Jika Dybala ke Man United, Lukaku Batal Gabung ke Inter Milan

Kompas.com - 23/03/2020, 12:00 WIB
Bomber Inter Milan, Romelu Lukaku, merayakan gol kontra Cagliari pada laga Coppa Italia pada 14 Januari 2020 di Stadion Giuseppe Meazza, 14 Januari 2020. AFP/MIGUEL MEDINABomber Inter Milan, Romelu Lukaku, merayakan gol kontra Cagliari pada laga Coppa Italia pada 14 Januari 2020 di Stadion Giuseppe Meazza, 14 Januari 2020.

KOMPAS.com - Proses transfer Romelu Lukaku dari Manchester United ke Inter Milan awal musim ini ternyata melibatkan bintang Juventus, Paulo Dybala.

Hal itu diungkapkan agen Lukaku, Federico Pastorello. Menurut Pastorello, kegagalan transfer Dybala ke Man United membuka jalan Lukaku untuk bergabung ke Inter Milan.

"Jika Lukaku mengenakan seragam Inter Milan saat ini, itu adalah karena kegagalan Dybala bergabung ke Man United," kata Pastorello dikutip dari situs Sky Sports Italia.

Dikutip dari situs The Atlethic, Man United musim lalu memang menginginkan Dybala. Untuk memuluskan rencana itu, Man United berencana menukar Lukaku dengan Dybala.

Baca juga: Pesan Solskjaer Kepada Lukaku Sebelum Hengkang ke Inter

Saat itu, Lukaku disebut langsung sepakat secara personal dengan Juventus karena keinginan meninggalkan Man United sudah memuncak.

Namun, pada akhirnya transfer itu gagal karena Man United tidak mau memenuhi permintaan gaji Dybala yang sangat tinggi.

Wakil CEO Man United, Ed Woodward, dikabarkan trauma melakukan transfer "tukar guling" seperti saat menukar Henrikh Mkhitaryan dengan Alexis Sanchez pada 2018.

Man United dinilai rugi besar karena gaji Alexis Sanchez tidak sebanding dengan kontribusi di lapangan.

Meski kliennya gagal gabung Juventus, Pastorello memastikan Lukaku bahagia di Inter Milan karena dukungan fans.

Baca juga: Perbedaan Kasus Covid-19 Paulo Dybala dan Paolo Maldini

Selain itu, Pastorello menilai Antonio Conte punya peran besar dalam meyakinkan Lukaku bergabung ke Inter Milan.

"Lukaku ingin berada di klub di mana ia merasa dicintai. Lukaku menilai fans Inter Milan sangat hangat dibanding Juventus. Itu membuat perbedaan," ujar Pastorello.

"Di sisi lain, Conte sangat berusaha keras mendatangkan Lukaku dengan menekan Inter Milan. Perjodohan Lukaku dan Inter Milan membuka lingkaran kemenangan seperti ambisi Conte," kata Pastorello.

Bersama Inter Milan, Lukaku berhasil mengembalikan ketajamannya. Lukaku terlihat sudah padu berduet dengan Lautaro Martinez dalam skema 3-5-2 khas Antonio Conte.

Musim ini Lukaku sudah mencetak 23 gol dan lima assist dari 35 penampilan di semua kompetisi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Sky Sports
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X