Pesepak Bola Malaysia Tak Setuju Wacana Pemotongan Gaji Akibat Virus Corona

Kompas.com - 29/03/2020, 08:20 WIB
Pertandingan lanjutan Liga Premier Malaysia antara Sarawak dan Felcra FC, Sabtu (10/2/2018).

Dok. Felcra FCPertandingan lanjutan Liga Premier Malaysia antara Sarawak dan Felcra FC, Sabtu (10/2/2018).

KOMPAS.com - Persatuan Pesepak bola Profesional Malaysia (PFAM) tidak setuju dengan wacana pemotongan gaji pemain karena Liga Malaysia ditunda akibat virus corona.

Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) dan operator Liga Malaysia (MFL) sebelumnya meminta klub untuk berdiskusi dengan pemain secara terbuka terkait gaji selama masa penangguhan kompetisi.

Menanggapi pernyataan FAM dan MFL tersebut, PFAM menilai kontrak pemain tetap harus dihormati dan dipatuhi termasuk soal pembayaran gaji bagaimana pun keadaannya saat ini.

Baca juga: Barcelona Akan Tetap Memangkas Gaji meski Sebagian Pemain Belum Setuju

"Isu pemotingan gaji maupun penundaan gaji (jika ada) tidak seharusnya dibicarakan saat ini," kata PFAM.

"Ini sangat tidak adil menjadikan pemain sebagai korban untuk mengatur keuangan klub," demikian kata PFAM yang dikutip BolaSport dari Berita Harian.

Menurutnya, pesepak bola Malaysia akan bersedih jika pemotongan gaji itu terjadi.

Sebab, PFAM menilai pesepak bola Malaysia sudah berjuang dan melakukan pekerjaan dengan baik di lapangan demi klub dan membuat mereka dalam risiko cedera.

"Kami mematuhi arahan dan kewajiban kontrak, tetapi ketika kita dihadapkan dengan ancaman seperti ini, ada tim yang melihat kami sebagai permasalahan keuangan klub," tulis PFAM.

Sebelumnya beberapa klub di Malaysia seperti Kelantan FA dan Penang FA dilaporkan ingin mengadakan pembicaraan dengan pemain untuk melakukan pemotongan gaji jika kompetisi harus ditangguhkan dalam waktu yang lama.

Baca juga: Soal Pemotongan Gaji, Kiper Serie B: Tidak Semua Pesepak Bola Seperti Ronaldo

"Beberapa pemain harus menghabiskan uang lebih banyak untuk keluarga. Beberapa pemain juga memiliki penghasilan rendah dan tentu banyak hal pribadi lainnya," tulis PFAM.

"Belum lagi tentang para pemain yang tidak akan dibayar gajinya sebelum penundaan kompetisi berakhir."

"Seperti yang kita tahu semua, tim-tim yang ingin memotong gaji pemain adalah tim yang sebelumnya memiliki permasalahan yang sama," kata PFAM mengakhiri.

Sementara itu, dihimpun dari worldometer pada Sabtu (28/3/2020) malam WIB, Malaysia mencatat 2.320 kasus dengan 27 kematian dan 320 dinyatakan telah pulih. (Mochamad Hary Prasetya)



Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inter Milan Terancam Kehilangan Alexis Sanchez pada Semifinal Liga Europa

Inter Milan Terancam Kehilangan Alexis Sanchez pada Semifinal Liga Europa

Sports
Presiden UFC Beri Lampu Hijau, Duel Ulang McGregor Vs Mayweather Segera Terwujud?

Presiden UFC Beri Lampu Hijau, Duel Ulang McGregor Vs Mayweather Segera Terwujud?

Sports
Diisukan Jadi Pelatih Persik, Budi Sudarsono Beri Tanggapan

Diisukan Jadi Pelatih Persik, Budi Sudarsono Beri Tanggapan

Liga Indonesia
Barcelona Vs Bayern, 7 Pemain yang Pernah Berkostum untuk Kedua Tim

Barcelona Vs Bayern, 7 Pemain yang Pernah Berkostum untuk Kedua Tim

Liga Champions
Mantan Pemain Persib, Atep, Maju di Bursa Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung

Mantan Pemain Persib, Atep, Maju di Bursa Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung

Liga Indonesia
Jelang Atalanta Vs PSG, Ini Pemain yang Paling Diwaspadai Thomas Tuchel

Jelang Atalanta Vs PSG, Ini Pemain yang Paling Diwaspadai Thomas Tuchel

Sports
Pelaku Ilegal Streaming Hukuman 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 750 Juta

Pelaku Ilegal Streaming Hukuman 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 750 Juta

Liga Indonesia
Kalah dari Man United, Kapten Copenhagen Tetap Berterima Kasih kepada Solskjaer

Kalah dari Man United, Kapten Copenhagen Tetap Berterima Kasih kepada Solskjaer

Sports
LIB Gelar Rapat Virtual dengan Klub Bahas Persiapan Liga 2, Begini Respons Dua Klub

LIB Gelar Rapat Virtual dengan Klub Bahas Persiapan Liga 2, Begini Respons Dua Klub

Liga Indonesia
Komentar Valentino Rossi soal GP Portugal Jadi Seri Penutup MotoGP 2020

Komentar Valentino Rossi soal GP Portugal Jadi Seri Penutup MotoGP 2020

Motogp
Alasan Robert Alberts Bertahan di Persib meski Gaji Dipangkas 50 Persen

Alasan Robert Alberts Bertahan di Persib meski Gaji Dipangkas 50 Persen

Liga Indonesia
Bek Persib Menyayangkan Penghapusan Degradasi di Kompetisi

Bek Persib Menyayangkan Penghapusan Degradasi di Kompetisi

Liga Indonesia
Resmi, Edson Tavares Mundur dari Kursi Pelatih Borneo FC

Resmi, Edson Tavares Mundur dari Kursi Pelatih Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Rancang Strategi Hadapi Jadwal Padat Kompetisi

Persib Rancang Strategi Hadapi Jadwal Padat Kompetisi

Liga Indonesia
Satu Hal yang Disesali Yamaha dari Penampilan Valentino Rossi di MotoGP Ceko

Satu Hal yang Disesali Yamaha dari Penampilan Valentino Rossi di MotoGP Ceko

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads X