Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Kompas.com - 23/04/2024, 14:30 WIB
Sem Bagaskara

Penulis

KOMPAS.com - Beppe Marotta angkat nama bareng Venezia berkat transaksi meminjam Alvaro Recoba dari Inter pada 1999. Kini, karya hebat Marotta memberi scudetto buat Inter. 

CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta mengeluarkan ponselnya dan mengabadikan momen-momen akhir pekan ke-33 Liga Italia 2023-2024 yang menyuguhkan laga panas bertajuk Derby della Madonnina.

Ya, duel dua tim sekota AC Milan vs Inter Milan digelar pada Senin (22/4/2024) atau Selasa dini hari WIB.

Derbi yang bermuatan historis. Sebab untuk kali pertama sepanjang sejarah, pertemuan Milan vs Inter digelar pada hari Senin.

Selain itu, Derby della Madonnina kali ini juga memunculkan kesempatan langka buat Inter Milan, yakni merayakan scudetto ke-20 atau raihan bintang kedua tepat di hadapan sang tetangga AC Milan.

Baca juga: Inter Raih Scudetto, Simone Inzaghi Ingat Pemain, Keluarga, hingga Pippo

Marotta menyebut merayakan scudetto dengan kemenangan atas Milan akan menambah nikmat kesuksesan Inter.

Nikmat itu benar-benar dirasakan Inter Milan yang menang 2-1 atas AC Milan pada pekan ke-33 Liga Italia berkat gol Francesco Acerbi (16') dan Marcus Thuram (49').

AC Milan yang mengakhiri laga dengan sembilan orang karena Theo Hernandez dan Davide Calabria kena kartu merah, harus rela melihat pesta sang tetangga. 

Milan yang mencoba segala upaya untuk menunda pesta Inter, hanya bisa mencuri satu gol via tandukan Fikayo Tomori (80").

"Hari ini saya ingin menikmati scudetto ini. Kami telah bekerja sangat keras sejak pramusim di Jepang. Kami mengganti 12 pemain, kami membuat sejarah. Pesta tidak akan berakhir malam ini!" kata kapten Inter, Lautaro Martinez usai laga kontra Milan.

Kata-kata Lautaro itu menggambarkan bagaimana Inter bisa tetap kompetitif dan mencetak sejarah meski berubah wajah.

Ya, pada musim panas 2023 silam, tak lama setelah menembus final Liga Champions 2022-2023, Inter Milan harus melepas sejumlah pilar kunci.

Skuad beralias Il Nerazzurri menjual sang kiper andalan, Andre Onana, ke Man United dengan biaya transfer mencapai 50 juta euro.

Baca juga: Inter Milan Juara, Pioli Bandingkan Dirinya dengan Inzaghi

Tak cuma Onana, Inter juga kehilangan Edin Dzeko, Marcelo Brozovic, Milan Skriniar, dan Robin Gosens. 

Sejumlah nama yang kerap jadi pelapis semodel Joaquin Correa, Danilo D'Ambrosio, dan Roberto Gagliardini juga ikutan pergi dari Giuseppe Meazza. 

Namun, pekerjaan sang CEO yang merupakan master transfer, Giuseppe "Beppe" Marotta, membuat Inter tetap kompetitif.

Sejumlah transfer cerdas dilakukan Beppe Marotta pada musim panas 2023. Bahkan, tak sedikit yang mengatakan bahwa Nerazzurri sejatinya sudah memenangi scudetto pada pertengahan tahun lalu, kala bursa transfer musim panas ditutup.

CEO Inter Milan, Beppe Marotta, kala menghadiri laga Liga Italia Torino vs Inter Milan pada 21 Oktober 2023. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)AFP/MARCO BERTORELLO CEO Inter Milan, Beppe Marotta, kala menghadiri laga Liga Italia Torino vs Inter Milan pada 21 Oktober 2023. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)

Karya Master Marotta

Inter Milan mendapatkan Marcus Thuram secara gratis. Transfer ini menegaskan status Marotta sebagai "Raja Bosman" seiring kepiawaiannya mendatangkan pemain dengan cuma-cuma.

Kala masih bekerja untuk Juventus, Marotta pernah merekrut nama-nama besar semodel Andrea Pirlo, Sami Khedira, Paul Pogba, dan Patrice Evra tanpa biaya sepeser pun.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com