Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Inter Milan Rayakan Scudetto, 7 Jam di Bus, Kontroversi Bendera Dumfries

Kompas.com - 29/04/2024, 10:00 WIB
Egi Dinda Janviera,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Personel Inter Milan merayakan gelar scudetto ke-20 dengan melakukan pawai menggunakan bus. Bus Inter butuh tujuh jam untuk mencapai tujuan akhir.

Rombongan Il Nerazzurri (Si Hitam-Biru) memulai perjalanan dari Stadion Giuseppe Meazza sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Mereka disambut oleh pendukung setia yang membentuk lautan manusia di jalanan Kota Milano.

Alhasil, bus Inter baru sampai tujuan utama, yakni Piazza Duomo pada pukul 23.00.

Kedatangan mereka di Piazza Duomo itu telah dinantikan oleh sekitar 10.000 suporter.

Baca juga: Inter Raih Scudetto, Simone Inzaghi Ingat Pemain, Keluarga, hingga Pippo

Para pemain diperkenalkan satu per satu dari balkon yang menghadap ke bangunan ikonis Duomo di Milano, disertai dengan gemuruh kembang api dan teriakan fan.

Ada beberapa momen spesial, salah satunya ketika Juan Cuadrado menyanyikan chant klasik "Chi non salta bianconero e (siapa yang tidak melompat adalah bianconero/Juventus)."

Sementara, Hakan Calhanoglu juga menyanyikan lagu yang sama tapi dalam versi Milan.

“Saya mencoba memberikan kontribusi saya,” kata Cuadrado, dikutip dari Football Italia.

Tak hanya itu, Federico Dimarco dan gelandang tim, Nicolo Barella, pun dengan penuh semangat merayakan raihan scudetto ini.

“Saya sayang kalian semua, ayo kita lakukan lagi musim depan,” teriak Yann Bisseck dari balkon.

“Tahun terbaik dalam hidup saya, kami akan terus merobohkan tembok dengan kepala kami. Kami tidak akan berhenti, karena musim depan kami ingin memenangkan semuanya,” kata Davide Frattesi.

Baca juga: Simone Inzaghi Istimewa seperti Guardiola, Inter Terkuat di Serie A

Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh suporter yang tak lelah memberi dukungan sepanjang musim.

“Saya harus berterima kasih kepada kalian semua. Kalian adalah pemain ekstra bagi kami sepanjang pertandingan. Saya berterima kasih kepada rekan satu tim saya, para direktur, dan keluarga kami, yang menderita bersama kami," ujar Lautaro.

Raihan scudetto ke-20 Inter musim ini terasa berbeda untuk Lautaro Martinez. Inilah gelar juara Liga Italia pertamanya sebagai kapten Nerazzurri.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Timnas Indonesia Vs Irak, di Balik Berubahnya Waktu Kickoff Laga

Timnas Indonesia Vs Irak, di Balik Berubahnya Waktu Kickoff Laga

Timnas Indonesia
16 Juara SAC Indonesia 2023 Tambah Pengalaman Usai Ikuti Latihan di China

16 Juara SAC Indonesia 2023 Tambah Pengalaman Usai Ikuti Latihan di China

Sports
Sempat Tak Pede, Marc Klok Ingin Tuntaskan Musim, Juara bersama Persib

Sempat Tak Pede, Marc Klok Ingin Tuntaskan Musim, Juara bersama Persib

Liga Indonesia
Run The City Makassar, Persiapan Menuju Monas Half Marathon Jakarta

Run The City Makassar, Persiapan Menuju Monas Half Marathon Jakarta

Sports
4 Laga Championship Series Gunakan VAR, Siap Liga 1 Musim Depan

4 Laga Championship Series Gunakan VAR, Siap Liga 1 Musim Depan

Liga Indonesia
Final Piala FA Man City Vs Man United, Misi Ten Hag Tutupi Kegagalan Liga Inggris

Final Piala FA Man City Vs Man United, Misi Ten Hag Tutupi Kegagalan Liga Inggris

Liga Inggris
Jadwal Final Piala FA, Man City Vs Man United Akhir Pekan Ini

Jadwal Final Piala FA, Man City Vs Man United Akhir Pekan Ini

Liga Inggris
Daftar Juara UCI MTB Eliminator World Cup 2024, Panggung Kalteng Dikenal Dunia

Daftar Juara UCI MTB Eliminator World Cup 2024, Panggung Kalteng Dikenal Dunia

Sports
Gagal Juara Liga Inggris, Arsenal Butuh Penyerang Lebih Tajam

Gagal Juara Liga Inggris, Arsenal Butuh Penyerang Lebih Tajam

Liga Inggris
Berpisah dengan Liverpool, Klopp Enggan Cepat Kembali Melatih

Berpisah dengan Liverpool, Klopp Enggan Cepat Kembali Melatih

Liga Inggris
Pebalap Indonesia Qarrar Firhand Raih Podium 3 di Italia Championship

Pebalap Indonesia Qarrar Firhand Raih Podium 3 di Italia Championship

Sports
Tangis Virgil van Dijk di Pelukan Juergen Klopp

Tangis Virgil van Dijk di Pelukan Juergen Klopp

Liga Inggris
Sisi Kebanggaan Shin Tae-yong terhadap Timnas Indonesia

Sisi Kebanggaan Shin Tae-yong terhadap Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Pesan Arteta Usai Arsenal Gagal Juara Liga Inggris 2023-2024

Pesan Arteta Usai Arsenal Gagal Juara Liga Inggris 2023-2024

Liga Inggris
Hodak Tanggapi Borneo FC Gugur dari Format Championship Series Liga 1

Hodak Tanggapi Borneo FC Gugur dari Format Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com