Kompas.com - 06/04/2017, 08:23 WIB
Sebagai kapten tim nasional Brasil, Lucio menjalani jumpa pers Copa America di Buenos Aires, 11 Juli 2011. PABLO PORCIUNCULA/AFPSebagai kapten tim nasional Brasil, Lucio menjalani jumpa pers Copa America di Buenos Aires, 11 Juli 2011.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Presiden Pusamania Borneo FC (PBFC) Nabil Husein Said Amin tidak tergiur dengan nama besar dan rekam jejak mentereng seorang marquee player.

Buktinya, manajemen tim asal Samarinda itu berani melewatkan kesempatan merekrut dua pemain Brasil, Lucio dan Brandao.

Lucio tercatat sempat membela Bayern Muenchen, Inter Milan, dan Juventus pada usia emasnya. Dia juga pernah didaulat sebagai kapten tim nasional (timnas) Brasil pada periode pertama kepelatihan Carlos Dunga.

Adapun Brandao tergolong sarat pengalaman di Eropa meski tidak pernah membela timnas. Dia sempat berkarier bersama Shakhtar Donetsk dan Olympique Marseille.

"Setelah berbagai pertimbangan, kami tidak mengambil Brandao. Begitu pula dengan Lucio karena kami sudah mengontrak Helder Lobato dan Kunihiro Yamashita untuk bek tengah," kata Nabil.

Baca: Empat Pemain Gratisan yang Bisa Jadi Marquee Player di Indonesia

Belum lama ini, sang patron kembali mendapatkan tawaran nama besar, yaitu Alessandro Mancini. Pemilik nama terakhir sempat menjajal karier dengan AS Roma, Inter Milan, dan AC Milan.

Lagi-lagi, Nabil belum tergoda untuk meminang pemain sayap dengan catatan sembilan penampilan bersama timnas Brasil itu.

"Fabio, agennya Reinaldo (PSM Makassar), menawarkan Alessandro Mancini ke saya. Namun, saya harus sabar dan tidak boleh terburu-buru," ujar Nabil.

Baca: Lima Fakta Menarik dari Sosok Carlton Cole, Striker Anyar Persib Bandung

Faktor usia juga bisa melatari penolakan klub berjulukan Pesut Etam kepada tiga pemain asal Brasil itu. Sebab, usia masing-masing pemain sudah melampaui 35 tahun.

Padahal, Liga 1 hanya boleh mengizinkan setiap klub mengontrak marquee player berumur maksimal 35 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersingkir di Olimpiade Tokyo 2020, Zohri Bertekad Kejar Prestasi di Paris 2024

Tersingkir di Olimpiade Tokyo 2020, Zohri Bertekad Kejar Prestasi di Paris 2024

Sports
Bakal Ada Pembenahan Sistem Karantina Olimpiade Tokyo 2020

Bakal Ada Pembenahan Sistem Karantina Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Ini Sanksi Tinggalkan Perkampungan Atlet Olimpiade Tokyo 2020

Ini Sanksi Tinggalkan Perkampungan Atlet Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Tatap Piala Thomas, Ahsan/Hendra Belum Mau Pensiun Usai Olimpiade Tokyo

Tatap Piala Thomas, Ahsan/Hendra Belum Mau Pensiun Usai Olimpiade Tokyo

Badminton
Hasil Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo: Brasil-Spanyol Lolos, Meksiko Hajar Korsel 6-3

Hasil Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo: Brasil-Spanyol Lolos, Meksiko Hajar Korsel 6-3

Internasional
Macam-macam Teknik Menyundul Bola dalam Sepak Bola

Macam-macam Teknik Menyundul Bola dalam Sepak Bola

Sports
Hasil Kualifikasi F1 GP Hongaria 2021: Pole Position ke-101 Hamilton

Hasil Kualifikasi F1 GP Hongaria 2021: Pole Position ke-101 Hamilton

Sports
Flandy Limpele, Orang Indonesia yang Bawa Ganda Putra Malaysia Raih Medali Olimpiade

Flandy Limpele, Orang Indonesia yang Bawa Ganda Putra Malaysia Raih Medali Olimpiade

Sports
Ahsan/Hendra Minta Maaf Usai Tak Berhasil Raih Medali di Olimpiade Tokyo

Ahsan/Hendra Minta Maaf Usai Tak Berhasil Raih Medali di Olimpiade Tokyo

Badminton
Olimpiade Tokyo 2020, Ada Tambahan 21 Kasus Baru Covid-19

Olimpiade Tokyo 2020, Ada Tambahan 21 Kasus Baru Covid-19

Sports
Perlawanan Hebat Ahsan/Hendra Sempat Bikin Ganda Malaysia Tertekan

Perlawanan Hebat Ahsan/Hendra Sempat Bikin Ganda Malaysia Tertekan

Badminton
Bunga Matahari, Asa Kebangkitan dalam Suvenir Peraih Medali Olimpiade

Bunga Matahari, Asa Kebangkitan dalam Suvenir Peraih Medali Olimpiade

Sports
Berbekal Pengalaman di Olimpiade Tokyo, Vidya Rafika Bidik Paris 2024

Berbekal Pengalaman di Olimpiade Tokyo, Vidya Rafika Bidik Paris 2024

Sports
Hasil Final Badminton Olimpiade Tokyo: Lee Yang/Wang Chi-Lin Raih Emas dan Ukir Sejarah

Hasil Final Badminton Olimpiade Tokyo: Lee Yang/Wang Chi-Lin Raih Emas dan Ukir Sejarah

Badminton
Hasil Indonesia di Olimpiade Tokyo: 2 Wakil Badminton Lolos, Zohri Tersingkir

Hasil Indonesia di Olimpiade Tokyo: 2 Wakil Badminton Lolos, Zohri Tersingkir

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X