Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Kompas.com - 23/04/2024, 10:25 WIB
Eris Eka Jaya

Penulis

KOMPAS.com - Mantan pelatih Manchester United Jose Mourinho membandingkan tingkat dukungan yang diberikan kepadanya selama di Old Trafford berbeda dengan yang kini dialami Erik ten Hag.

Mourinho mengatakan hasil yang didapat, saat melatih Man United, bisa lebih baik jika dia diberi kepercayaan dan dukungan seperti yang dinikmati Erik ten Hag, pelatih Setan Merah saat ini.

Mourinho melatih Man United dari 2016 hingga 2018. Dalam periode itu, sosok asal Portugal tersebut memenangi Liga Europa dan Piala Liga Inggris.

Namun, dia dipecat usai terpaut 11 poin dari tempat Liga Champions pada Desember 2018.

Baca juga: Reaksi Mourinho soal Kembali Melatih, Dikaitkan dengan Bayern Muenchen

Mourinho mengungkap kepada The Telegraph soal hubungannya dengan kepala eksekutif saat itu, Ed Woodward.

"Hubungan saya dengan (mantan kepala eksekutif) Ed Woodward baik, dari sudut pandang pribadi," kata Mourinho dikutip dari ESPN, Selasa (23/4/2024).

"Bahkan, sekarang kami mengirim pesan. Namun, dari sudut pandang profesional, itu bukan yang terbaik. Saya adalah diri saya sendiri. Saya seorang 'football man'. Ed berasal dari latar belakang yang berbeda," ujarnya.

Mourinho pun mengeluhkan soal apa yang dialami ketika menangani Man United tak diberi kesempatan seperti Ten Hag.

Hal itu pula yang membuat Mourinho pergi dari Man United dengan perasaan sedih.

Baca juga: Reaksi Pochettino Usai Teriakan Mourinho-Abramovich Menggema di Stamford Bridge

"Apa yang Ten Hag miliki selama berada di Manchester United, saya tidak punya," ucap mantan pelatih Inter Milan, Real Madrid, dan AS Roma itu.

"Saya tidak mendapat tingkat dukungan seperti itu. Saya tidak memiliki tingkat kepercayaan itu. Jadi, saya pergi dengan sedih karena saya merasa saya berada di awal proses," katanya.

"Dalam beberapa saat, saya merasa, jika mereka memercayai saya dan percaya menurut pengalaman saya, segalanya bisa saja berbeda," ucap sosok yang juga pernah melatih Chelsea itu.

Mourinho menambahkan, kini masih ada anggota skuad Man United yang ingin dia tinggalkan selama melatih karena kurangnya rasa profesionalisme.

Baca juga: Jose Mourinho Belajar Bahasa Jerman, Siap Latih Bayern Muenchen

"Masih ada beberapa pemain yang tidak saya inginkan lima atau enam tahun lalu," katanya.

"Saya pikir mereka sedikit mewakili apa yang saya anggap bukan profil profesional terbaik untuk klub dengan dimensi tertentu," ucap Mourinho.

"Namun, saya melakukan pekerjaan saya di sana. Waktu selalu mengatakan yang sebenarnya. Saya ingin Manchester United sukses," tuturnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Skuad Milan Vs Roma di Australia: Dipimpin Bonera, Giroud Masih Ada

Liga Italia
Borobudur Marathon 2024 Usung Tema 'Run On, Mark It!', Target 10.000 Pelari

Borobudur Marathon 2024 Usung Tema "Run On, Mark It!", Target 10.000 Pelari

Olahraga
Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Singapore Open 2024: Ginting Percaya Diri Pertahankan Gelar, Jaga Mental

Badminton
Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Tai Tzu Ying Mundur, Gregoria Hadapi Wakil AS di Singapore Open 2024

Badminton
Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Pelatih Klub Elkan Baggott Tak Lagi Jadi Pilihan Chelsea

Internasional
Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Skuad Timnas Spanyol untuk Euro 2024: 2 Remaja Barca, Tanpa Asensio

Internasional
Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya 'Comeback'

Kepala Madura United Tetap Tegak Usai Kalah 0-3, Percaya "Comeback"

Liga Indonesia
Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki '4-3-3' dari Ibra

Milan Sepakat dengan Fonseca Usai Teka-teki "4-3-3" dari Ibra

Liga Italia
Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Xavi bak Picu Gempa Bumi di Barcelona, Merasa Tidak Dihargai

Liga Spanyol
Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Improvisasi Bojan Saat Persib Tertekan Madura United lalu Pecah Kebuntuan

Liga Indonesia
Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura, Mochizuki Soroti Komunikasi

Timnas Indonesia
Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Erik ten Hag: Saya Tak Ragu Terus Latih Man United, tetapi...

Liga Inggris
Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Penyebab Persib Leluasa Bergerak Saat Kalahkan Madura United

Liga Indonesia
Gregoria Mariska Siap Pertahankan Peringkat di Singapore Open 2024

Gregoria Mariska Siap Pertahankan Peringkat di Singapore Open 2024

Badminton
Borneo FC Vs Bali United, 'Finishing' Jadi Sorotan Serdadu Tridatu

Borneo FC Vs Bali United, "Finishing" Jadi Sorotan Serdadu Tridatu

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com