Virus Corona Pengaruhi Persiapan Liverpool Jelang Hadapi Atletico Madrid

Kompas.com - 29/03/2020, 06:20 WIB
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, seusai timnya menang melawan Watford di Stadion Anfield, Sabtu (14/12/2019). AFP/PAUL ELLISPelatih Liverpool, Juergen Klopp, seusai timnya menang melawan Watford di Stadion Anfield, Sabtu (14/12/2019).

KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mengatakan wabah virus corona mempengaruhinya dalam mempersiapkan timnya melawan Atletico Madrid pada leg kedua Liga Champions.

Liverpool melawan Atletico Madrid pada leg kedua Liga Champions di Stadion Anfield, Kamis (12/3/2020), dengan hasil akhir 2-3.

Hasil tersebut kemudian membuat Liverpool tersingkir dari Liga Champions karena kalah agregat 2-4.

Juergen Klopp mengakui ketidakmampuannya menangani situasi akibat pandemi virus corona yang saat itu mulai meluas di Eropa dan Inggris.

Baca juga: Laga Liverpool Vs Atletico Madrid Turut Sebar Covid-19 di Inggris

Melansir Goal, pertandingan leg kedua Liga Champions antara Liverpool dan Atletico Madrid menjadi laga besar terakhir di Inggris, sebelum beberapa hari setelahnya semua kompetisi ditangguhkan akibat pandemi virus corona.

Klopp mengatakan kekhawatirannya akan Covid-19 mempengaruhi pola pikirnya menjelang pertandingan leg kedua yang sulit setelah kekalahan pada leg pertama di Madrid.

Pelatih asal Jerman itu menceritakan rasanya mempersiapkan tim untuk berlaga di tengah virus corona yang mulai meluas.

"Dua pekan yang lalu, tapi rasanya sudah lama sekali kami bermain melawan Atletico," kata Juergen Klopp.

"Saya ingat bahwa kita semua tahu tentang virus corona yang meluas di seluruh dunia, tapi kami masih ada di stadion dan sampai saat itu benar-benar tidak memikirkan tentang hal lain selain pertandingan."

"Kami menang lawan Bournemouth hari Sabtu (7/3/2020) dan Man City kalah pada hari Minggu. Jadi informasi yang kami dapatkan katanya kami butuh dua kemenangan lagi."

"Akan tetapi, saya bangun pada Senin (9/3/2020) pagi dan mendengar situasi di Madrid bahwa mereka menutup sekolah dan universitas mulai hari Rabu. Jadi terasa aneh melakukan persiapan pertandingan saat itu," tutur dia.

Baca juga: Video Petugas Kesehatan Bernyanyi YNWA Buat Juergen Klopp Menangis

Klopp pun mengaku saat itu merupakan saat-saat tersulitnya karena harus berlatih dan bertanding di tengah kekhawatiran akan penyebaran virus corona.

"Saya biasanya tidak pernah merasa kesulitan dengan hal-hal di sekitar saya," ujar pelatih berusia 52 tahun itu.

"Saya bisa membuat penghalang agar hal-hal tersebut tidak membuat saya merasa terganggu saat mempersiapkan pertandingan, tapi saat itu sangat sulit untuk saya," ucap Klopp mengakhiri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Goal
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X