Kompas.com - 06/09/2021, 09:08 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Laga Arema FC melawan PSM Makassar diwarnai dengan kartu merah yang didapatkan gelandang Jayus Hariono.

Dia diusir pada menit ketiga karena dinyatakan bersalah mengangkat kaki terlalu tinggi hingga nyaris mengenai lutut Sutanto Tan saat berduel berebut bola.

Dalam sepak bola, tackle semacam itu dilarang karena berpotensi menimbulkan cedera fatal.

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida menghormati kepemimpinan wasit pada laga. Akan tetapi, dia merasa wasit terlalu cepat mengeluarkan kartu merah.

Baca juga: Hasil PSM Vs Arema - Lawan 10 Pemain, Juku Eja Gagal Raih Poin Penuh

Dia melihat tackle yang dilakukan adalah bentuk euforia Jayus Hariono terhadap pertandingan perdana, yang mungkin memang terlalu berlebihan.

Namun, dia tidak melihat ada niat buruk atau kesengajaan di sana sehingga wasit seharusnya bisa melihat itu.

"Saya tidak akan bicara mengenai kepemimpinan wasit, tetapi saya ingin bicara mengenai pemberian kartu merah. Saya menghormati keputusan wasit, tetapi kita semua tahu sepak bola Indonesia sudah vakum selama 1,5 tahun," ujar pelatih asal Portugal itu.

"Pemain punya antusiasme yang sangat tinggi dan mereka sangat serius bermain. Ya mungkin pemain memperagakan permainan yang berbahaya, tetapi saya pikir itu adalah ledakan semangat dan antusiasme mereka terhadap pertandingan, tidak ada niat buruk di dalamnya," ucapnya.

"Saya pikir kartu kuning lebih layak diberikan, tetapi saya tetap menghormati keputusan wasit," katanya.

Baca juga: Profil Adilson Maringa, Benteng Terakhir Arema FC Asal Brasil

Akibat kartu merah itu, Arema FC harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-4 sampai akhir pertandingan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.