Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Persib Vs Persebaya, Munster Bicara Tantangan Finis di Posisi Terbaik

Kompas.com - 19/04/2024, 23:24 WIB
Adil Nursalam,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Persebaya Surabaya berusaha finis di posisi terbaik Liga 1 2023-2024 yang menyisakan tiga pertandingan lagi. Pada pekan ke-32 nanti, big match Persib Bandung vs Persebaya tersaji. 

Pertarungan dua tim besar itu akan berlangsung pada Sabtu (20/4/2024) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, kickoff pukul 15.00 WIB. 

Persebaya tengah bermasalah dengan konsistensi, mereka mampu menangi duel melawan Arema FC 1-0, namun setelahnya dibekuk Dewa United 0-3. 

Pelatih Persebaya Paul Munster memastikan anak-anak asuhnya sudah melupakan kekalahan yang sangat menyakitkan di kandang tersebut. 

Baca juga: Head to head dan Top Skor Duel Persib Bandung Vs Persebaya

Kini fokus pemain sudah tertuju melawan Persib. Bajul Ijo akan berusaha menghentikan tren positif Maung Bandung dalam sembilan laga tak terkalahkan. 

“Mengenai laga sebelumnya, itu sudah selesai dan kami fokus pada pertandingan ini (lawan Persib). Spirit dari tim juga sangat bagus, kami bersama-sama dan terus berjuang,” imbuh Munster. 

“Mentalitas kami ditujukan untuk fokus pada laga ini, itu saja. Harapannya kami bisa mendapat hasil bagus,” katanya. 

Baca juga: Persib Vs Persebaya, Saat Bojan Hodak Rasakan Tekanan Berbeda...

Statistik menunjukkan, Persebaya dibayangi hasil minor setiap kali melawan Persib. Dalam lima pertemuan terakhir, mereka menelan tiga kekalahan dan dua kali imbang. 

Terlebih ,gol kemenangan Persib selalu dicetak oleh sang mantan David da Silva, penyerang asal Brasil itu sedang memimpin perburuan Sepatu Emas Liga 1 dengan perolehan 22 gol dari 28 pertandingan. 

“Saya bukan pesulap, saya tidak memprediksi apa yang belum terjadi. Saya hanya fokus untuk pertandingan yang akan dihadapi,” jawab Munster ditanyai tren buruk Persebaya. 

“Semua klub di liga juga tahu bagaimana David da Silva,” tambahnya. 

Baca juga: Persib Vs Persebaya, Bek Maung Waspada meski Bajul Ijo Tanpa Top Skor

Pelatih asal Irlandia Utara ini tahu bagaimana tantangan timnya menyudahi kompetisi musim ini di posisi terbaik menjauhi degradasi.  

Baginya Liga 1 Indonesia selalu sulit diprediksi. Liga yang kerap menghadirkan kejutan, bagaimana tim papan bawah selalu punya peluang mengalahkan tim papan atas. 

“Ya itu ketat dan saya tahu situasinya ketika saya datang ke Persebaya. Bisa dilihat di papan atas dan papan bawah itu bisa saling mengalahkan. Liga ini sangat sulit diprediksi,” sebut pelatih yang pernah melatih Bhayangkara FC ini. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Italia Panggil Fantastic 5, Totti-Del Piero Ikut Latihan Jelang Euro 2024

Italia Panggil Fantastic 5, Totti-Del Piero Ikut Latihan Jelang Euro 2024

Liga Italia
Borneo FC Vs Bali United: Huistra Beri Makna untuk Peringkat Tiga

Borneo FC Vs Bali United: Huistra Beri Makna untuk Peringkat Tiga

Liga Indonesia
Persib dan Bobotoh Saling Rangkul, demi Raih Mimpi Juara Liga 1

Persib dan Bobotoh Saling Rangkul, demi Raih Mimpi Juara Liga 1

Liga Indonesia
Marco van Basten Desak Man United untuk Pertahankan Ten Hag

Marco van Basten Desak Man United untuk Pertahankan Ten Hag

Liga Inggris
Hasil Timnas Putri Indonesia Vs Singapura 5-1: Roket Marsela dan Claudia, Garuda Pertiwi Pesta

Hasil Timnas Putri Indonesia Vs Singapura 5-1: Roket Marsela dan Claudia, Garuda Pertiwi Pesta

Timnas Indonesia
Singapore Open 2024: Fikri/Bagas Bekuk Ahsan/Hendra, Lolos dari Lubang Jarum

Singapore Open 2024: Fikri/Bagas Bekuk Ahsan/Hendra, Lolos dari Lubang Jarum

Badminton
Shin Tae-yong Jelaskan Tujuan Laga Uji Coba Indonesia Vs Tanzania

Shin Tae-yong Jelaskan Tujuan Laga Uji Coba Indonesia Vs Tanzania

Timnas Indonesia
Rekap Hasil Singapore Open 2024: Gregoria ke 16 Besar, Ahsan/Hendra Tersingkir

Rekap Hasil Singapore Open 2024: Gregoria ke 16 Besar, Ahsan/Hendra Tersingkir

Badminton
STY Minta Timnas Indonesia Dikawal Ketat, Singgung Kenyamanan Pemain

STY Minta Timnas Indonesia Dikawal Ketat, Singgung Kenyamanan Pemain

Timnas Indonesia
Hasil Singapore Open 2024: Fikri/Bagas ke 16 Besar, Sengit Lawan The Daddies

Hasil Singapore Open 2024: Fikri/Bagas ke 16 Besar, Sengit Lawan The Daddies

Badminton
Ukir Sejarah Baru di Al Nassr, Ronaldo Sebut Rekor yang Memilihnya

Ukir Sejarah Baru di Al Nassr, Ronaldo Sebut Rekor yang Memilihnya

Liga Lain
STY Sebut Jay Idzes Absen Lawan Irak, 4 Pemain Belum Gabung Latihan Timnas Indonesia

STY Sebut Jay Idzes Absen Lawan Irak, 4 Pemain Belum Gabung Latihan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Punya Kualitas Standar Internasional, Le Minerale Siap Penuhi Kebutuhan Mineral Atlet Kelas Dunia di Indonesia Open 2024

Punya Kualitas Standar Internasional, Le Minerale Siap Penuhi Kebutuhan Mineral Atlet Kelas Dunia di Indonesia Open 2024

Badminton
Saat Shin Tae-yong Jadi “Kucing” di Latihan Timnas Indonesia…

Saat Shin Tae-yong Jadi “Kucing” di Latihan Timnas Indonesia…

Timnas Indonesia
Selangkah Lagi Achmad Jufriyanto Raih Gelar Kedua bersama Persib

Selangkah Lagi Achmad Jufriyanto Raih Gelar Kedua bersama Persib

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com