Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Piala Asia U23 2024: Magi STY Disorot Pelatih Irak, Indonesia Wajib Dihormati

Kompas.com - 02/05/2024, 07:07 WIB
Ahmad Zilky,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Juru taktik Irak, Radhi Shenaishil, menyoroti magi pelatih timnas U23 Indonesia, Shin Tae-yong.

Irak bakal melakoni pertandingan melawan Irak dalam perebutan peringkat ketiga Piala Asia U23 2024.

Laga Irak vs Indonesia dalam jadwal Piala Asia U23 2024 berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa pada Kamis (2/5/2024) mulai pukul 22.30 WIB.

Shin Tae-yong mempunyai pengalaman bagus sebagai pelatih. Ia pernah menangani timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018.

Baca juga: Piala Asia U23 2024: Irak Mata-matai Timnas Indonesia, Waspada Pemain dari Eropa

STY juga mampu mengantarkan Korea Selatan menembus Olimpiade 2016 yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil.

Tak ayal, pelatih Irak, Radhi Shenaishil, memberikan sorotan kepada Shin Tae-yong yang saat ini menukangi timnas U23 Indonesia.

Shenaishil menilai, timnas U23 Indonesia mempunyai penampilan apik di bawah asuhan Shin Tae-yong.

“Indonesia adalah tim terhormat, performa mereka bagus,” ungkap Shenaishil dalam sesi jumpa pers jelang timnas Indonesia vs Irak.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Irak di Piala Asia U23 2024

“Pelatih mereka (Indonesia) sudah pernah membawa tim ke Olimpiade. Sepak bola sangat berkembang di seluruh penjuru dunia saat ini,” katanya menyinggung pencapaian Shin kala membawa Korea Selatan ke Olimpiade Rio 2016.

“Namun, kami harus berusaha fokus kepada hal positif dan melupakan hal negatif,” ungkap pelatih kelahiran Baghdad, Irak, itu.

Menurut Shenaishil, timnas U23 Indonesia pantas mendapatkan kehormatan dari Irak karena performa bagus sepanjang Piala Asia U23 2024.

Pelatih berumur 57 tahun itu menjelaskan, timnas U23 Indonesia mampu mengalahkan tim-tim besar seperti Australia, Yordania, dan Korea Selatan berkat taktik yang disiapkan STY.

Baca juga: Jadwal Final dan Perebutan Peringkat Ketiga Piala Asia U23 2024

“Indonesia sudah melawan Australia, Yordania, dan Korea Selatan,” ungkap Shenaishil.

“Mereka menang bukan karena kebetulan, tetapi ada strategi yang dijalankan dan itu yang membuat mereka terhormat,” ujarnya.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

Liga Italia
Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Liga Inggris
Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Liga Italia
Borobudur Marathon 2024 Usung Tema 'Run On, Mark It!', Target 10.000 Pelari

Borobudur Marathon 2024 Usung Tema "Run On, Mark It!", Target 10.000 Pelari

Olahraga
Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Badminton
Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Badminton
Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Internasional
Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Internasional
Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya 'Comeback'

Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya "Comeback"

Liga Indonesia
Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki '4-3-3' dari Ibra

Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki "4-3-3" dari Ibra

Liga Italia
Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Liga Spanyol
Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Indonesia
Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Liga Inggris
Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com