui Barang Bukti Match Fixing

Dalam tuntutannya, JPU menyatakan bahwa terdakwa mengakui telah memerintahkan saksi Mardani Mogot bersama saksi Mus Muliadi memasuki areal yang sudah diberi garis polisi untuk mengambil sejumlah barang.

JPU juga mengatakan bahwa tidak terdapat alasan pemaaf atau alasan pembenar untuk menghapus pidana atas perbuatan terdakwa.

"Hal yang bisa meringankan ialah terdakwa belum pernah dihukum," ucap Sigit.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiper Asing Tak Sesuai Bocoran, Pelatih Arema FC Angkat Bicara

Kiper Asing Tak Sesuai Bocoran, Pelatih Arema FC Angkat Bicara

Liga Indonesia
Makna Selebrasi Tutup Telinga Memphis Depay, Penyerang Belanda yang Bersinar di Euro 2020

Makna Selebrasi Tutup Telinga Memphis Depay, Penyerang Belanda yang Bersinar di Euro 2020

Sports
Djiwa Herlando, Jiwa Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Djiwa Herlando, Jiwa Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Liga Spanyol
Persebaya Menangi Uji Tanding, Aji Santoso Tuntut Progres Pemain

Persebaya Menangi Uji Tanding, Aji Santoso Tuntut Progres Pemain

Liga Indonesia
Prediksi Susunan Pemain Jerman Vs Hongaria, Siapa Pantas Gantikan Mueller?

Prediksi Susunan Pemain Jerman Vs Hongaria, Siapa Pantas Gantikan Mueller?

Internasional
Live Match (Link Live Streaming) Slovakia Vs Spanyol Malam Nanti

Live Match (Link Live Streaming) Slovakia Vs Spanyol Malam Nanti

Internasional
Mau Nonton Langsung Semifinal dan Final Euro 2020, Ikuti Syarat Ini!

Mau Nonton Langsung Semifinal dan Final Euro 2020, Ikuti Syarat Ini!

Internasional
Mayweather Tolak Tantangan Duel Ulang Kontra Oscar De La Hoya

Mayweather Tolak Tantangan Duel Ulang Kontra Oscar De La Hoya

Sports
Live Match (Link Live Streaming) Swedia Vs Polandia, Nanti Malam

Live Match (Link Live Streaming) Swedia Vs Polandia, Nanti Malam

Internasional
Clean Sheet di Fase Grup Euro 2020, Inggris Kini Sejajar Jerman dan Italia

Clean Sheet di Fase Grup Euro 2020, Inggris Kini Sejajar Jerman dan Italia

Internasional
Portugal Vs Perancis, Cristiano Ronaldo dkk Bisa Tersingkir Malam Ini

Portugal Vs Perancis, Cristiano Ronaldo dkk Bisa Tersingkir Malam Ini

Internasional
Kenapa Pemain Inggris Mahal?

Kenapa Pemain Inggris Mahal?

Sports
Ini Jumlah Penonton yang Diperkenankan Hadir di Semifinal dan Final Euro 2020

Ini Jumlah Penonton yang Diperkenankan Hadir di Semifinal dan Final Euro 2020

Internasional
5 Fakta Jelang Perancis Vs Portugal, Cristiano Ronaldo Hadapi Lawan Menakutkan

5 Fakta Jelang Perancis Vs Portugal, Cristiano Ronaldo Hadapi Lawan Menakutkan

Internasional
Jerman Vs Hongaria dan Pertempuran LGBT di Dalamnya

Jerman Vs Hongaria dan Pertempuran LGBT di Dalamnya

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X