Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Piala Asia U17 2024, Harapan Titik Balik Sepak Bola Putri Indonesia

Kompas.com - 15/05/2024, 11:34 WIB
Suci Rahayu,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Manajer Arema FC Women, Fuad Ardiansyah, berharap perjuangan di Piala Asia Putri U17 2024 tidak membuat sepak bola putri Indonesia menjadi ciut.

Sebaliknya, hal tersebut harus menjadi titik balik untuk evaluasi dan dan bergerak maju untuk sepak bola putri Indonesia.

Garuda Pertiwi belum berhasil di turnamen tersebut. Dari tiga laga fase grup yang dijalani, Claudia Scheunemann dkk tak pernah menang, mencetak satu gol dan kebobolan 27 gol.

Pada laga pertama, Indonesia kalah 1-6 dari Filipina. Kemudian, Garuda Pertiwi kalah dari Korea Selatan 0-12, dan di laga terakhir kalah 0-9 dari Korea Utara.

Ia mengungkapkan sudah melihat performa timnas U17 putri Indonesia sejak masa persiapan menuju Piala Asia Putri U17 2024.

Baca juga: Piala Asia U17 Putri 2024 Bukan Titik Akhir, Garuda Pertiwi Mau Terus Belajar

Sebagai informasi, Arema FC Women sempat menjadi lawan uji coba timnas U17 putri Indonesia sebanyak dua kali bermain.

Menurut dia, tim asuhan pelatih Satoru Mochizuki itu tidak dalam kondisi yang baik. Tim kurang dari berbagai aspek, baik fisik, mental, taktik, maupun komunikasi.

Kekhawatirannya pun benar-benar terjadi di pertandingan Piala Asia Putri U17.

“Hasil yang sudah bisa diduga jauh sebelum pertandingan," ucap Fuad Ardiansyah kepada Kompas.com, Rabu (15/5/2024).

"Sebelum pertandingan resmi timnas U17 sempat uji coba melawan Arema FC Women senior dan tidak bisa menang, kemudian melawan Arema FC Women junior hanya menang 1-0. Jadi, memang kemampuan timnas masih jauh dari harapan," imbuhnya.

Baca juga: Hasil Piala Asia U17 Putri 2024, Indonesia Akui Keunggulan Korea Utara 0-9

Di sisi lain, hasil itu memberikan banyak hikmah bagi sepak bola putri.

Setelah rangkaian kekalahan di rumah sendiri, kini mata semua pihak jadi lebih terbuka bahwa sepak bola putri Indonesia membutuhkan perhatian.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir merencanakan pada tahun 2026 kompetisi sepak bola putri Indonesia bergulir dengan konsep dan pengembangan yang lebih baik, termasuk kompetisi akar rumput dan usia mudanya.

"Liga putri digulir 2026, ya kami apresiasi dan juga dengan harapan tidak senior saja yang diputar, tetapi juga kelompok umur, mulai U12 hingga U20, agar database pemain putri benar dan bisa diketahui perkembangannya," kata Fuad, menanggapi hal itu.

Manajer berkacamata tersebut juga berharap supaya PSSI tidak buru-buru melakukan naturalisasi.

Sebab, saat ini fondasi sepak bola putri masih butuh mendapatkan perhatian serius.

"Naturalisasi juga boleh, asal jangan menutup pemain lokal untuk berkembang juga," katanya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

STY Minta Timnas Indonesia Dikawal Ketat, Singgung Kenyamanan Pemain

STY Minta Timnas Indonesia Dikawal Ketat, Singgung Kenyamanan Pemain

Timnas Indonesia
Hasil Singapore Open 2024: Fikri/Bagas ke 16 Besar, Sengit Lawan The Daddies

Hasil Singapore Open 2024: Fikri/Bagas ke 16 Besar, Sengit Lawan The Daddies

Badminton
Ukir Sejarah Baru di Al Nassr, Ronaldo Sebut Rekor yang Memilihnya

Ukir Sejarah Baru di Al Nassr, Ronaldo Sebut Rekor yang Memilihnya

Liga Lain
STY Sebut Jay Idzes Absen Lawan Irak, 4 Pemain Belum Gabung Latihan Timnas Indonesia

STY Sebut Jay Idzes Absen Lawan Irak, 4 Pemain Belum Gabung Latihan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Punya Kualitas Standar Internasional, Le Minerale Siap Penuhi Kebutuhan Mineral Atlet Kelas Dunia di Indonesia Open 2024

Punya Kualitas Standar Internasional, Le Minerale Siap Penuhi Kebutuhan Mineral Atlet Kelas Dunia di Indonesia Open 2024

Badminton
Saat Shin Tae-yong Jadi “Kucing” di Latihan Timnas Indonesia…

Saat Shin Tae-yong Jadi “Kucing” di Latihan Timnas Indonesia…

Timnas Indonesia
Selangkah Lagi Achmad Jufriyanto Raih Gelar Kedua bersama Persib

Selangkah Lagi Achmad Jufriyanto Raih Gelar Kedua bersama Persib

Liga Indonesia
Madura United Vs Persib, Kondisi Kini Hugo Gomes Jelang Final Leg 2

Madura United Vs Persib, Kondisi Kini Hugo Gomes Jelang Final Leg 2

Liga Indonesia
Senjata Rahasia Ancelotti di Balik Real Madrid ke Final Liga Champions

Senjata Rahasia Ancelotti di Balik Real Madrid ke Final Liga Champions

Liga Champions
Shin Tae-yong soal Tak Panggil Elkan Baggott ke Timnas: Tanya Saja ke Dia

Shin Tae-yong soal Tak Panggil Elkan Baggott ke Timnas: Tanya Saja ke Dia

Timnas Indonesia
Alasan Van Dijk Antusias Nantikan Kedatangan Arne Slot di Liverpool

Alasan Van Dijk Antusias Nantikan Kedatangan Arne Slot di Liverpool

Liga Inggris
Harga Tiket Madura United Vs Persib, Suporter Tamu Dilarang Hadir

Harga Tiket Madura United Vs Persib, Suporter Tamu Dilarang Hadir

Liga Indonesia
Singapore Open 2024: Gregoria Tampil Nyaman, Tenang, dan Diuntungkan

Singapore Open 2024: Gregoria Tampil Nyaman, Tenang, dan Diuntungkan

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Sempat Dikte Lawan, Leo/Daniel Kalah

Hasil Singapore Open 2024: Sempat Dikte Lawan, Leo/Daniel Kalah

Badminton
Jadwal dan Live Streaming Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Jadwal dan Live Streaming Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com