Kompas.com - 25/01/2019, 20:55 WIB
Pelatih tim nasional Indonesia Simon McMenemy saat konferensi pers pertama di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (24/1/2019). Doc.PSSIPelatih tim nasional Indonesia Simon McMenemy saat konferensi pers pertama di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (24/1/2019).
|

Bisa saja kompetensinya kita butuh waktu untuk mengupdate kualitas mereka memimpin pertandingan yang sulit dengan keputusan-keputusan terbaik. Jika itu masih menjadi tantangan, kami ingin trustnya muncul. Kami ingin memastikan pertandingan harus steril dari hal-hal melanggar.

Hal lain terkait pengaturan skor adalah hal yang di luar PSSI. Siapa? Pelaku yang di lapangan misalnya pemain. Ini tidak boleh berhenti untuk mengkampanyekan bahwa kemenangan diketahui setelah pertandingan. Bukan sesuatu yang diketahui sebelum laga.

Jika itu terjadi, penghakiman publik akan sangat keras. Publik akan memisahakan diri untuk say no sepak bola saat sepak bola tidak bisa menjaga integritasnya. Endingnya memastikan law inforcement bekerja sebaik mungkin. Kita punya Komdis, Komite Etika, dan Komite Ad Hoc. Semoga ini jadi pekerjaan besar bahwa tidak ada toleransi.

9. Ada hal yang baru di kompetisi musim ini?

Tidak ada perubahan ekstrim. Yang lebih fokus adalah bagaimana kompetisi ditingkatkan kualitasnya. Dari level administrasi sampai ke level implementasi pertandingan. Regulasi tidak ada perubahan yang baru. Format kompetisi tetap.  

10. Apakah PT LIB akan tetap sebagai operator kompetisi musim ini?

Sampai saat ini, tidak ada perubahan. RUPS akan digelar dalam satu atau dua pekan. Lebih kepada independensi perusahaan PT LIB. PT LIB memastikan rencana bisnis. PSSI punya catatan yang diterbitkan RUPS tadi. Cita-cita kita bisa terpenuhi melalui Liga 1 2019.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

11. Soal timnas. Vietnam berhasil menembus 100 dunia. Negara tersebut menjuarai Piala AFF 2018 dan berhasil menembus perempat final Piala Asia 2019. Timnas U-23 lolos final Piala Asia U-23 dan semifinal Asian Games 2018. Tim tersebut dilatih pelatih Asia. Kenapa PSSI tidak berkaca kepada Vietnam?

Bagi PSSI memilih Simon bukan keputusan tiba-tiba. Ada pertimbangan bahwa ini pelatih yang memahami karakter sepak bola, catatan prestasi, secara kualifikasi memenuhi, dan ini sebagai bagian satu dari elemen suksesnya timnas.

Kami meyakini timnas senior bukan tim yang dipersiapkan melalui tc jangka panjang. Akhirnya elemen kompetisi tetap mendampingi bagian sukses dari timnas ini. Selebihnya lagi, PSSI mendukung seluruh tim yang akan dikomandoi Simon. Itu menyangkut masalah fasilitas, uji coba, dan lain-lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.