Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Leao Disebut Bukan Fenomena, Tak Akan Terpakai di Serie A Era Cassano

Kompas.com - 08/04/2024, 09:16 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Eks pemain AC Milan, Antonio Cassano, menyebut andai Rafael Leao bermain 10-15 tahun lalu, sang bintang Porugal hanya akan jadi cadangan tim pemburu posisi tujuh Serie A.

Komentar pedas soal bintang AC Milan saat ini, Rafael Leao, disampaikan Cassano dalam program La Domenica Sportiva di Rai 2.

Cassano kukuh pada pandangannya beberapa waktu silam yang menyimpulkan bahwa Rafael Leao bagus, tapi bukanlah pemain level top.

"Karena kompetisi di Italia yang tak terlalu bagus, masalahnya adalah dia berpikir dirinya seorang fenomena dan ada yang mengincarnya. Dia adalah pemain bagus dengan kekuatan fisik hebat. Titik," tutur Cassano, dilansir dari Milan News.

Rafael Leao saat ini merupakan pemain dengan gaji tertinggi di Milan usai memperpanjang kontrak pada Juni 2023 silam.

Jebolan akademi Sporting CP itu dikontrak Il Rossoneri (Si Merah-Hitam) sampai 2028 dengan gaji senilai tujuh juta euro per musim (sekitar 120,4 miliar rupiah).

Baca juga: Rafael Leao Janji Setia kepada AC Milan, Campuran Mbappe dan Neymar

Kendati memiliki ikatan kerja lumayan panjang bersama Milan, Leao tetap menarik minat raksasa Eropa.

Rumor yang pernah beredar menyebut nama Leao masuk radar transfer PSG dan Man United.

Menurut situs Transfermarkt, eks pemain Lille tersebut ditaksir memiliki nilai pasar 90 juta euro.

Cassano menilai Leao kurang pantas dibanderol dengan harga selangit. Ia lantas mempertanyakan, jika Leao saja berlabel mahal, lantas berapa nilai pemain legendaris Milan semodel Ricardo Kaka atau Manuel Rui Costa.

"Jadi pemain seperti Kaka, Rui Costa, atau Vinicius Jr saat ini, berapa banyak yang seharusnya mereka dapatkan? Dia meminta banyak uang dan mereka (Milan) memberikannya, sekarang dia bernilai 120, 130, 140 juta?"

"Apa yang kita bicarakan? Kita bicara tentang pemain biasa yang mempunyai kekuatan fisik," ucap Cassano memaparkan.

Baca juga: Rafael Leao Bikin Assist via Tumit, Ungkap Jimat Sakti Pemberian Bocah

Cassano yang pernah membawa Milan menjuarai Liga Italia 2010-2011 lantas menyorot problem produktivitas yang sempat mendera Leao musim ini.

Seperti diketahui, Leao sempat mengalami paceklik gol sangat panjang di Serie A.

Setelah membobol gawang Verona pada 23 September 2023, Leao baru masuk papan skor lagi di pentas Liga Italia 2023-2024 dalam duel melawan Atalanta, 25 Februari 2024.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Desain Baru Sarung Tangan Resmi UFC, Beri Kenyamanan untuk Fighter

Desain Baru Sarung Tangan Resmi UFC, Beri Kenyamanan untuk Fighter

Sports
Ancelotti Ingin Pensiun di Madrid, Tekad Bawa Los Blancos Juara Liga Champions

Ancelotti Ingin Pensiun di Madrid, Tekad Bawa Los Blancos Juara Liga Champions

Liga Spanyol
Shin Tae-yong: Piala Asia Lebih Besar, Jangan Terkurung Piala AFF

Shin Tae-yong: Piala Asia Lebih Besar, Jangan Terkurung Piala AFF

Timnas Indonesia
Jadwal Singapore Open 2024: 8 Wakil Indonesia Berburu Tiket Perempat Final

Jadwal Singapore Open 2024: 8 Wakil Indonesia Berburu Tiket Perempat Final

Badminton
Hasil Final Conference League: Bekuk Fiorentina, Olympiakos Juara dan Cetak Sejarah

Hasil Final Conference League: Bekuk Fiorentina, Olympiakos Juara dan Cetak Sejarah

Liga Lain
Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bundesliga
Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Liga Indonesia
STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Liga Spanyol
Pelatih Persib Ungkap 'Masalah' Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Pelatih Persib Ungkap "Masalah" Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Liga Indonesia
Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam 'Menembus Garis Batas'

Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam "Menembus Garis Batas"

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com