Arema FC Setuju dengan Usulan Persik Kediri Soal Relaksasi Pajak

Kompas.com - 06/06/2020, 16:30 WIB
Manajer Arema FC, Ruddy Widodo. KOMPAS.com/Suci RahayuManajer Arema FC, Ruddy Widodo.

MALANG, KOMPAS.comArema FC sepakat dengan usulan Persik Kediri perihal relaksasi pajak jika kompetisi Liga 1 2020 kembali bergulir pada September mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh General Manager (GM) Arema FC, Ruddy Widodo yang menyampaikan bahwa pandemi virus corona berdampak pada kondisi perekonomian klub.

Ruddy Widodo menyebut perlunya ada recovery pascapandemi virus corona berupa relaksasi pajak.

“Kami pikir, ide Persik sangat bagus. Mereka meminta agar PSSI membantu pengajuan relaksasi pajak,” kata pria asal Madiun tersebut.

Baca juga: Arema FC Sepakat Liga 1 2020 Dimulai Lagi Bulan September

Relaksasi pajak dapat mencakup beberapa aspek yang bersinggungan dengan aktivitas klub. seperti beban pajak penghasilan bagi pemain hingga pajak hiburan yang ditanggung oleh klub.

Hal ini karena pemasukan klub paling besar dari sektor ticketing penonton.

“Kalau pemain lokal, pajak ditanggung masing-masing. Berbeda dengan pemain asing yang ditanggung klub, karena pajak di negaranya sudah tinggi,” ucap pria berkacamata itu.

“Relaksasi pajak ini juga bisa sejalan dengan program presiden yang menargetkan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Melalui sepak bola pun, hal itu bisa terjadi dan perlu kebijakan yang juga tidak memberatkan,” imbuhnya.

Baca juga: Dua Pemain Arema FC Dinyatakan Reaktif Usai Rapid Test

Ruddy mengaku beryukur apabila Arema FC sebagai korporasi mendapat keringanan perihal masalah relaksasi pajak tersebut.

“Ya, syukur-syukur bisa dikurangi sekian persen atau bahkan nol persen untuk berapa bulan. Teknisnya bagaimana, nanti bisa disampaikan federasi ke Kementerian Keuangan yang lebih tahu," pungkasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X