Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Tangisan Shin Tae-yong Usai Perjuangan Indonesia di Playoff Olimpiade

Kompas.com - 14/05/2024, 06:00 WIB
Ahmad Zilky,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pelatih timnas U23 Indonesia, Shin Tae-yong (STY), menangis seusai Garuda Muda belum berhasil menembus Olimpiade Paris 2024.

Timnas U23 Indonesia dipastikan belum bisa ke Olimpiade 2024 setelah menelan kekalahan 0-1 dari Guinea dalam laga playoff.

Bertanding di Clairefontaine, Perancis, pada Kamis (9/5/2024), gol semata wayang Guinea ke gawang timnas Indonesia dikemas Ilaix Moriba (29’penalti).

Setelah laga Indonesia vs Guinea, Shin Tae-yong tak kuasa menahan tangis. Ia memiliki alasan tersendiri meneteskan air mata.

Baca juga: PSSI Akan Segera Bertemu Shin Tae-yong untuk Bahas Kontrak

Laga melawan Guinea diwarnai kepemimpinan wasit Francois Letexier yang dianggap Shin Tae-yong merugikan timnas U23 Indonesia.

STY bahkan mendapatkan kartu merah dari Francois Letexier karena melakukan protes keras.

Bek timnas U23 Indonesia, Ilham Rio Fahmi, mengakui bahwa dirinya dan rekan setim baru kali pertama melihat STY menangis di ruang ganti.

Padahal, pelatih asal Korea Selatan itu sempat meminta kepada anak-anak asuhnya di timnas U23 Indonesia untuk tak menangis seusai kalah dari Guinea.

Baca juga: Saat Shin Tae-yong Masih Kesal dengan Wasit Indonesia Vs Guinea...

"Jadi, awalnya semua pemain berusaha untuk tetap tegar karena Shin Tae-yong mengatakan untuk apa kami menangis setelah laga,” kata Ilham Rio Fahmi, dikutip dari BolaSport.

"Namun, karena prestasi yang sudah kami lakukan luar biasa, Shin Tae-yong sedih dan meneteskan air matanya," lanjut dia.

"Akhirnya seluruh tim merangkul dan menangis juga karena satu langkah kami sudah bisa ciptakan sejarah, tetapi belum rezeki," ungkapnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh manajer timnas U23 Indonesia, Sumardji. Ia mengatakan, seluruh tim merasa sedih seusai kalah dari Guinea.

Ada sejumlah faktor yang membuat para pemain timnas U23 Indonesia dan Shin Tae-yong menangis, salah satunya kepemimpinan wasit Francois Letexier yang dinilai tak adil.

Baca juga: Indonesia Vs Guinea, Respons PSSI soal Shin Tae-yong Kena Kartu Merah

"Terharunya, ini betul-betul kerja keras seperti yang sudah kami rencanakan," kata Sumardji.

"Lalu, coach Shin Tae-yong sampai meneteskan air mata dan saya baru melihat itu. Saya akhirnya terbawa suasana juga akhirnya (menangis)," ujarnya.

(Penulis: Mochamad Hary Prasetya/BolaSport.com)

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Liga Inggris
Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Liga Italia
Borobudur Marathon 2024 Usung Tema 'Run On, Mark It!', Target 10.000 Pelari

Borobudur Marathon 2024 Usung Tema "Run On, Mark It!", Target 10.000 Pelari

Olahraga
Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Badminton
Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Badminton
Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Internasional
Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Internasional
Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya 'Comeback'

Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya "Comeback"

Liga Indonesia
Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki '4-3-3' dari Ibra

Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki "4-3-3" dari Ibra

Liga Italia
Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Liga Spanyol
Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Indonesia
Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Liga Inggris
Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Liga Indonesia
Gregoria Mariska Siap Pertahankan Peringkat di Singapore Open 2024

Gregoria Mariska Siap Pertahankan Peringkat di Singapore Open 2024

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com