Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kongres PSSI, Akhiri Lingkaran Setan atau Bakal Sama Saja?

Kompas.com - 01/11/2019, 19:12 WIB
Nirmala Maulana Achmad,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.comPSSI, sebagai induk organisasi tertinggi sepak bola nasional, sebentar lagi memiliki pemimpin baru. Ya, kurang dari 24 jam, Kongres Luar Biasa PSSI bakal digelar.

Pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif (Exco) periode 2019-2023 akan dihelat di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada Sabtu (2/11/2019).

Tentunya, KLB PSSI ini sebagai momentum untuk memperbaiki sepak bola Indonesia.

Sebanyak 86 pemilik suara akan ambil bagian dalam KLB PSSI tahun ini.

Mereka yang terdiri dari perwakilan 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 22 klub Liga 2, 10 klub Liga 3, satu asosiasi futsal, dan satu asosiasi sepak bola nasional, akan menentukan masa depan pengelolaan sepak bola di Tanah Air.

Baca juga: Kemenpora Terbitkan Surat Rekomendasi Kongres PSSI

Janji-janji pun sudah disampaikan oleh 9 dari 11 calon ketua umum PSSI periode 2019-2023 di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Dalam diskusi "Mencari Ketua PSSI yang Ideal" yang diselenggarakan Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia Pusat dan PSSI Pers itu, sembilan calon sudah menyampaikan visi dan misi mereka.

Sembilan calon yang hadir adalah Arif Putra Wicaksono, Aven S Hinelo, Benhard Limbong, Benny Erwin, Fary Djemy Francis, Rahim Soekasah, Sarman, Vijaya Fitriyasa, dan Yesayas Oktavianus.

Dua calon lainnya, La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Mochamad Iriawan, tidak hadir. La Nyalla sudah menarik diri dari bursa pemilihan, sedangkan Iriawan alias Iwan Bule berhalangan hadir.

Baca juga: Sejumlah Caketum PSSI Tanda Tangani 7 Pakta Integritas dari Suporter

Kesembilan calon yang hadir saling beradu gagasan. Arif, misalnya, berencana menggandeng klub-klub Eropa untuk asistensi dan menerapkan video assistant referee (VAR).

Bernhard ingin membuat kawah candradimuka bagi para pemain lokal di Papua, sementara Benny ingin mewajibkan setiap klub memiliki akademi untuk mencetak pemain baru.

Para calon juga mencoba mencari solusi untuk mengatasi persoalan "menahun" sepak bola nasional, seperti skandal pengaturan skor, kerusuhan suporter, hingga jebloknya prestasi tim nasional.

"Soal pengaturan skor jangan dilihat puncaknya saja, lihat juga prosesnya. Pangkas dari akarnya sehingga bisa hilang," ucap Yesayas Oktavianus, dilansir harian Kompas, Kamis (31/10/2019).

Baca juga: Pengurus PSSI Diminta Tidak Punya Jabatan di Klub

Situasi Jelang KLB PSSI

Alih-alih berita positif yang muncul, pra-kondisi KLB PSSI justru dijejali kabar yang kurang mengenakkan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Fakta Indonesia Vs Korsel: Pulangkan Negara Asal, Ambisi STY Tercapai

4 Fakta Indonesia Vs Korsel: Pulangkan Negara Asal, Ambisi STY Tercapai

Timnas Indonesia
Timnas U23, Lelaki Muda Kokoh dan Jalur Langit

Timnas U23, Lelaki Muda Kokoh dan Jalur Langit

Internasional
Indonesia ke Semifinal Piala Asia U23, Keyakinan STY Terbukti, Punya 'Mantra Sakti'

Indonesia ke Semifinal Piala Asia U23, Keyakinan STY Terbukti, Punya "Mantra Sakti"

Timnas Indonesia
Tebus Kegagalan di Piala AFF U23, Ernando Ingin Juara Piala Asia U23 demi STY

Tebus Kegagalan di Piala AFF U23, Ernando Ingin Juara Piala Asia U23 demi STY

Timnas Indonesia
Momen Ragnar, Jay, dan Thom Haye Nobar Laga Indonesia Vs Korsel

Momen Ragnar, Jay, dan Thom Haye Nobar Laga Indonesia Vs Korsel

Timnas Indonesia
STY Bikin Sepak Bola Korsel Menangis, Beri yang Terbaik untuk Indonesia

STY Bikin Sepak Bola Korsel Menangis, Beri yang Terbaik untuk Indonesia

Timnas Indonesia
Hasil Persib Vs Borneo FC, Catatan Hodak Usai Jungkalkan Juara Reguler Series

Hasil Persib Vs Borneo FC, Catatan Hodak Usai Jungkalkan Juara Reguler Series

Liga Indonesia
Timnas Indonesia Libas Korsel, Shin Tae-yong Disebut seperti Menang KO

Timnas Indonesia Libas Korsel, Shin Tae-yong Disebut seperti Menang KO

Timnas Indonesia
Shin Tae-yong Bicara Kans Indonesia ke Final Piala Asia U23 2024

Shin Tae-yong Bicara Kans Indonesia ke Final Piala Asia U23 2024

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korsel, Kata Pratama Arhan Usai Jadi Penentu Kemenangan

Indonesia Vs Korsel, Kata Pratama Arhan Usai Jadi Penentu Kemenangan

Timnas Indonesia
Rafael Struick: Hari Ini Kalahkan Korsel, Ayo ke Paris Tuliskan Sejarah!

Rafael Struick: Hari Ini Kalahkan Korsel, Ayo ke Paris Tuliskan Sejarah!

Timnas Indonesia
Dua Tim Juara Calon Lawan Indonesia di Semifinal Piala Asia U23 2024

Dua Tim Juara Calon Lawan Indonesia di Semifinal Piala Asia U23 2024

Timnas Indonesia
Reaksi Media Korsel: 'Magis Shin Tae-yong' dan 'Tragedi di Doha'

Reaksi Media Korsel: "Magis Shin Tae-yong" dan "Tragedi di Doha"

Timnas Indonesia
Timnas U23 Indonesia Menangi Adu Penalti, Ernando Ari Pun 'Menari'...

Timnas U23 Indonesia Menangi Adu Penalti, Ernando Ari Pun "Menari"...

Timnas Indonesia
Indonesia ke Semifinal Piala Asia U23: Mental Baja, Saatnya Mimpi Lebih Tinggi

Indonesia ke Semifinal Piala Asia U23: Mental Baja, Saatnya Mimpi Lebih Tinggi

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com