Proses Naturalisasi Fabiano Beltrame Kembali Terhambat

Kompas.com - 15/08/2019, 21:20 WIB
Pemain Persib Bandung, Fabiano Beltrame. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA) KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPemain Persib Bandung, Fabiano Beltrame. (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung harus kembali menunggu rampungnya proses naturalisasi Fabiano Beltrame.

Menurut pelatih Persib, Robert Rene Alberts, pemain berdarah Brasil itu seharusnya pergi ke Jakarta untuk mengambil sumpah dalam prosesi untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI), Kamis (15/8/2019) ini.

"Masih proses. Fabiano hari ini pergi ke Jakarta untuk menyanyikan lagu kebangsaan di depan parlemen, tetapi dibatalkan," kata Robert di Graha Persib, Kota Bandung, Kamis (15/8/2019).

Robert mengatakan, Fabiano belum bisa mengambil sumpah karena Menteri Sekretaris Negara masih berada di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji.

Baca juga: Fabiano Beltrame Harap-Harap Cemas Tunggu Sumpah Jadi WNI

Hal tersebut membuat pengambilan sumpah Fabiano harus dijadwal ulang.

Kendati begitu, Robert tetap optimistis Fabiano bisa menjadi WNI sebelum pendaftaran pemain putaran kedua Liga 1 2019 ditutup.

Robert berharap besar Fabiano bisa memperkuat Persib karena pemain berusia 36 tahun itu masuk dalam skemanya.

"Itu karena dari Mensesneg masih berada di Mekkah (naik haji), jadi kami menanti tanggal baru untuk Fabiano pergi ke Jakarta," kata dia.

Baca juga: Fabiano Beltrame Dapat Dukungan Moril Orang Tua Selama Proses Naturalisasi

Dikatakan Robert, Fabiano masuk dalam skema yang akan ia usung bersama Persib di putaran kedua nanti.

Fabiano nantinya akan diproyeksikan sebagai tandem bagi Nick Kuipers, bek asal Belanda, yang merupakan rekrutan anyar Persib.

Robert optimistis duet Fabiano dan Kuipers bisa membuat lini pertahanan Persib lebih solid sehingga pada putaran kedua nanti, Persib bisa meminimalisasi jumlah kebobolan.

Baca juga: Persib Raih 2 Kemenangan Beruntun, Umuh Punya Harapan untuk Fabiano

Sejauh ini Persib menjadi salah satu tim dengan tingkat kebobolan terbanyak di Liga 1 2019.

Tercatat dari 14 penampilan, gawang Maung Bandung sudah kebobolan sebanyak 21 kali.

"Nick dan Fabiano akan berduet di lini belakang. Jika melihat duet bek baru dengan Fabiano itu sangat dinantikan," tutur Robert. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X