Ciuman Tevez kepada Maradona Jadi Keberuntungan Boca Juniors

Kompas.com - 10/03/2020, 12:27 WIB

Secara keseluruhan, mereka sudah mengangkat trofi tersebut sebanyak 34 kali, terpaut dua dari River (36 kali), yang tak pernah juara sejak 2014.

Tevez kembali berseragam Boca Juniors untuk kali ketiga pada Januari 2018. Pemain yang juga pernah menjadi bintang West Ham United ini mengaku sangat senang bisa merasakan lagi gelar juara Liga Argentina.

Baca juga: Polisi Masih Investigasi Ancaman Bom di Stadion Boca Juniors

"Saya lapar untuk meraih gelar juara lagi. Saya merasa, saya harus kembali ke lingkungan saya dan bertarung seperti ketika masih kecil," ujar Tevez mengenai keputusannya tersebut.

"Selama dua atau tiga tahun, ada pergolakan di kepalaku untuk melawan banyak hal. Saya selalu bekerja, berusaha dengan baik untuk mengatasinya."

Tevez mencetak sembilan gol dalam 17 pertandingan untuk membantu Boca Juniors memenangi titel juara. Perjuangan mereka masih akan berlanjut pada musim ini di pentas Copa Libertadores.

Performa Boca Juniors musim ini pun terbilang sangat mentereng. Bagaimana tidak, mereka hanya kebobolan delapan gol dalam 23 pertandingan. Bandingkan dengan semua tim musim ini yang kebobolan dua digit.

Striker Boca Juniors (kiri), Carlos Tevez, menghampiri pelatih Gimnasia, Diego Maradona, jelang pertandingan antara kedua tim.DAILYMAIL Striker Boca Juniors (kiri), Carlos Tevez, menghampiri pelatih Gimnasia, Diego Maradona, jelang pertandingan antara kedua tim.

Format kompetisi Liga Argentina 2019-2020

Primera Division atau Superliga Argentina musim 2019-2020 menggunakan format yang agak unik. Kompetisi tersebut dimulai 26 Juli 2019 dan akan berakhir pada 31 Mei 2020.

Ada 24 tim yang berkompetisi. Sejumlah 22 tim merupakan mereka yang bertahan pada musim 2018-2019 dan dua tim promosi dari Primera B Nacional 2018-2019 (Arsenal dan Central Cordoba). Racing merupakan juara bertahan Primera Divsion.

Baca juga: Carlos Tevez Minta Lionel Messi Tak Pensiun dari Argentina

Nah, kompetisi ini memiliki dua turnamen yakini Superliga dan Copa de la Superliga.

Dalam Superliga, yang bergulir 26 Juli 2019 hingga 9 Maret 2020, setiap tim bermain sebanyak 23 kali dengan sistem round-robin atau setengah kompetisi.

Pada akhir musim, tim-tim Primera Division akan ambil bagian dalam Copa de la Superliga. Para peserta dibagi dalam dua grup yang masing-masing berusia 12 tim.

Berbeda dengan musim sebelumnya, di mana hanya pertandingan liga yang dipertimbangkan untuk kualifikasi dan degradasi turnamen internasional, putaran pertama Copa de la Superliga pada musim ini juga akan diperhitungkan dengan total 34 pertandingan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X