Tak Bisa Juara Seperti Sang Kakak, Simone Inzaghi Ungkap Alasan Lazio Keok

Kompas.com - 08/07/2020, 11:40 WIB
Pelatih Lazio, Simone Inzaghi, usai laga menghadapi SPAL di Stadion Olimpico, Minggu (2/2/2020). AFP/DPPI/FEDERICO PROIETTIPelatih Lazio, Simone Inzaghi, usai laga menghadapi SPAL di Stadion Olimpico, Minggu (2/2/2020).

KOMPAS.com - Lazio makin keok setelah sepak bola dimulai kembali di tengah pandemi virus corona.

Misi Lazio mengejar Juventus di puncak klasemen Serie A mengenai tembok besar setelah pasukan Simone Inzaghi kalah secara mengejutkan lawan tim papan bawah, Leccel, pada Rabu (8/7/2020) dini hari WIB.

Kendati membuka skor terlebih dulu lewat gol cepat Felipe Caicedo (5'), Lazio kedodoran setelah lawan membalas melalui gol-gol Khouma Babacar (30') dan Fabio Lucioni (47').

Ini adalah kekalahan kedua beruntun Lazio setelah mereka dikalahkan AC Milan 0-3.

Kekalahan kontra Milan datang saat Lazio tak dapat menurunkan top scorer Ciro Immobile serta Caicedo karena skorsing.

Baca juga: Selama Karantina, Filippo Inzaghi Tonton Final Liga Champions 2007 Ratusan Kali

Kini, Lazio bertandang ke Lecce dengan Sergej Milinkovic-Savic hanya fit untuk turun dari bangku cadangan dan Joaquin Correa absen karena cdera.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alhasil, mereka hanya bisa mencetak satu gol ke gawang Lecce, tim dengan pertahanan terburuk di Liga Italia.

Kurangnya kedalaman skuad ini menjadi problema bagi pasukan Inzaghi setelah sepak bola dimulai kembali.

Hal tersebut pun diakui Inzaghi sendiri.

"Problemnya adalah kami kembali dari lockdown dengan banyak cedera," tutur Inzaghi kepada Sky Italia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Pertandingan dan Cara Penilaian Surfing pada Olimpiade

Aturan Pertandingan dan Cara Penilaian Surfing pada Olimpiade

Sports
Kisah Medali Olimpiade Windy Cantika, Kenangan Barbel Semen hingga Kebebasan

Kisah Medali Olimpiade Windy Cantika, Kenangan Barbel Semen hingga Kebebasan

Sports
Dari Olimpiade Tokyo 2020, Novak Djokovic Sapa AC Milan dan Ibrahimovic

Dari Olimpiade Tokyo 2020, Novak Djokovic Sapa AC Milan dan Ibrahimovic

Sports
Demi Persib, Robert Alberts Pernah Tolak Tawaran Latih Klub Australia

Demi Persib, Robert Alberts Pernah Tolak Tawaran Latih Klub Australia

Liga Indonesia
Hasil Badminton Olimpiade Tokyo - Impresif, Gregoria Kalahkan Wakil Myanmar

Hasil Badminton Olimpiade Tokyo - Impresif, Gregoria Kalahkan Wakil Myanmar

Badminton
Nomor 9 di AC Milan, Kutukan atau Kebetulan?

Nomor 9 di AC Milan, Kutukan atau Kebetulan?

Sports
Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia dan 10 Besar

Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia dan 10 Besar

Sports
Messi Belum Kembali, Barcelona Boleh Santai karena Debut Memphis Depay

Messi Belum Kembali, Barcelona Boleh Santai karena Debut Memphis Depay

Liga Spanyol
 Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Olimpiade Tokyo 2020, Gregoria-Ginting Main

Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Olimpiade Tokyo 2020, Gregoria-Ginting Main

Sports
Olimpiade Tokyo: Brasil Vs Pantai Gading, Inspirasi Kuncung Ronaldo

Olimpiade Tokyo: Brasil Vs Pantai Gading, Inspirasi Kuncung Ronaldo

Internasional
Cara Dapatkan Sepatu Pertandingan Terakhir Manajer PS Sleman Danilo Fernando

Cara Dapatkan Sepatu Pertandingan Terakhir Manajer PS Sleman Danilo Fernando

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - Windy Cantika Pertama, Lanjutkan Indonesia!

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - Windy Cantika Pertama, Lanjutkan Indonesia!

Sports
Deretan Prestasi Windy Cantika, Lifter 19 Tahun Pembuka Keran Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo

Deretan Prestasi Windy Cantika, Lifter 19 Tahun Pembuka Keran Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo

Sports
Di Balik Keseruan Olimpiade, Pesepak Bola Indonesia 'Teriak' Minta Liga Bergulir

Di Balik Keseruan Olimpiade, Pesepak Bola Indonesia "Teriak" Minta Liga Bergulir

Liga Indonesia
Ada Rekor Lagi di Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Kini Datang dari Tim Debutan

Ada Rekor Lagi di Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Kini Datang dari Tim Debutan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X