Empat Pemain Gratisan yang Bisa Jadi "Marquee Player" di Indonesia

Kompas.com - 23/03/2017, 07:39 WIB
Kevin Grosskreutz (kiri) dan Roman Weidenfeller merayakan kesuksesan tim nasional (timnas) Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 di Berlin, 15 Juli 2014. MARKUS GILLIAR/POOL/AFPKevin Grosskreutz (kiri) dan Roman Weidenfeller merayakan kesuksesan tim nasional (timnas) Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 di Berlin, 15 Juli 2014.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah memberlakukan aturan marquee player untuk kompetisi Liga 1.

Hal itu bertujuan untuk meningkatkan antusiasme penonton menyaksikan liga yang dimulai pada 15 April 2017 itu.

"Ini bagus karena pemain bola di Indonesia masih kurang," ujar Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi di Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Hanya, ada sejumlah batasan untuk kategori marquee player. Dijelaskan PSSI, pemain itu harus berumur di bawah 35 tahun, pernah bermain setidaknya di Piala Dunia atau pernah bermain di salah satu dari delapan liga elite internasional, dan bisa berasal dari negara mana saja.

Baca: Madura United Kontrak "Marque Player" yang Pernah di Premier League

Salah satu contohnya adalah Michael Essien yang dikontrak Persib Bandung. Gelandang berusia 33 tahun itu sempat membela tim nasional (timnas) Ghana pada Piala Dunia 2006.

Persib terbantu karena Essien berstatus tanpa klub, sehingga tidak perlu mengeluarkan uang untuk transfer.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inilah kesulitannya. Tidak mudah mencari pemain yang memenuhi kriteria seperti Essien, tetapi berstatus bebas transfer.

Untuk itu, Kompas.com coba merangkum sejumlah nama besar yang berstatus tanpa klub dan memenuhi syarat marquee player versi PSSI.

Sejumlah pemain besar seperti Didier Drogba, Dimitar Berbatov, dan Robbie Keane dicoret dari daftar karena berumur di atas 35 tahun.

Berikut ini adalah nama-namanya:

Kevin Grosskreutz

Nama Kevin Grosskreutz tidaklah asing untuk pecinta sepak bola Jerman. Dia pernah membela Borussia Dortmund dan timnas Jerman.

Pemain serbabisa berusia 28 tahun itu tidak cuma pernah terlibat Piala Dunia, tetapi menjuarai turnamen empat tahunan itu pada 2014.

Dia terdaftar dalam skuad Jerman asuhan Joachim Loew saat itu, meskipun tidak pernah diturunkan sama sekali selama turnamen.

Tidak mudah buat klub kontestan Liga 1 mendatangkan Grosskreutz. Menurut Transfermarkt, nilai pasarnya mencapai 1,25 juta euro (sekitar Rp 17,9 miliar) atau lebih besar 400.000 euro daripada Essien.

Baca: Ketika Didier Drogba dan Samuel Eto'o Bicarakan Persib Bandung...

Klub Liga 1 yang meminati Grosskreutz, tentu tidak perlu mengeluarkan uang sebesar itu karena sang pemain berstatus tanpa klub. Hanya, nilai pasar juga bisa menjadi bayangan besaran kontrak pemain nantinya.

Masalah lainnya, Grosskreutz belum tentu bersedia untuk kembali bermain sepak bola. Dia sempat terlibat sebuah perkelahian di Jerman hingga mendapatkan pemutusan kontrak dari Stuttgart pada Februari 2017.

Setelah itu, dia menyatakan, "Saya tidak ingin menjalani segala hal yang berhubungan dengan sepak bola saat ini."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Italia Disebut seperti Chelsea, Ada N’Golo Kante Versi Gli Azzurri

Italia Disebut seperti Chelsea, Ada N’Golo Kante Versi Gli Azzurri

Internasional
Hasil Brasil Vs Venezuela, Neymar Bawa Tim Samba Berpesta 3 Gol

Hasil Brasil Vs Venezuela, Neymar Bawa Tim Samba Berpesta 3 Gol

Internasional
5 Hal Menarik dari Laga Hujan Gol Belanda Vs Ukraina di Euro 2020

5 Hal Menarik dari Laga Hujan Gol Belanda Vs Ukraina di Euro 2020

Internasional
Inggris Menang Laga Perdana Euro, Atensi untuk Sterling-Kalvin Phillips

Inggris Menang Laga Perdana Euro, Atensi untuk Sterling-Kalvin Phillips

Internasional
Profil David Alaba, Pemain Serba Bisa Timnas Austria di Euro 2020

Profil David Alaba, Pemain Serba Bisa Timnas Austria di Euro 2020

Sports
Klasemen Grup C Euro 2020 - Bungkam Ukraina, Belanda Tempel Austria

Klasemen Grup C Euro 2020 - Bungkam Ukraina, Belanda Tempel Austria

Internasional
5 Fakta Kemenangan Inggris atas Kroasia, Liverpool dan Man United Ikut Terseret

5 Fakta Kemenangan Inggris atas Kroasia, Liverpool dan Man United Ikut Terseret

Internasional
Profil Denzel Dumfries, Bek Sayap Eksplosif Belanda yang Siap Bersinar di Euro 2020

Profil Denzel Dumfries, Bek Sayap Eksplosif Belanda yang Siap Bersinar di Euro 2020

Sports
Hasil Lengkap Euro 2020 - Belanda Menang Dramatis, Inggris Lepas Kutukan

Hasil Lengkap Euro 2020 - Belanda Menang Dramatis, Inggris Lepas Kutukan

Internasional
French Open 2021, Petenis Ceko Barbora Krejcikova Raih Gelar Ganda

French Open 2021, Petenis Ceko Barbora Krejcikova Raih Gelar Ganda

Sports
Hasil Belanda Vs Ukraina, Drama 5 Gol Warnai Kemenangan De Oranje

Hasil Belanda Vs Ukraina, Drama 5 Gol Warnai Kemenangan De Oranje

Internasional
Invitasi Nasional Angkat Berat Remaja Junior, DKI Jakarta Sabet 3 Medali

Invitasi Nasional Angkat Berat Remaja Junior, DKI Jakarta Sabet 3 Medali

Sports
Link Live Streaming Brasil Vs Venezuela, Duel Pembuka Copa America 2021

Link Live Streaming Brasil Vs Venezuela, Duel Pembuka Copa America 2021

Internasional
Belanda Vs Ukraina Babak Pertama, Dominasi De Oranje Belum Berbuah

Belanda Vs Ukraina Babak Pertama, Dominasi De Oranje Belum Berbuah

Internasional
Hasil Austria Vs Makedonia Utara, David Alaba dkk Amankan 3 Poin!

Hasil Austria Vs Makedonia Utara, David Alaba dkk Amankan 3 Poin!

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X