Madura United Vs Persebaya Surabaya, Dituntut Mundur, Rasiman Serahkan ke Manajemen

Kompas.com - 03/12/2019, 22:12 WIB
Pemain Madura United tertunduk lesu seusai dikalahkan Persebaya Surabaya pada Pekan 30 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Senin (02/12/2019) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Madura United tertunduk lesu seusai dikalahkan Persebaya Surabaya pada Pekan 30 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Senin (02/12/2019) malam.


BANGKALAN, KOMPAS.com - Rentetan hasil buruk yang dialami Madura United membuat Rasiman memasrahkan masa depannya kepada manajemen.

Ia mengaku siap menanggung konsekuensi atas hasil jebloknya performa Laskar Sape Kerap.

Madura United baru saja menelan pil pahit seusai ditumbangkan Persebaya Surabaya di kandang sendiri dengan skor 2-3.

Lebih dari itu, ini menjadi kekalahan kelima beruntun yang didapatkan Madura United dalam lima pertandingan terakhir.

Hasil ini kemudian memantik reaksi keras dari Kconk Mania, kelompok suporter Madura United. Sebagai luapan kekecewaan, mereka kemudian menuntut Rasiman untuk mundur dari jabatannya saat ini.

Baca juga: Madura United Vs Persebaya Surabaya, Diwarnai Kartu Merah, Bajul Ijo Menang

Rasiman pun pasrah dan mengembalikan masa depannya di tangan manajemen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidak ada masalah, artinya saya memiliki kontrak terhadap Madura United. Nanti biar manajemen yang mengambil keputusan seperti apa," kata pelatih asal Banjarnegara itu.

Namun, yang jelas Rasiman menegaskan bahwa suporter bukanlah satu-satunya pihak yang kecewa.

Sebagai pelatih yang sudah menguras tenaga dan pikiran kepada tim, ia mengklaim menjadi orang yang paling kecewa dalam hal ini. 

"Saya mengerti kekecewaan yang dirasakan suporter. Kalau ada orang yang paling kecewa, di sini itu tentunya saya. Saya akan mengembalikan sepenuhnya kepada manajemen menyikapi rentetan lima pertandingan yang berakhir dengan kekalahan," katanya.

Baca juga: Madura United Vs Persebaya, Bajul Ijo Tetap Rasakan Dukungan Bonek

Pelatih yang menggantikan Dejan Antonic ini mengatakan sebenarnya performa anak asuhnya tidaklah terlalu buruk, justru bisa dibilang memuaskan.

Terbukti mereka mampu membalikkan keadaan meskipun sempat tertinggal satu gol.

Namun kartu merah yang didapatkan Greg benar-benar menjadi bencana. Setelah Greg diusir, Persebaya langsung membukukan dua gol dalam kurun waktu kurang dari 10 menit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjuangan Apriyani Rahayu: Lari 9 Km, Nyaris Ditolak Klub Badminton, Kini Raih Emas Olimpiade

Perjuangan Apriyani Rahayu: Lari 9 Km, Nyaris Ditolak Klub Badminton, Kini Raih Emas Olimpiade

Badminton
Kisah Apriyani Rahayu: Cuma Modal Raket dan Uang Rp 200 Ribu Saat Pelatnas hingga Raih Emas Olimpiade

Kisah Apriyani Rahayu: Cuma Modal Raket dan Uang Rp 200 Ribu Saat Pelatnas hingga Raih Emas Olimpiade

Badminton
Hasil Olimpiade Tokyo: Kalahkan Juara Bertahan Chen Long, Viktor Axelsen Raih Emas

Hasil Olimpiade Tokyo: Kalahkan Juara Bertahan Chen Long, Viktor Axelsen Raih Emas

Badminton
Kevin Cordon Usai Kalah dari Anthony Ginting: Dia Lebih Cepat dari Saya…

Kevin Cordon Usai Kalah dari Anthony Ginting: Dia Lebih Cepat dari Saya…

Badminton
401 Menit Greysia/Apriyani Menuju Emas Olimpiade Tokyo, Berkorban Jiwa Raga untuk Indonesia

401 Menit Greysia/Apriyani Menuju Emas Olimpiade Tokyo, Berkorban Jiwa Raga untuk Indonesia

Badminton
Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Akhiri 17 Tahun Puasa Medali Tunggal Putra

Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Akhiri 17 Tahun Puasa Medali Tunggal Putra

Badminton
3 Orang Indonesia yang Sukses di Olimpiade sebagai Pemain dan Pelatih

3 Orang Indonesia yang Sukses di Olimpiade sebagai Pemain dan Pelatih

Sports
Misi Ekuador di Paralimpik Tokyo 2020

Misi Ekuador di Paralimpik Tokyo 2020

Sports
Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting Tambah Medali Indonesia

Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting Tambah Medali Indonesia

Sports
Profil Kevin Cordon, Anak Didik Pelatih Indonesia yang Ukir Sejarah di Olimpiade Tokyo

Profil Kevin Cordon, Anak Didik Pelatih Indonesia yang Ukir Sejarah di Olimpiade Tokyo

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Rebut Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Rebut Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

Badminton
Kisah Jatuh Bangun Greysia Polii: 2 Kali Sempat Ingin Pensiun, Kini Raih Medali Emas Olimpiade

Kisah Jatuh Bangun Greysia Polii: 2 Kali Sempat Ingin Pensiun, Kini Raih Medali Emas Olimpiade

Badminton
Dari Sepak Bola untuk Badminton, Persija dan Persib Ucapkan Selamat kepada Greysia/Apriyani

Dari Sepak Bola untuk Badminton, Persija dan Persib Ucapkan Selamat kepada Greysia/Apriyani

Badminton
Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade: Dari Chants Timnas Indonesia hingga Selebrasi yang Tertunda

Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade: Dari Chants Timnas Indonesia hingga Selebrasi yang Tertunda

Sports
Eng Hian/Limpele, Ikatan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 dan Athena 2004

Eng Hian/Limpele, Ikatan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 dan Athena 2004

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X