Kompas.com - 06/06/2021, 14:40 WIB
Pemain Timnas U-22 Indonesia Egy Maulana Vikri (tengah) berebut bola dengan dua pemain Timnas Vietnam Huynh Tan Sinh (kiri) dan Do Hung Dung (kanan) dalam final sepak bola putra SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019). Timnas U-22 Indonesia meraih medali perak setelah kalah 0-3 dari Vietnam. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANPemain Timnas U-22 Indonesia Egy Maulana Vikri (tengah) berebut bola dengan dua pemain Timnas Vietnam Huynh Tan Sinh (kiri) dan Do Hung Dung (kanan) dalam final sepak bola putra SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019). Timnas U-22 Indonesia meraih medali perak setelah kalah 0-3 dari Vietnam.

"Selain itu, Park Hang-seo juga bisa mengandalkan umpan-umpan akurat Luong Xuan Truong dan kecepatan lari Nguyen Tien Linh."

2. Bek sayap "lupa" bertahan

Asnawi Mngkualam Bahar yang bermain sebagai full-back kanan timnas Indonesia tampil mobile pada laga melawan Thailand dan itu sering menciptakan ruang terbuka.

Di sisi sebaliknya, Pratama Arhan tidak seaktif Asnawi dalam menyerang, tetapi kemampuan bertahannya tidak terlalu bagus.

Hal ini, menurut Bong Da, bisa dimanfaatkan The Golden Stars untuk membombardir pertahanan tim Garuda dengan mengandalkan pemain-pemain bertipe pelari.

"Asnawi Mangkualam Bahar yang bermain sangat mobile, sering ikut menyerang. Banyak menyerang, pemain ini mengungkapkan celah di pertahanan," tulis Bong Da.

Baca juga: Waspada Ancaman Timnas Indonesia, Vietnam Gembleng 2 Aspek Krusial

"Vietnam dapat memanfaatkan kecepatan dan teknik Nguyen Van Toan dan Phan Van Dhuc untuk menyerang," Bong Da menambahkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Kurang konsentrasi pada awal pertandingan

Menurut Bong Da, pemain timnas Indonesia kurang konsestrasi pada menit-menit awal pertandingan di setiap babak, terutama pertahanan.

Itu terbukti dengan dua gol Thailand yang tercipta beberapa menit setelah kick-off. Lesakkan Narubadin Weerawatnodom bersarang di gawan Nadeo Argawinata ketika laga baru berjalan lima menit.

Sementara, gol kedua Gajah Perang yang dicetak Adisak Kraisorn tercipta lima menit selepas babak kedua dimulai.

Baca juga: Timnas Indonesia Tahan Imbang Thailand, Egy dan Witan Jadi Korban

"Vietnam bisa menang jika kelemahan ini dimanfaatkan dengan baik. Mereka perlu bermain rapat, menekan di menit pertama menunggu kesalahan lawan," tulis Bong Da.

"Jika sanggup mencuri gol pada awal laga, pasukan Park hang-seo akan jauh lebih nyaman untuk bermain." Bong Da menambahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Bongda
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Persib Vs PSS, Kickoff 18.15 WIB

Link Live Streaming Persib Vs PSS, Kickoff 18.15 WIB

Liga Indonesia
Persib Vs PSS, Tekad Bek Maung Bandung Jaga Momentum Positif

Persib Vs PSS, Tekad Bek Maung Bandung Jaga Momentum Positif

Liga Indonesia
Link Live Streaming Denmark Open, Fajar/Rian Buka Perjuangan Indonesia di 8 Besar

Link Live Streaming Denmark Open, Fajar/Rian Buka Perjuangan Indonesia di 8 Besar

Liga Indonesia
Hasil FP1 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Tercepat di Trek Basah, Quartararo Ke-18

Hasil FP1 MotoGP Emilia Romagna: Zarco Tercepat di Trek Basah, Quartararo Ke-18

Motogp
Ivan Carlos Akui Golnya Offside, Iwan Setiawan Dukung Evaluasi Wasit

Ivan Carlos Akui Golnya Offside, Iwan Setiawan Dukung Evaluasi Wasit

Liga Indonesia
Kritik Kualitas Wasit, Aji Santoso: Sudah Saatnya Gunakan VAR

Kritik Kualitas Wasit, Aji Santoso: Sudah Saatnya Gunakan VAR

Liga Indonesia
Profil Sirkuit Misano, Tempat Balapan Terakhir Rossi di Italia

Profil Sirkuit Misano, Tempat Balapan Terakhir Rossi di Italia

Sports
Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional Resmi Dibuka

Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional Resmi Dibuka

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Nepal: Beckham Ungkap Harapan, Menang Bukan Satu-satunya Tujuan

Timnas U23 Indonesia Vs Nepal: Beckham Ungkap Harapan, Menang Bukan Satu-satunya Tujuan

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool, Salah Bisa Jadikan Old Trafford 'Taman Bermain'

Man United Vs Liverpool, Salah Bisa Jadikan Old Trafford "Taman Bermain"

Liga Inggris
Dua Peraih Medali Emas Angkat Besi PON XX Papua 2021 Wakili Indonesia ke Uzbekistan

Dua Peraih Medali Emas Angkat Besi PON XX Papua 2021 Wakili Indonesia ke Uzbekistan

Sports
Bagaimana jika Timnas Indonesia Tak Bisa Kibarkan Merah Putih?

Bagaimana jika Timnas Indonesia Tak Bisa Kibarkan Merah Putih?

Liga Indonesia
Update PUBG Mobile, Royale Pass Month 4 Bertema Temporal Warrior

Update PUBG Mobile, Royale Pass Month 4 Bertema Temporal Warrior

Liga Indonesia
Man United Vs Liverpool - Sudah 12 Kali Bertemu, Masih Pantas Berharap pada Ronaldo?

Man United Vs Liverpool - Sudah 12 Kali Bertemu, Masih Pantas Berharap pada Ronaldo?

Liga Inggris
Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Nepal - Shin Tae-yong Rotasi, Winger Moncer di Malaysia Main?

Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Nepal - Shin Tae-yong Rotasi, Winger Moncer di Malaysia Main?

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.