Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rapuhnya Pertahanan Arema FC...

Kompas.com - 19/04/2024, 17:15 WIB
Suci Rahayu,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Arema FC menelan kekalahan pada tiga laga terakhir di Liga 1 2023-2024. Arema FC selalu kalah dan lini belakang dapat sorotan lebih karena kinerja yang tidak cukup bagus.

Terbaru, pada pekan ke-31, Singo Edan kalah dengan skor 1-4 dari PSS Sleman saat duel di Stadion Manahan Solo, Senin (15/4/2024) lalu. Ada empat gol yang berserang di gawang Julian Schwarzer, kiper Arema.

Sebelumnya, Arema juga menelan kekalahan pada pekan ke-30 saat berjumpa Persebaya Surabaya (0-1) dan pekan ke-29 melawan Persita Tangerang (3-4).

Pada tiga laga terakhir tersebut, ada 9 gol yang bersarang di gawang Arema FC. Tentu ini bukan jumlah yang sedikit dan membuat pelatih Widodo Cahyono Putro gelisah.

Baca juga: Arema FC seperti Menatap 4 Final, Singo Edan Percaya Keajaiban

Ia menyadari ada yang salah dengan lini belakangnya dan merasa tim terlalu mudah kebobolan, terutama pada situasi bola mati.

"Memang di beberapa pertandingan lalu, kami kebobolan dari servis bola-bola mati dan itu sudah kami evaluasi, tetapi terjadi lagi," kata pelatih berlisensi AFC Pro itu.

"Memang itu kurang rapatnya pertahanan kami melakukan man to man marking-nya. Kami sudah mengingatkan sejak briefing akan hal itu. Namun, inilah sepak bola, kelengahan sedikit bisa dimanfaatkan lawan," katanya.

Tim berjuluk Singo Edan itu harus segera berbenah. Sebab, jika lini belakang tetap mudah ditembus lawan, asa untuk bertahan di Liga 1 musim depan meskipun tiga laga sisa bakal makin berat karena ini sedang dalam zona degradasi.

Baca juga: 3 Sosok Penting di Arema FC Tatap 4 Laga Tersisa Liga 1 2023-2024

Sementara itu, pemain Arema FC Dedik Setiawan juga mengaku sudah menemukan masalah yang terjadi di sektor pertahanan. Menurut dia, tim mudah kebobolan karena ada komunikasi antarpemain yang kurang.

"Kami kurang komunikasi di belakang dan itu nanti akan dievaluasi coach, teman-teman tetap introspeksi masih ada tiga pertandingan," ujarnya.

Saat ini tim berada di posisi ke-16 klasemen sementara Liga 1 2023-2024 dengan perolehan 31 poin. Pada laga selanjutnya pekan ke-32, Johan Ahmad Farizi dkk akan berjumpa Borneo FC di Stadion Batakan Balikpapan, Minggu (21/4/2024) sore.

Laga tersebut mempunyai arti sangat penting bagi Arema FC. Sebab, dengan hanya tiga laga tersisa termasuk lawan Borneo FC, tim tak boleh kehilangan poin agar bisa bertahan di Liga 1.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Italia Panggil Fantastic 5, Totti-Del Piero Ikut Latihan Jelang Euro 2024

Italia Panggil Fantastic 5, Totti-Del Piero Ikut Latihan Jelang Euro 2024

Liga Italia
Borneo FC Vs Bali United: Huistra Beri Makna untuk Peringkat Tiga

Borneo FC Vs Bali United: Huistra Beri Makna untuk Peringkat Tiga

Liga Indonesia
Persib dan Bobotoh Saling Rangkul, demi Raih Mimpi Juara Liga 1

Persib dan Bobotoh Saling Rangkul, demi Raih Mimpi Juara Liga 1

Liga Indonesia
Marco van Basten Desak Man United untuk Pertahankan Ten Hag

Marco van Basten Desak Man United untuk Pertahankan Ten Hag

Liga Inggris
Hasil Timnas Putri Indonesia Vs Singapura 5-1: Roket Marsela dan Claudia, Garuda Pertiwi Pesta

Hasil Timnas Putri Indonesia Vs Singapura 5-1: Roket Marsela dan Claudia, Garuda Pertiwi Pesta

Timnas Indonesia
Singapore Open 2024: Fikri/Bagas Bekuk Ahsan/Hendra, Lolos dari Lubang Jarum

Singapore Open 2024: Fikri/Bagas Bekuk Ahsan/Hendra, Lolos dari Lubang Jarum

Badminton
Shin Tae-yong Jelaskan Tujuan Laga Uji Coba Indonesia Vs Tanzania

Shin Tae-yong Jelaskan Tujuan Laga Uji Coba Indonesia Vs Tanzania

Timnas Indonesia
Rekap Hasil Singapore Open 2024: Gregoria ke 16 Besar, Ahsan/Hendra Tersingkir

Rekap Hasil Singapore Open 2024: Gregoria ke 16 Besar, Ahsan/Hendra Tersingkir

Badminton
STY Minta Timnas Indonesia Dikawal Ketat, Singgung Kenyamanan Pemain

STY Minta Timnas Indonesia Dikawal Ketat, Singgung Kenyamanan Pemain

Timnas Indonesia
Hasil Singapore Open 2024: Fikri/Bagas ke 16 Besar, Sengit Lawan The Daddies

Hasil Singapore Open 2024: Fikri/Bagas ke 16 Besar, Sengit Lawan The Daddies

Badminton
Ukir Sejarah Baru di Al Nassr, Ronaldo Sebut Rekor yang Memilihnya

Ukir Sejarah Baru di Al Nassr, Ronaldo Sebut Rekor yang Memilihnya

Liga Lain
STY Sebut Jay Idzes Absen Lawan Irak, 4 Pemain Belum Gabung Latihan Timnas Indonesia

STY Sebut Jay Idzes Absen Lawan Irak, 4 Pemain Belum Gabung Latihan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Punya Kualitas Standar Internasional, Le Minerale Siap Penuhi Kebutuhan Mineral Atlet Kelas Dunia di Indonesia Open 2024

Punya Kualitas Standar Internasional, Le Minerale Siap Penuhi Kebutuhan Mineral Atlet Kelas Dunia di Indonesia Open 2024

Badminton
Saat Shin Tae-yong Jadi “Kucing” di Latihan Timnas Indonesia…

Saat Shin Tae-yong Jadi “Kucing” di Latihan Timnas Indonesia…

Timnas Indonesia
Selangkah Lagi Achmad Jufriyanto Raih Gelar Kedua bersama Persib

Selangkah Lagi Achmad Jufriyanto Raih Gelar Kedua bersama Persib

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com