Kompas.com - 03/08/2021, 19:20 WIB
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, dalam perayaan ulang tahun Persib Bandung ke-88 tahun di Graha Persib, Minggu (14/03/2021). Media Official Persib BandungKomisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, dalam perayaan ulang tahun Persib Bandung ke-88 tahun di Graha Persib, Minggu (14/03/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - PSSI memutuskan untuk menggulirkan kompetisi Liga 1 2021 pada 20 Agustus.

Keputusan tersebut diambil setelah federasi sepak bola Indonesia itu berkoordinasi dengan Kemenpora dan Mabes Polri.

Manajemen Persib Bandung menyambut baik kabar tersebut. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, bersyukur bila memang kompetisi bisa digelar dalam waktu dekat.

Lebih lanjut, Umuh berharap, pemerintah memberikan izin untuk digelarnya Liga 1 2021 pada 20 Agustus mendatang.

Baca juga: PSSI: Liga 1 2021-2022 Kick-off 20 Agustus

"Kami bersyukur, alhamdulillah, karena ini kabar yang sangat ditunggu oleh masyarakat," kata Umuh saat dihubungi wartawan, Selasa (3/8/2021).

"Mudah-mudahan pemerintah memberikan izin karena ini untuk hiburan masyarakat menengah ke bawah dan atas. Saya setuju mudah-mudahan (20 Agustus) ini kan tidak ditonton (langsung), jadi masyarakat ada hiburan di TV," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait pengumpulan pemain dan jadwal latihan bersama, Umuh belum bisa memastikannya.

Selain masih menunggu kepastian jadwal Liga 1 2021, menurut Umuh, hal itu adalah wewenang dari pelatih.

Namun, bila memang kompetisi jadi digelar pada 20 Agustus, Persib harus segera berkumpul dan menjalani sesi latihan bersama.

Umum memprediksi dalam dua atau tiga hari ke depan proses pengumpulan pemain akan berlangsung.

Baca juga: Dari Sepak Bola untuk Badminton, Persija dan Persib Ucapkan Selamat kepada Greysia/Apriyani

"Harus segera (berkumpul dan latihan), mungkin dua-tiga hari ini dipanggil," ungkap Umuh.

Saat ini, belum ada pernyataan dari tim pelatih mengenai jadwal pengumpulan pemain dan sesi latihan tim.

Klub berjulukan Maung Bandung itu sebelumnya sempat kesulitan untuk bisa menggelar sesi latihan tim lantaran terkena dampak aturan PPKM Darurat.

Persib tidak bisa menggelar sesi latihan tim karena selama masa PPKM seluruh fasilitas olahraga publik ditutup. Sebagai gantinya, para pemain hanya diwajibkan menjalani program latihan mandiri.

Akan tetapi, dengan adanya keputusan kompetisi bakal digelar pada 20 Agustus, Umuh berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan izin bagi Persib menggunakan Stadion GBLA untuk berlatih.

Baca juga: Persib dalam Situasi Dilematis Jika Kompetisi Digelar 20 Agustus

"Kalau latihan pasti di GBLA. Ya mudah-mudahan semua mengizinkan, kalau tidak diizinkan gimana mau latihan apa, yang lain pada latihan masa kami tidak. Insya Allah kami akan pendekatan," ucap Umuh.

Adapun mengenai kondisi pemain, secara keseluruhan Umuh belum mengetahui secara pasti. Namun, Umuh mengatakan, penundaan kompetisi untuk yang kesekian kalinya pasti berdampak pada motivasi dan moril pemain.

Umuh tetap berharap para pemain masih memiliki motivasi untuk terus berlatih. Apalagi dengan adanya pengumuman kompetisi akan digelar pada 20 Agustus, Umuh berharap hal itu bisa semakin meningkatkan moril pemain.

"Soal kondisi, kami pun tidak tahu karena mereka latihan masing-masing di rumah, semua juga sudah frustrasi dan semua juga sudah jenuh," ucap Umuh.

"Mereka pun latihan sendiri dan latihan bersama itu kan lain. Kalau latihan sendiri pemain masing-masing punya keinginan, ada yang serius ada yang tidak, kan bisa saja karena jenuh dan kesal," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.