Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/09/2021, 10:44 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - PSM Makassar gagal memanfaatkan peluang mengemas poin penuh dari Arema FC yang bermain dengan 10 pemain sejak menit keempat.

Unggul dari jumlah pemain, Zulkifli Syukur dkk hanya mampu mengakhiri laga perdana pekan pertama Liga 1 2021dengan skor imbang 1-1.

Pelatih PSM Makassar, Milomir Seslija, mengakui hasil ini tidak lepas dari performa gemilang kiper anyar Singo Edan, Adilson Maringa.

Bahkan, dia tak sungkan menyebutnya sebagai man of the match pada laga tersebut.

Baca juga: PSM Vs Arema, Eduardo Almeida Tanggapi Kartu Merah Jayus Hariono

"Saya ucapkan selamat kepada Arema FC karena bisa selamat hanya dengan 10 orang pemain," ucap pelatih yang biasa disapa Milo itu.

"Kita bisa melihat bahwa man of the match pada laga ini adalah kiper mereka (Adilson Maringa). Semua terlihat jelas pada laga ini," katanya.

Pemain Arema FC Feby Eka berhasil melewati pemain PSM Makassar Erwin Gutawa pada pekan 1 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (5/9/2021) malam.SUCI RAHAYU/KOMPAS.com Pemain Arema FC Feby Eka berhasil melewati pemain PSM Makassar Erwin Gutawa pada pekan 1 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (5/9/2021) malam.
Pada laga ini, Adilson Maringa memang bersinar dengan berbagai penyelamatan yang dilakukan.

Tercatat, dia membuat empat penyelamatan krusial dengan teknik refleks dan teknis yang sangat bagus.

Salah satu yang cukup mencuri perhatian adalah aksi Maringa menggagalkan tendangan bebas keras Anco Jansen menggunakan kaki disebabkan tubuhnya sudah jatuh terlebih dahulu.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga 1, Persija dan PSM Kompak Raih Hasil Imbang

Selain itu, Milo mengatakan kartu merah yang didapatkan Jayus Hariono pada menit ke-3 membuat Arema bermain di luar prediksinya.

Tim asuhan Eduardo Almeida tersebut bermain lebih sabar dengan pertahanan yang lebih rapat.

Kombinasi permainan bertahan dan kualitas Maringa menjadi sebuah tembok tebal yang menghalangi pemain PSM menambah gol.

"Tidak mudah untuk menciptakan peluang melawan tim yang terorganisasi dengan baik, apalagi mereka punya penjaga gawang yang sangat luar biasa dengan penyelamatan-penyelamatan-nya," kata Milo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+