Kompas.com - 01/11/2019, 19:12 WIB
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) menyerahkan bendera organisasi sepak bola Indonesia kepada Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono seusai menyatakan pengunduran diri dalam pembukaan Kongres PSSI 2019 di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019). ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANAKetua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) menyerahkan bendera organisasi sepak bola Indonesia kepada Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono seusai menyatakan pengunduran diri dalam pembukaan Kongres PSSI 2019 di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019).

KOMPAS.comPSSI, sebagai induk organisasi tertinggi sepak bola nasional, sebentar lagi memiliki pemimpin baru. Ya, kurang dari 24 jam, Kongres Luar Biasa PSSI bakal digelar.

Pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif (Exco) periode 2019-2023 akan dihelat di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada Sabtu (2/11/2019).

Tentunya, KLB PSSI ini sebagai momentum untuk memperbaiki sepak bola Indonesia.

Sebanyak 86 pemilik suara akan ambil bagian dalam KLB PSSI tahun ini.

Mereka yang terdiri dari perwakilan 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 22 klub Liga 2, 10 klub Liga 3, satu asosiasi futsal, dan satu asosiasi sepak bola nasional, akan menentukan masa depan pengelolaan sepak bola di Tanah Air.

Baca juga: Kemenpora Terbitkan Surat Rekomendasi Kongres PSSI

Janji-janji pun sudah disampaikan oleh 9 dari 11 calon ketua umum PSSI periode 2019-2023 di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Dalam diskusi "Mencari Ketua PSSI yang Ideal" yang diselenggarakan Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia Pusat dan PSSI Pers itu, sembilan calon sudah menyampaikan visi dan misi mereka.

Sembilan calon yang hadir adalah Arif Putra Wicaksono, Aven S Hinelo, Benhard Limbong, Benny Erwin, Fary Djemy Francis, Rahim Soekasah, Sarman, Vijaya Fitriyasa, dan Yesayas Oktavianus.

Dua calon lainnya, La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Mochamad Iriawan, tidak hadir. La Nyalla sudah menarik diri dari bursa pemilihan, sedangkan Iriawan alias Iwan Bule berhalangan hadir.

Baca juga: Sejumlah Caketum PSSI Tanda Tangani 7 Pakta Integritas dari Suporter

Kesembilan calon yang hadir saling beradu gagasan. Arif, misalnya, berencana menggandeng klub-klub Eropa untuk asistensi dan menerapkan video assistant referee (VAR).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X