Diisukan Jadi Calon Pelatih Baru Arema FC, Gomes de Oliveira Angkat Bicara

Kompas.com - 26/02/2021, 07:02 WIB
Pelatih Kalteng Putra di Liga 1 2019, Gomes de Oliveira. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPelatih Kalteng Putra di Liga 1 2019, Gomes de Oliveira.

SURABAYA, KOMPAS.com - Nama Gomes de Oliveira belakangan muncul meramaikan bursa pelatih baru Arema FC.

Karakter dan pengalaman melatihnya digadang-gadang cocok dengan bocoran sosok pelatih baru dari manajemen Arema FC. 

Keselarasan pun semakin kuat karena dia dikenal memiliki filosofi sepak bola menyerang lugas.

Hal ini sesuai dengan niat manajemen untuk menghidupkan kembali gaya sepak bola Malangan Singo Edan yang keras, lugas, dan tanpa kompromi.

Menanggapi kabar tersebut, Gomes de Oliveira memutuskan untuk tidak berkomentar. 

Baca juga: Musim Ini Arema FC Kembali dengan Corak Malang yang Kental

Spekulasi yang beredar di publik juga masih dalam batas wajar, sehingga dia merasa tidak perlu memberikan klarifikasi.

“Ya, biarkan saja dulu. Yang pasti kalau ada kabar resmi pasti ada konfirmasi dari saya,” kata pelatih berusia 51 tahun kepada KOMPAS.com.

Satu hal jelas, Gomes de Oliveira mengutarakan Arema FC sebagai tim besar dan dia pun tidak menampik ingin menukangi tim kebanggaan Aremania tersebut.

Apalagi, petualangannya bersama PSMS Medan harus berhenti lebih cepat karena pandemi virus corona.

Saat ini, dia memutuskan untuk memantau situasi dari kediamannya di Surabaya sembari sesekali memenuhi panggilan kegiatan-kegiatan kepelatihan.

Baca juga: Dikaitkan dengan Arema FC, Eduardo Almeida Buka Suara

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X