Otavio Dutra, Petisi, dan Rotasi Besar Aji Santoso di Persebaya

Kompas.com - 04/12/2019, 08:00 WIB
Pelatih Aji Santoso menyalami David da SIlva dan Otavio Dutra seusai Persebaya Surabaya mengalahkan tuan rumah, Madura United pada Pekan 30 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Senin (02/12/2019) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPelatih Aji Santoso menyalami David da SIlva dan Otavio Dutra seusai Persebaya Surabaya mengalahkan tuan rumah, Madura United pada Pekan 30 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Senin (02/12/2019) malam.


BANGKALAN, KOMPAS.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, menegaskan petisi yang beredar di kalangan bonek tidak memengaruhi keputusannya di dalam lapangan.

Ia menegaskan, semua keputusan yang diambil merupakan program besar yang ia lakukan untuk mengembalikan Bajul Ijo kembali ke jalur juara.

Dalam pertandingan melawan Madura United, Aji Santoso melakukan perubahan besar dengan membangkucadangkan Otavio Dutra.

Padahal, sebelumnya, pemain berdarah Brasil tersebut tidak pernah diganti, kecuali dalam kondisi darurat.

Baca juga: Madura United Vs Persebaya Surabaya, Dituntut Mundur, Rasiman Serahkan ke Manajemen

Keputusan tersebut pun mengundang spekulasi dan dikaitkan dengan petisi "diparkirnya" Dutra yang digalang bonek, sebagai bentuk kekecewaan terhadap performa mantan pemain Bhayangkara FC tersebut. 

Aji pun langsung membantah keras spekulasi tersebut.

"Saya tidak memainkan Dutra bukan karena petisi dan lain-lain. Sebab, yang tahu keseharian pemain di lapangan adalah pelatih," ucap Aji.

"Pertimbangan utama saya mencadangkan Dutra adalah recovery training karena waktunya sangat mepet. Yang kedua saya memang rotasi," ujarnya.

"Terbukti pemain-pemain di lapangan yang bertindak sebagai pemain rotasi seperti Saifudin, Hidayat, Rizal, atau Basna ini bermain sangat efektif," katanya.

"Saya tekankan kepada mereka bahwa pemain-pemain yang saya rotasi ini dalam kondisi bugar sehingga mereka bisa maksimal," ucap Aji.

Baca juga: Klasemen Liga 1, Bali United Juara, Persebaya Naik Tangga

Sektor gelandang jangkar ke belakang memang kerap bergonta ganti personel. Nyaris setiap pertandingan komposisi pemai selalu berganti-ganti. 

Aji menyebut itu juga menjadi bagian dari rotasi yang ia jalankan, semata-mata agar ada pemerataan kualitas pemain dan timbulnya kompetisi antarpemain, bukan karena sekedar ingin mencari komposisi terbaik.

"Saya tidak sedang mencari bentuk, saya memberikan kepercayaan kepada anak didik saya. Selama saya menjadi pelatih di mana pun itu, saya selalu memasang pemain berdasarkan kondisi pemain dan rotasi," ucapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X