Cerita Robert Alberts Mengenai Persinggungannya dengan Sepak Bola Asia

Kompas.com - 19/06/2020, 16:30 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.

Berkiprah di Indonesia, menjadi tantangan tersendiri bagi Robert. Pasalnya, tidak banyak pelatih asing di Indonesia yang menuai kesuksesan, terlebih pada musim pertamanya melatih. Akan tetapi, tangan dingin Robert dalam melatih bertuah di klub berjulukan Singo Edan itu.

Dengan skuad yang dipenuhi para pemain muda, Arema berhasil meraih gelar juara Liga Super Indonesia musim 2009-2010.

"Lalu saya berhasil meraih gelar juara bersama Arema. Itu adalah awal yang bagus dan saya cukup beruntung bisa mendapat hasil yang bagus pula. Meraih gelar juara bersama Arema bisa dikatakan tidak saya duga dan itu jadi ingatan yang tidak bisa dilupakan," ucap Robert.

Pada tahun berikutnya, petualangan Robert di sepak bola Indonesia berlanjut bersama PSM Makassar. Sayangnya, pada saat itu sepak bola Indonesia dirundung masalah dualisme kepengurusan PSSI.

Hal yang juga membuat terjadinya dualisme kompetisi, Liga Super Indonesia dan Liga Primer Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, Robert pun memilih kembali ke Malaysia dan menukangi Sarawak FA.

Dalam empat musim selanjutnya, nama Robert mulai menghilang dari peredaran di sepak bola Indonesia. Sebab, dalam kurun waktu 2011 hingga 2015 dia memilih bertahan di Malaysia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 2016 Robert kembali ke Indonesia, tepatnya kembali ke PSM. Saat itu dia datang sebagai pelatih pengganti dari Luciano Leandro yang didepak manajemen klub berjulukan Juku Eja itu.

Sepeninggal Robert, pamor PSM sebagai salah satu kesebelasan papan atas sepak bola Indonesia sempat meredup.

Juku Eja lebih sering mengakhiri kompetisi di posisi papan tengah. Akan tetapi, sejak Robert kembali, PSM kembali menunjukkan taringnya sebagai kesebelasan papan atas Indonesia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Siaran Langsung Denmark Open, Jonatan Christie dan Ginting Main Hari Ini

Jadwal Siaran Langsung Denmark Open, Jonatan Christie dan Ginting Main Hari Ini

Badminton
Hakikat Kebugaran Jasmani

Hakikat Kebugaran Jasmani

Sports
Jadwal Denmark Open 2021 Hari Ini, Giliran Ahsan/Hendra Beraksi

Jadwal Denmark Open 2021 Hari Ini, Giliran Ahsan/Hendra Beraksi

Badminton
Persebaya Vs Persela - Unggul Head to Head, Aji Santoso Minta Anak Asuhnya Lupakan Statistik

Persebaya Vs Persela - Unggul Head to Head, Aji Santoso Minta Anak Asuhnya Lupakan Statistik

Liga Indonesia
Cetak Brace ke Gawang Atletico, Mo Salah Ukir 2 Rekor Fantastis

Cetak Brace ke Gawang Atletico, Mo Salah Ukir 2 Rekor Fantastis

Liga Champions
Barito Vs PSIS, Persaingan Liga 1 Cukup Sengit, PSIS Tak Ingin Remehkan Barito

Barito Vs PSIS, Persaingan Liga 1 Cukup Sengit, PSIS Tak Ingin Remehkan Barito

Liga Indonesia
Barito Vs PSIS - Laskar Antasari Siap Hadapi Tim Papan Atas

Barito Vs PSIS - Laskar Antasari Siap Hadapi Tim Papan Atas

Liga Indonesia
Jadwal Liga Champions Hari Ini, Man United dan Barcelona Main

Jadwal Liga Champions Hari Ini, Man United dan Barcelona Main

Liga Champions
Klarifikasi Menpora Usai Buat Pernyataan Kontroversial soal Fajar/Rian

Klarifikasi Menpora Usai Buat Pernyataan Kontroversial soal Fajar/Rian

Badminton
Apkori Dukung Langkah Menpora Tuntaskan Masalah Sanksi WADA

Apkori Dukung Langkah Menpora Tuntaskan Masalah Sanksi WADA

Sports
Kalah Beruntun di Liga Champions, AC Milan Bisa Belajar dari Keajaiban Newcastle United

Kalah Beruntun di Liga Champions, AC Milan Bisa Belajar dari Keajaiban Newcastle United

Sports
Tekad Bek Persib Realisasikan Target 15 Poin di Seri II Liga 1 2021

Tekad Bek Persib Realisasikan Target 15 Poin di Seri II Liga 1 2021

Liga Indonesia
Atletico Vs Liverpool, Alasan Simeone 'Ngacir' Usai Laga, Tak Jabat Tangan

Atletico Vs Liverpool, Alasan Simeone "Ngacir" Usai Laga, Tak Jabat Tangan

Liga Champions
Porto Vs Milan, Pengakuan Rossoneri Tampil di Bawah Performa Terbaik

Porto Vs Milan, Pengakuan Rossoneri Tampil di Bawah Performa Terbaik

Liga Champions
Asal-usul Tendangan Panenka, Sepakan Penalti ala Messi di Liga Champions

Asal-usul Tendangan Panenka, Sepakan Penalti ala Messi di Liga Champions

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.