Mata Masih Kecewa Man United Gagal Menang atas Leicester

Kompas.com - 25/12/2017, 12:25 WIB
Gelandang Manchester United, Juan Mata, melakukan pemanasan jelang pertandingan Liga Champions melawan Benfica di Old Trafford, 31 Oktober 2017.AFP/Oli Scarff Gelandang Manchester United, Juan Mata, melakukan pemanasan jelang pertandingan Liga Champions melawan Benfica di Old Trafford, 31 Oktober 2017.

KOMPAS.com - Juan Mata mengungkap kondisi Manchester United jelang partai besar di momen Natal saat melawan Burnley, Selasa (26/12/2017) malam WIB.

Bermain di Stadion Old Trafford, Manchester United jelas memasang misi menang untuk memangkas selisih poin dengan pemuncak klasemen sementara Liga Inggris, Manchester City.

Namun, hasil seri melawan Leicester City ternyata memiliki dampak besar pada skuad secara keseluruhan.

Hal tersebut diungkapkan oleh gelandang Manchester United, Juan Mata.

Pemain yang berhasil mencetak brace pada pertandingan kontra Leicester ini mengakui bahwa skuad Manchester united sedang dalam mood tidak baik.

Baca juga : Hasil Liga Inggris, Manchester United Tertahan di Kandang Leicester

Rekan-rekannya di tim dipenuhi rasa marah dan frustasi, sama seperti yang dirasakan oleh sang pelatih, Jose Mourinho. 

"Sekarang kami merasa frustrasi dan marah, tetapi kami harus terus berjalan," ujar Juan Mata dikutip BolaSport.com dari laman Euro Sport selepas pertandingan.

Sang gelandang lalu mengakui dan meluapkan kekecewaannya saat Manchester united gagal meraih tiga poin melawan Leicester City.

"Kami mendapat satu poin, tetapi rasanya seperti mendapatkan kekalahan karena kami begitu dekat dengan kemenangan," kata Mata.

"Kami memiliki kesempatan untuk mematikan permainan dan mereka memiliki satu pemain kurang," ucap gelandang berkebangsaan Spanyol ini.

Namun, Juan Mata melihat bahwa timnya kini berusaha untuk lebih baik menyongsong laga melawan Burnley.

Baca juga : Seri Lawan Leicester, Manchester United Lakukan Sejumlah Kesalahan

"Mulai besok (setelah pertandingan lawan Leicester), beristirahat dan memikirkan pertandingan berikutnya," ujar Mata.

"Kami ingin menyelesaikan pertandingan berikutnya (kontra Burnley) dengan perasaan yang jauh lebih baik," ucap sang pemain.

Mata pun mengakui bahwa jadwal pekan Natal cukup membuat Manchester United mengalami tekanan tinggi.

"Kami harus terus berjalan (meski lelah). Ini waktu Natal, kami bermain setiap dua atau tiga hari," kata Mata. (Aditya Fahmi)



EditorEris Eka Jaya
SumberBolaSport

Close Ads X