Kompas.com - 23/03/2021, 13:00 WIB
Piala Menpora 2021 ditandai dengan bergulirnya laga Grup A yang mempertemukan Arema FC vs Tira Persikabo di Stadion Manahan, Solo, pada Minggu (21/3/2021). PSSI PERSPiala Menpora 2021 ditandai dengan bergulirnya laga Grup A yang mempertemukan Arema FC vs Tira Persikabo di Stadion Manahan, Solo, pada Minggu (21/3/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Duel pembuka Piala Menpora 2021 yang mempertemukan Arema FC vs Tira Persikabo di Stadion Manahan Solo, Minggu (21/03/2021) lalu memakan korban.

Dua pilar Arema FC Kushedya Hari Yudo dan Jhon Alfarizi harus mendapatkan penanganan dari fisioterapi lantaran mengalami cedera otot kaki.

Pelatih Arema FC Kuncoro mengatakan masih memantau kondisi keduanya. Namun sejauh ini dia mengatakan keduanya dalam kondisi baik.

“Kalai itu tidak masalah. Ya karena Yudo di Timnas terforsir sampai kram karena tenaganya terforsir,” kata Kuncoro.

“Kita tahu lawannya (Tira Persikabo) begitu kuat dalam artian pegang bola dan power fisiknya kita akui mereka unggul kalau masalah itu,” imbuhnya.

Baca juga: Jadwal Piala Menpora 2021 - Madura United Vs PS Sleman, Persebaya Vs Persik

Meskipun cukup tenang, pelatih yang biasa disapa Abah Kun tersebut belum bisa memastikan kapan keduanya bakal kembali berlatih.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Johan Ahmad Alfarizi saat latihan perdana bersama Arema FC untuk persiapan Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (22/02/2021) sore.KOMPAS.com/Suci Rahayu Johan Ahmad Alfarizi saat latihan perdana bersama Arema FC untuk persiapan Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (22/02/2021) sore.

Dari gejala yang ditunjukkan ada dua kemungkinan yang terjadi.  Pertama hanya kram otot saja dan kedua adalah masalah otot tertarik. Kedua kemungkinan ini pun memiliki masa pemulihan yang berbeda-beda.

“Kalau kram butuh istirahat saja, kalau tertarik baru istirahat agak lama,” ucapnya.

“Intinya kram itu terlalu capek, maksudnya yang dikeluarkan tidak sama dengan yang masuk. Itu akhirnya jadi kram karena ototnya terlalu capek,” imbuhnya. 

Kuncoro sendiri sebenarnya sudah tidak kaget pemainya mendapatkan cedera semacam ini. Karena memang tim tiba dengan kondisi tidak ideal karena mepetnya persiapan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X