Kompas.com - 18/06/2019, 19:49 WIB
Terdakwa perusakan barang bukti dalam kasus pengaturan skor sepakbola Joko Driyono sebelum menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DTerdakwa perusakan barang bukti dalam kasus pengaturan skor sepakbola Joko Driyono sebelum menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).
|

KOMPAS.com - Direktur Keuangan PT Liga Indonesia yang juga pimpinan Persija Jakarta, Kokoh Afiat hadir sebagai saksi untuk sidang lanjutan perkara tindak pidana umum dengan terdakwa mantan Plt. Ketua Umum PSSI Joko Driyono di di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019). 

Kesaksian Kokoh cukup menarik. Kokoh adalah saksi yang menandatangani berita acara sita dari Satgas Anti Mafia Bola setelah menggeledah kantor PT Liga Indonesia di Kawasan Rasuna, Jakarta, awal Februari silam.

Kokoh mengaku menandatangani berita acara sita yang berisi barang-barang berupa CPU milik Liga Indonesia, alat penghancur kertas milik Liga Indonesia berikut sisa kertas yang masih ada di situ.

Dijelaskan Kokoh, semua dokumen itu adalah dokumen lama di masa Liga Indonesia masih menjadi operator Liga 1 dan 2.

“Sejak awal tahun 2016, Liga Indonesia sudah berhenti dan tidak menjadi operator lagi. Diganti dengan PT Liga Indonesia Baru, yang berkantor di Menara Sudirman Jakarta. Saksi dan terdakwa sama sekali tidak menjadi pengurus dalam perusahaan operator kompetisi tersebut,” jelas Kokoh.

Baca juga: Sidang Lanjutan Joko Driyono Belum Temui Barang Bukti Match Fixing

Saksi lainnya, Subekti, menjelaskan kertas tersebut adalah dokumen keuangan Liga Indonesia. Dokumen itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan materi penyidikan Satgas Antimafia Bola terkait perkara pengaturan skor yang kini disidangkan di PN Banjarnegara, Jawa Tengah dengan terdakwa Priyanto dkk.

“Apalagi perkara Banjarnegara itu Liga 3, sedangkan dulu, Liga Indonesia waktu masih aktif, hanya menjalankan Liga 1 dan 2. Jadi semua barang yang disita dari kantor PT Liga Indonesia di kawasan Rasuna Said, sekali lagi saya tegaskan, tidak ada hubungan dengan perkara yang disidik satgas anti mafia bola,” urai anggota tim penasihat hukum terdakwa, Mustofa Abidin.

Dalam persidangan Selasa sore itu, Ketua Majelis Hakim, H. Kartim Haeruddin SH, MH, lebih banyak menanyakan kepada para saksi tentang apa yang dilakukan saksi Mardani Mogot dan Mus Muliadi yang memasuki kantor Liga Indonesia melalui pintu khusus di ruangan terdakwa.

“Apakah saksi tahu pintu khusus yang dimiliki terdakwa?” tanya ketua majelis kepada saksi Kokoh yang dijawab tahu, tetapi tidak pernah menggunakan.

Sidang akan dilanjutkan pada Kamis (20/6/2019), dengan agenda pemeriksaan keterangan terdakwa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber PSSI
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Badminton SEA Games 2021, Kata Pelatih soal Laga Kontra Thailand

Badminton SEA Games 2021, Kata Pelatih soal Laga Kontra Thailand

Sports
Timnas Indonesia Takluk dari Thailand, Shin Tae-yong Sorot Mental Garuda Muda

Timnas Indonesia Takluk dari Thailand, Shin Tae-yong Sorot Mental Garuda Muda

Liga Indonesia
Jadwal Thailand Open 2022, 4 Wakil Indonesia Termasuk Ahsan/Hendra Berjuang di Perempat Final

Jadwal Thailand Open 2022, 4 Wakil Indonesia Termasuk Ahsan/Hendra Berjuang di Perempat Final

Sports
Momen Patrick Vieira Tendang Suporter Everton yang Mengganggunya

Momen Patrick Vieira Tendang Suporter Everton yang Mengganggunya

Liga Inggris
Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di SEA Games 2021, Perebutan Medali Perunggu

Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di SEA Games 2021, Perebutan Medali Perunggu

Liga Indonesia
Shin Tae-yong: Jujur, Saya Sangat Kecewa dengan Pemain....

Shin Tae-yong: Jujur, Saya Sangat Kecewa dengan Pemain....

Liga Indonesia
SEA Games 2021: Timnas Indonesia Tak Raih Emas, Posisi Shin Tae-yong Aman

SEA Games 2021: Timnas Indonesia Tak Raih Emas, Posisi Shin Tae-yong Aman

Liga Indonesia
Persib Agendakan Dua Uji Tanding dengan Tim Singapura

Persib Agendakan Dua Uji Tanding dengan Tim Singapura

Liga Indonesia
Pujian Pelatih Thailand di Balik Kekalahan Indonesia pada Semifinal SEA Games 2021

Pujian Pelatih Thailand di Balik Kekalahan Indonesia pada Semifinal SEA Games 2021

Liga Indonesia
Klasemen Liga Inggris: Chelsea Amankan Posisi Ketiga, Everton Lolos dari Jeratan Degradasi

Klasemen Liga Inggris: Chelsea Amankan Posisi Ketiga, Everton Lolos dari Jeratan Degradasi

Sports
Klasemen Medali SEA Games 2021: Vietnam Teratas, Indonesia Ke-4 dengan 42 Emas

Klasemen Medali SEA Games 2021: Vietnam Teratas, Indonesia Ke-4 dengan 42 Emas

Sports
Hasil Chelsea Vs Leicester: Tertahan 1-1, The Blues Amankan Posisi Ketiga

Hasil Chelsea Vs Leicester: Tertahan 1-1, The Blues Amankan Posisi Ketiga

Liga Inggris
Raih Perunggu SEA Games 2021, Tim Boling Putri Indonesia Akhiri Puasa Medali

Raih Perunggu SEA Games 2021, Tim Boling Putri Indonesia Akhiri Puasa Medali

Sports
Secara Dramatis, Everton dan Frank Lampard Selamat dari Degradasi!

Secara Dramatis, Everton dan Frank Lampard Selamat dari Degradasi!

Liga Inggris
Cara Menjaga Keselamatan Diri di Kolam Renang

Cara Menjaga Keselamatan Diri di Kolam Renang

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.