Profil Naomi Osaka: Lahir di Jepang dan Tumbuh di Amerika, Kini Ikuti Jejak Serena

Kompas.com - Diperbarui 25/10/2021, 19:09 WIB
Petenis putri Jepang, Naomi Osaka, berselebrasi setelah menang atas Madison Keys (AS) pada babak semfinal US Open 2018, Jumat (7/9/2018). DON EMMERT/AFPPetenis putri Jepang, Naomi Osaka, berselebrasi setelah menang atas Madison Keys (AS) pada babak semfinal US Open 2018, Jumat (7/9/2018).

"Saat saya melangkah ke lapangan, saya merasa seperti orang lain. Saya bukan seorang fans Serena. Saya hanya seorang pemain tenis yang bermain melawan petenis lain," kata Osaka.

"Namun, kemudian saat saya memeluk dia di net... saat saya memeluk dia di net, saya merasa seperti anak-anak lagi," lanjut Osaka sembari menangis.

Seperti namanya, gadis yang mengawali karier tenis profesional pada 2013 ini terlahir di Osaka, Jepang. Dia kemudian pindah ke Amerika Serikat bersama keluarganya saat berusia tiga tahun.

Di Amerika Serikat, Osaka mulai mengenal tenis. Dia menjadi penggemar berat Serena.
Saat duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar, Osaka mengerjakan sebuah tugas tentang Serena.

Baca juga: Raih Final Grand Slam Pertama, Naomi Osaka Tantang Serena Williams

"Saya mewarnainya dan semua (gambar Serena). Saya mengatakan, 'Saya akan menjadi seperti dia'," tutur Osaka mengenang masa kecilnya.

Osaka mengaku selalu merapalkan mantra Serena saat bertanding, termasuk ketika memenangi gelar turnamen WTA pertama di Indian Wells awal tahun ini.

"Terkadang, saat saya sedang berada dalam posisi penting, seperti saat melakukan servis, saya seperti, 'Apa yang akan dilakukan Serena?'," kata petenis yang kini tinggal di Florida ini.

"Dia adalah alasan utama kenapa saya mulai bermain tenis dan saya telah menonton dia di televisi berulang kali dan saya selalu mendukung dia," tambah Osaka.

Kini, mimpi Osaka telah terpenuhi. Dia tidak hanya berhadapan dengan Serena di lapangan tenis, tetapi bahkan berhasil mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia itu.

Berkat kemenangan di US Open 2018, Naomi Osaka menanjak ke peringkat ketujuh dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.