Kisah 11 Tahun Dadang Hidayat bersama Persib, Lepas dari Bayang-bayang Degradasi

Kompas.com - 21/12/2020, 19:00 WIB
Mantan kapten Persib Bandung, Dadang Hidayat, saat tampil dalam laga persahabatan legenda Persib di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAMantan kapten Persib Bandung, Dadang Hidayat, saat tampil dalam laga persahabatan legenda Persib di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

"Seperti ada Kang Robby di sana. Jadi, saya juga sebenarnya terinspirasi dengan Kang Robby. Ya, kalau saya hanya bisa masuk ke line up saja. Kalau main susah," katanya, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Di Persib, ada semacam kecenderungan atau tradisi yang biasa dilakukan oleh para pemain mudanya agar bisa mendapatkan tempat di tim utama, yakni pindah dulu ke tim lain untuk mencari pengalaman, dan ketika sudah matang, kembali ke Persib untuk mendapatkan tempat di tim utama.

Akan tetapi, Dahi memilih untuk tidak melakukan hal tersebut. Dia memutuskan tetap bertahan di Persib, meski jarang mendapatkan kesempatan main. Selama lima musim kiprah awalnya bersama Persib, Dahi lebih sering menjadi penghias bangku cadangan.

Dahi tidak masalah dengan hal tersebut, dia mencoba bersabar, sambil terus mengembangkan kemampuannya dengan belajar kepada para seniornya di Persib. Selain Robby Darwis, Dahi banyak belajar dengan Sutiono Lamso, yang merupakan seorang penyerang.

Baca juga: Mantan Kapten Persib Tanggapi Keputusan Febri Tolak Tawaran Tim Thailand

"Paling intens memang belajar dengan Mas Suti (Sutiono Lamso) karena kalau penyerang dia lebih tahu kelemahan pemain belakang. Namun, pemain lain seperti Kang Roy Darwis, Dede Iskandar juga sering kasih masukan. Kalau saya, siapa pun yang memberi masukan, pasti saya terima," kata Dahi.

Muncul saat prestasi Persib tengah menurun

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lima tahun bersabar, kesempatan main secara reguler di tim utama akhirnya didapatkan Dahi pada Liga Indonesia V 1998-1999. Saat itu, terjadi pergantian tampuk kepelatihan Persib dari Suryamin ke Indra Thohir. Saat itu, Persib juga harus merelakan hengkangnya Robby Darwis ke Persikab Kabupaten Bandung.

Indra Thohir yang tahu potensi Dahi pun tanpa berpikir dua kali langsung menunjuk Dahi untuk menggantikan posisi Robby. Tidak hanya itu, Indra Thohir juga memercayakan Dahi menjadi kapten kesebelasan.

Sayangnya, ketika nama Dahi mulai muncul ke permukaan, prestasi Persib tengah menurun. Dahi tidak menampik, salah satu penyebab mundurnya prestasi Persib selepas meraih gelar juara Liga Indonesia 1994-1995 dikarenakan proses regenerasi yang tidak berjalan mulus.

Di era Dahi, keterpurukan Persib mencapai titik nadir. Maung Bandung bahkan sampai nyaris terdegradasi. Kejadian kelam itu terjadi pada 2003, ketika Persib mulai membuka diri untuk menggunakan jasa pemain asing.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisi Terkini Timnas U23 Indonesia Jelang Laga Kontra Nepal

Kondisi Terkini Timnas U23 Indonesia Jelang Laga Kontra Nepal

Liga Indonesia
Hasil Denmark Open: Lolos Cobaan 16 Besar, Jojo Tantang Kento Momota di Perempat Final

Hasil Denmark Open: Lolos Cobaan 16 Besar, Jojo Tantang Kento Momota di Perempat Final

Badminton
Belum Pernah Menang di Latihan, Fikri/Bagas Tak Sangka Bisa Kalahkan Marcus/Kevin

Belum Pernah Menang di Latihan, Fikri/Bagas Tak Sangka Bisa Kalahkan Marcus/Kevin

Badminton
Jadwal Big Match Akhir Pekan Ini, Panggung bagi Nomine Ballon d'Or 2021

Jadwal Big Match Akhir Pekan Ini, Panggung bagi Nomine Ballon d'Or 2021

Sports
Hasil Denmark Open 2021: Langkah Pramudya/Yeremia Terhenti di 16 Besar

Hasil Denmark Open 2021: Langkah Pramudya/Yeremia Terhenti di 16 Besar

Sports
Hasil Denmark Open: Bekuk Wakil Malaysia, Praveen/Melati Jumpa China di 8 Besar

Hasil Denmark Open: Bekuk Wakil Malaysia, Praveen/Melati Jumpa China di 8 Besar

Badminton
Persib Vs PSS, Janji Kim Jeffrey Saat Lawan Maung Bandung

Persib Vs PSS, Janji Kim Jeffrey Saat Lawan Maung Bandung

Liga Indonesia
Profil Nita Violina Marwah/Putri Syaikah, Ganda Putri Indonesia yang Debut di Turnamen Super 1000

Profil Nita Violina Marwah/Putri Syaikah, Ganda Putri Indonesia yang Debut di Turnamen Super 1000

Sports
Di Dubai, Cristiano Ronaldo 'Saltum'

Di Dubai, Cristiano Ronaldo "Saltum"

Liga Inggris
Klasemen Liga 1: PSIS Semarang ke Puncak, Gusur Bhayangkara FC

Klasemen Liga 1: PSIS Semarang ke Puncak, Gusur Bhayangkara FC

Liga Indonesia
Hasil Denmark Open: Marcus/Kevin Tumbang di Derbi Merah Putih, Fikri/Bagas ke 8 Besar

Hasil Denmark Open: Marcus/Kevin Tumbang di Derbi Merah Putih, Fikri/Bagas ke 8 Besar

Badminton
Macam-macam Kecepatan

Macam-macam Kecepatan

Sports
Daftar 20 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Liga Champions

Daftar 20 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Liga Champions

Sports
Persib Vs PSS, Tantangan Super Elja Pertahankan Tren Positif

Persib Vs PSS, Tantangan Super Elja Pertahankan Tren Positif

Liga Indonesia
Kirim Surat ke PSSI, Arema FC Tuntut Pelaku Ikut Minta Maaf kepada Bonek dan Persebaya

Kirim Surat ke PSSI, Arema FC Tuntut Pelaku Ikut Minta Maaf kepada Bonek dan Persebaya

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.