Shahril Ishak, Bintang Singapura yang Datang ke Persib pada Saat Tak Tepat

Kompas.com - 20/08/2020, 10:20 WIB
Penyerang Singapura, Shahril Ishak, baru saja melakukan latihan kebugaran di Novotel Araneta Center, Rabu (23/11/2016). ANJU CHRISTIAN/KOMPAS.comPenyerang Singapura, Shahril Ishak, baru saja melakukan latihan kebugaran di Novotel Araneta Center, Rabu (23/11/2016).

BANDUNG, KOMPAS.com - Datang pada waktu yang tidak tepat, ungkapan yang sekiranya tepat dalam menggambarkan kiprah Shahril Ishak bersama Persib Bandung.

Datang ke Bandung dengan status sebagai salah satu gelandang terbaik di Asia Tenggara, pamor kebintangan Shahril malah meredup di Persib.

Shahril mengungkapkan sejumlah faktor yang membuatnya gagal bersinar di Persib. Satu yang paling dominan adalah ketidakcocokannya dengan filosofi bermain yang diterapkan oleh pelatih Persib pada saat itu.

Shahril merapat ke Persib pada awal musim 2010-2011 saat Persib ditangani oleh Daniel Darko Janackovic.

Alasan Darko mendatangkan Shahril karena saat itu Persib membutuhkan sosok pemain yang piawai dalam memainkan peran sebagai jenderal lapangan tengah.

Baca juga: Tekad Febri Hariyadi dan Ardi Idrus Bantu Persib Pertahankan Puncak Liga 1

Keinginan Darko untuk merekrut Shahril pun bukanlah opsi yang buruk. Pasalnya, pada saat itu, Shahril memang sedang dalam puncak performanya.

Shahril mengatakan, tawaran untuk membela Persib datang dari Darko yang langsung menghubunginya.

"Waktu itu saya masih di Liga Singapura, masih bermain bersama Home United. Kompetisinya masih berjalan, ada sisa tiga pertandingan lagi. Namun, Darko waktu itu menghubungi saya dan menawarkan saya bermain di Persib," kata Shahril, saat dihubungi wartawan, Selasa (18/8/2020) petang.

Komunikasi yang terjalin antara Shahril dan Darko sudah berlangsung selama satu bulan. Shahril mengaku tertarik dengan tawaran Darko karena merasa tenaganya sangat dibutuhkan Persib.

Baca juga: Persiapan Liga 1 2020, Persib Belum Tentukan Lawan Uji Tanding

Akan tetapi, pada saat itu, Shahril berada dalam posisi yang dilematis. Dia memang ingin segera terbang ke Bandung dan menandatangani kontrak bersama Persib.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X