Jelang KLB PSSI, 9 Caketum Ajak Hindari Permainan Politik Uang

Kompas.com - 01/11/2019, 19:32 WIB
Bakal calon Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023, Fary Djemt Francis. DOK. PRIBADIBakal calon Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023, Fary Djemt Francis.
|

KOMPAS.com - Sembilan calon ketua umum PSSI mengingatkan untuk menghindari politik uang bagi voters sebelum Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI digelar.

Sebelas nama calon ketua umum (caketum) PSSI telah ditetapkan.

Mereka akan dipilih dalam KLB PSSI yang akan dihelat di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2019).

Sebelum kongres digelar, sembilan dari 11 caketum menilai sudah ada ada politik uang yang dimainkan oleh salah satu kandidat kepada voters.

Baca juga: KLB PSSI, Pertarungan Tentang Perubahan Vs Status Quo

Sembilan caketum yang menilai adanya politik uang adalah Fary Djemy Francis, Vijaya Fitriyasa, Yesayas Octavianus, Rahim Soekasah, Arief Putra Wicaksono, Aven Hinelo, Benny Erwin, Bernard Limbong, dan Sarman El-Hakim.

Dari sembilan nama itu, tersisa dua caketum PSSI yang tidak bergabung dengan mereka, yakni La Nyalla Mattalitti dan M Iriawan alias Iwan Bule.

Juru bicara dari sembilan caketum PSSI itu, Fary Djemy Francis, mengatakan, informasi adanya money politic sudah terdengar secara jelas.

Namun, ia tidak mau menyebutkan siapa sosok yang memberikan uang kepada voters sebelum KLB PSSI digelar.

Baca juga: Persebaya Tuding PSSI-LIB Lempar Tanggung Jawab soal Laga Lawan PSM

"Kami hari ini baca media Kompas yang memberitakan ada 'setan' yang sedang bermain," kata Fary Djemy Francis di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019).

"Kami harus tetap mengawal ini. Kami maju tanpa ada gerakan dengan money politic," ucap Fary Djemy Francis.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Respons Robertson soal Liverpool yang Kian Bobrok Usai Dibekuk Chelsea

Respons Robertson soal Liverpool yang Kian Bobrok Usai Dibekuk Chelsea

Liga Inggris
Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo, Shin Tae-yong Sebut Kekurangan Garuda Muda

Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo, Shin Tae-yong Sebut Kekurangan Garuda Muda

Sports
Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo, Fisik Anak Asuh Shin Tae-yong Dipuji

Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo, Fisik Anak Asuh Shin Tae-yong Dipuji

Liga Indonesia
Olimpiade Tokyo, Alternatif Tanpa Penonton Asing Mengemuka

Olimpiade Tokyo, Alternatif Tanpa Penonton Asing Mengemuka

Sports
Olimpiade Tokyo, Ada Alih Fungsi Penggunaan Perkampungan Atlet

Olimpiade Tokyo, Ada Alih Fungsi Penggunaan Perkampungan Atlet

Sports
Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Sudah Siapkan Solusi Terbaik

Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Sudah Siapkan Solusi Terbaik

Sports
Ozan Kabak Ikutan Cedera, Juergen Klopp Makin Pusing

Ozan Kabak Ikutan Cedera, Juergen Klopp Makin Pusing

Sports
David de Gea Absen demi Anak, Dean Henderson Siap Unjuk Gigi

David de Gea Absen demi Anak, Dean Henderson Siap Unjuk Gigi

Liga Inggris
Hasil Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo - Garuda Muda Gemilang di Uji Coba Perdana

Hasil Timnas U23 Indonesia Vs Tira Persikabo - Garuda Muda Gemilang di Uji Coba Perdana

Liga Indonesia
Bertahan di Persib, Erwin Ramdani Siap Kerja Lebih Keras demi Menit Bermain

Bertahan di Persib, Erwin Ramdani Siap Kerja Lebih Keras demi Menit Bermain

Liga Indonesia
Loris Capirossi: Valentino Rossi Sudah Lupa Berapa Umurnya Sekarang

Loris Capirossi: Valentino Rossi Sudah Lupa Berapa Umurnya Sekarang

Motogp
Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo, M Rafli Tambah Keunggulan Garuda Muda

Timnas U22 Indonesia Vs Tira Persikabo, M Rafli Tambah Keunggulan Garuda Muda

Sports
Banjir Kejadian Kontroversial, IFAB Perjelas Peraturan Handball

Banjir Kejadian Kontroversial, IFAB Perjelas Peraturan Handball

Sports
Olimpiade Tokyo, Alasan Atlet Tak Bisa Lagi Menunggu

Olimpiade Tokyo, Alasan Atlet Tak Bisa Lagi Menunggu

Sports
Gelandang Bayern Jelang Der Klassiker: Dortmund Selalu Jadi Lawan Terberat

Gelandang Bayern Jelang Der Klassiker: Dortmund Selalu Jadi Lawan Terberat

Bundesliga
komentar di artikel lainnya
Close Ads X