Mantan Pemain Persib Firman Utina Coba Peruntungan di Bisnis Konfeksi

Kompas.com - 13/12/2020, 05:00 WIB
Mantan Kapten Timnas Indonesia, Firman Utina (kiri), saat diwawancarai wartawan di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (4/11/2019). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAMantan Kapten Timnas Indonesia, Firman Utina (kiri), saat diwawancarai wartawan di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (4/11/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Mantan pemain Persib Bandung, Firman Utina, mencoba peruntungan dalam bidang bisnis.

Sejak tiga bulan terakhir, Firman Utina sibuk mengurus bisnis konveksi yang berlokasi di wilayah Sadang Serang, Kota Bandung.

Meski begitu, pemain berusia 38 tahun ini mengungkapkan aktivitasnya di dunia sepak bola tetap berjalan.

Seperti diketahui, Firman juga memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) di Tangerang, dengan nama FU 15.

"Kegiatan masih di dunia sepak bola. Alhamdulillah di lapangan saya masih membangun akademi SSB  di Tangerang," kata Firman kepada wartawan, Sabtu (12/12/2020).

"Kalau di luar lapangan, menjalankan konfeksi yang sudah dibangun selama tiga bulan ini."

Mantan gelandang andalan timnas Indonesia itu menceritakan awal mula dirinya tertarik terjun ke bisnis konfeksi.

Baca juga: Firman Utina Ingin Mantan Pemain Menjabat di PSSI

 

Firman melihat saat ini banyak bermunculan komunitas sepak bola, yang biasa membuat seragam khusus sebagai identitas tim mereka.

"Saya lihat banyak orang sekarang punya komunitas (sepak bola atau olahraga) tersendiri, berarti satu komunitas itu punya tim dan tim itu bisa diliat kebersamaannya dari penampilan," ucap pemain kelahiran Manado, Sulawesi Utara, tersebut.

"Itu yang kita ambil, akhirnya saya lebih terjun untuk tiga bulan ini bekerja sama dengan FU15 (nama usaha konfeksi Firman Utina) yang ada di Bandung," imbuh dia.

Alasan lain Firman memilih terjun ke bisnis konfeksi, karena sebenarnya dia sudah belajar dan mengetahui seluk-beluk terkait bisnis tersebut sejak lama.

Oleh karena itu, Firman memanfaatkan ilmunya dengan membuka usaha konfeksi.

"Saya mengetahui dan banyak belajar tentang konfeksi. Akhirnya saya tertarik, bukan dibilang aji mumpung tapi saya ingin menjalankan ini dari nol," ungkap Firman.

Baca juga: Agar Tak Ikut Tarkam, Pelatih Persib Perbolehkan Tim Latihan Bersama

"Saya membangun kerja sama didesain sebaik mungkin. Mudah-mudahan bisa menjadi brand yang bermanfaat untuk orang banyak," tegas dia.

Bisnis konfeksi yang dijalani Firman saat ini sudah memiliki 30 karyawan.

Firman yang berdomisili di Tangerang tetap bisa memantau kinerja para pegawainya secara daring.

Diakui Firman, dia dan para karyawan sering melakukan rapat daring.

"Kalau karyawan ada sekitar 30 orang kami juga sering zoom meeting dengan pengurus yang ada disini untuk lebih mengontrol pekerjaan mereka, ini yang kita kejar," ungkap Firman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X