Robert Alberts Setia bersama Persib Bukan karena Uang

Kompas.com - 16/10/2020, 20:40 WIB
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono (kiri), dan pelatih Persib, Robert Rene Alberts (kanan), bersama maskot Persib. Persib mengkampanyekan #DukungDariRumah agar para Bobotoh tetap mengedepakan kesehatan saat mendukung tim kesayangan mereka. Dok. Persib BandungDirektur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono (kiri), dan pelatih Persib, Robert Rene Alberts (kanan), bersama maskot Persib. Persib mengkampanyekan #DukungDariRumah agar para Bobotoh tetap mengedepakan kesehatan saat mendukung tim kesayangan mereka.

BANDUNG, KOMPAS.com - Robert Rene Alberts memilih bertahan di Persib Bandung, meski lanjutan Liga 1 2020 belum juga menemui titik terang.

Padahal, bila melihat situasi yang terjadi di sepak bola Indonesia saat ini, Alberts bisa saja hengkang dari Persib.

Terlebih, Alberts memiliki reputasi baik di sepak bola Asia Tenggara karena pengalaman dan prestasinya.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu pun mengakui, banyak mendapatkan tawaran dari klub luar negeri.

Tawaran tersebut tersebut berasal dari Malaysia, Thailand, Vietnam, hingga Singapura.

Baca juga: Gelandang Persib Pasrah Soal Kelanjutan Liga 1 2020

Akan tetapi, Alberts memilih setia bersama Persib.

Alberts menegaskan, tidak tertarik dengan tawaran klub-klub tersebut, meski klub tersebut sudah mengajukan penawaran langsung kepada dirinya.

"Ya saya punya. Saya mendapat banyak tawaran. Jujur, ada beberapa tawaran dari luar Indonesia yang datang, tetapi saya tidak tertarik," ucap Alberts kepada wartawan, Jumat (16/10/2020).

"Banyak klub dari Malaysia, Thailand, Vietnam. Saya juga mendapat tawaran dari Singapura. Jadi ada penawaran langsung yang diberikan pada saya," tutur dia.

Alasan Alberts bertahan di Persib bukan karena uang.

Mantan pemain AFC Ajax itu mengatakan gaji dan kontrak yang ditawarkan oleh klub-klub tersebut nilainya jauh lebih tinggi dari yang didapatkannya di Persib.

Akan tetapi, sekali lagi, Alberts menegaskan dirinya tidak tertarik dengan tawaran tersebut.

"Karena saya sudah melakukan diskusi dengan manajemen, dengan Glenn Sugita (Dirut PT PBB) dan Teddy Tjahyono (Direktur Operasional PT PBB), kami bertemu di Jakarta dan bicara sangat serius tentang masa depan Persib," ucap Alberts.

"Saya pikir tidak banyak tim yang lebih baik dari Persib di regional ini dan saya senang berada di sini, meskipun gaji dan uang yang saya terima lebih sedikit," tutur dia.

Alberts memilih setia bersama Persib, karena visi dan misi dari klub berjulukan Maung Bandung itu.

Manajemen Persib memiliki ambisi untuk menjadikan klub yang terbentuk sejak tahun 1933 itu menjadi tim yang berprestasi dan disegani di sepak bola Indonesia dan Asia.

Mantan pelatih PSM Makassar itu sangat tertarik dengan visi dan misi dari manajemen Persib.

Alberts menegaskan, dirinya ingin terlibat langsung dalam mega proyek tersebut.

Baca juga: Pelatih Persib Tak Masalah Kompetisi Dilanjutkan dengan Format Berbeda

 

Alberts menilai, bila berhasil merealisasikan target tersebut, tentu itu akan menjadi pencapaian terbaik selama karier kepelatihannya.

"Yang lebih penting adalah kepercayaan dalam bekerja bersama, rasa saling percaya satu sama lain dan juga visi dalam membuat Persib Bandung menjadi tim yang terbaik bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Asia Tenggara hingga Asia secara keseluruhan, di Liga Champions Asia, pada masa yang akan datang," tutur Alberts.

"Uang bukanlah segalanya. Jadi, bagi saya adalah menjadi sebuah kebanggaan bisa menjadi pelatih di Bandung, kepercayaan penuh diberikan dan budaya maupun masyarakat di Bandung juga membuat saya senang bisa tinggal di sini "



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X