Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Betah di PSG, Icardi Ragu Akan Kembali ke Inter Milan

Kompas.com - 05/11/2019, 11:21 WIB
M. Hafidz Imaduddin,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

PARIS, KOMPAS.com - Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Mauro Icardi, mengaku ragu akan kembali ke Inter Milan musim depan.

Icardi didatangkan PSG dari Inter Milan awal musim ini dengan status pemain pinjaman hingga akhir Juni 2020.

Jika puas dengan performa Icardi, PSG bisa mempermanenkan statusnya dengan membayar 70 juta euro atau sekitar Rp 1,08 triliun awal musim depan.

Terkait dengan masa depannya, Icardi mengaku bahagia di PSG dan berharap bisa bertahan di raksasa Liga Perancis itu.

"Masa depan di PSG? Saya masih harus terus membuktikan diri di lapangan. Banyak pertimbangan jika harus berbicara soal masa depan," kata Icardi dikutip dari situs web Calciomercato.

"Bermain di PSG benar-benar bagus untuk saya. Saya akan melakukan apa pun agar bisa tetap bermain di sini," ujar pemain asal Argentina ini menambahkan.

Baca juga: Cavani Ogah Perpanjang Kontrak, PSG Bisa Permanenkan Mauro Icardi

Setelah sempat mengalami cedera pada awal musim ini, Icardi baru menunjukkan tajinya pada bulan Oktober.

Icardi sukses mencetak tujuh gol dari lima pertandingan dalam semua kompetisi selama bulan Oktober.

Peningkatan performa ini membuat Icardi yakin PSG akan mempermanenkan statusnya musim depan.

"Bulan Oktober sangat positif untuk saya. Ini baru awal dan musim masih sangat panjang. Saya harus tetap konsiten tampil seperti ini. Saya sangat fokus bersama PSG," ujar Icardi menambahkan.

Dalam kondisi tim saat ini, nampaknya Icardi tidak akan kembali ke Inter Milan musim depan.

Inter Milan saat ini sudah memiliki Romelu Lukaku yang didatangkan dari Manchester United. Penampilan Lukaku di bawah asuhan Antonio Conte terlihat sangat menjanjikan.

Penyerang asal Belgia itu menjadi idola baru Interisti, sebutan untuk suporter Inter, setelah mampu mencetak sembilan gol dari 11 laga di semua kompetisi.

Baca juga: Kylian Mbappe Disarankan untuk Segera Pergi dari PSG

Di sisi lain, kenangan buruk musim lalu membuat Icardi sepertinya akan berpikir dua kali untuk kembali ke Inter Milan.

Seperti diketahui, Icardi sempat dicampakkan Inter Milan. Dia tidak dimainkan hampir enam pertandingan beruntun di Liga Italia.

Kejadian itu diawali dengan dicopotnya ban kapten dari lengan Icardi pada bulan Februari 2019.

Pelatih Inter Milan musim lalu, Luciano Spalletti, mengaku terpaksa mencopot ban kapten dari Icardi demi keutuhan tim.

Keputusan Spalletti saat itu begitu mengejutkan karena Icardi sudah mengemban jabatan kapten sejak musim 2015-2016.

Konflik antarpemain hingga peran istri, Wanda Narra, yang juga menjadi agen Icardi disebut-sebut menjadi biang keladi kekisruhan tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Keriuhan Media Sosial Saat Timnas U23 Indonesia Singkirkan Korsel

Keriuhan Media Sosial Saat Timnas U23 Indonesia Singkirkan Korsel

Liga Indonesia
Hasil Rans Nusantara vs Persija 0-1: Gustavo Pahlawan Macan Kemayoran

Hasil Rans Nusantara vs Persija 0-1: Gustavo Pahlawan Macan Kemayoran

Liga Indonesia
Borneo FC Alami 3 Kekalahan Beruntun, Pieter Huistra Tidak Cari Kambing Hitam

Borneo FC Alami 3 Kekalahan Beruntun, Pieter Huistra Tidak Cari Kambing Hitam

Liga Indonesia
Rekor Dunia Cricket Pecah di Seri Bali Bush Internasional

Rekor Dunia Cricket Pecah di Seri Bali Bush Internasional

Sports
Thomas & Uber Cup 2024, Tim Indonesia Siap Tempur!

Thomas & Uber Cup 2024, Tim Indonesia Siap Tempur!

Badminton
Sepak Bola Indonesia Sedang Naik Daun

Sepak Bola Indonesia Sedang Naik Daun

Liga Indonesia
5 Fakta Statistik Timnas U23 Indonesia Vs Korea Selatan

5 Fakta Statistik Timnas U23 Indonesia Vs Korea Selatan

Timnas Indonesia
Yonhap Kritik Keras Timnas U23 Korsel: Lemah Bertahan dan Tidak Disiplin!

Yonhap Kritik Keras Timnas U23 Korsel: Lemah Bertahan dan Tidak Disiplin!

Timnas Indonesia
Korsel Takluk dari Indonesia, Arhan Hibur Rekan Setimnya di Suwon FC

Korsel Takluk dari Indonesia, Arhan Hibur Rekan Setimnya di Suwon FC

Timnas Indonesia
4 Fakta Indonesia Vs Korsel: Pulangkan Negara Asal, Ambisi STY Tercapai

4 Fakta Indonesia Vs Korsel: Pulangkan Negara Asal, Ambisi STY Tercapai

Timnas Indonesia
Timnas U23, Lelaki Muda Kokoh dan Jalur Langit

Timnas U23, Lelaki Muda Kokoh dan Jalur Langit

Internasional
Indonesia ke Semifinal Piala Asia U23, Keyakinan STY Terbukti, Punya 'Mantra Sakti'

Indonesia ke Semifinal Piala Asia U23, Keyakinan STY Terbukti, Punya "Mantra Sakti"

Timnas Indonesia
Tebus Kegagalan di Piala AFF U23, Ernando Ingin Juara Piala Asia U23 demi STY

Tebus Kegagalan di Piala AFF U23, Ernando Ingin Juara Piala Asia U23 demi STY

Timnas Indonesia
Momen Ragnar, Jay, dan Thom Haye Nobar Laga Indonesia Vs Korsel

Momen Ragnar, Jay, dan Thom Haye Nobar Laga Indonesia Vs Korsel

Timnas Indonesia
STY Bikin Sepak Bola Korsel Menangis, Beri yang Terbaik untuk Indonesia

STY Bikin Sepak Bola Korsel Menangis, Beri yang Terbaik untuk Indonesia

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com