Top Scorer Liga 1 Bicara soal Keputusan Robben Pensiun

Kompas.com - 11/10/2017, 20:44 WIB
Pemain Bali United merayakan gol Marcos Flores saat melawan Semen Padang, Kamis (4/5/2017). Twitter Bali United, @BaliUtdPemain Bali United merayakan gol Marcos Flores saat melawan Semen Padang, Kamis (4/5/2017).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Arjen Robben memutuskan pensiun dari tim nasional Belanda. Gelandang Bayern Muenchen tersebut menyampaikan keputusannya seusai timnas Belanda menang 2-0 atas Swedia dalam laga pamungkas Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa di Stadion Amsterdam Arena, Selasa (10/10/2017) atau Rabu dini hari WIB.

Robben memborong dua gol kemenangan Belanda pada laga tersebut tetapi tim berjulukan Oranye ini tak mampu lolos ke Piala Dunia 2018 karena hanya finis di urutan ketiga klasemen akhir grup tersebut. Robben memandang ini waktu yang tepat bagi dirinya untuk berpisah dengan timnas.

Baca Juga: Karier Robben, dari Berambut sampai Botak dan Legenda Tanpa Trofi

"Saat ini, saya ingin fokus untuk karier di klub (Bayern Muenchen)," kata Robben seperti dikutip BolaSport.com dari Mirror.

"Sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyerahkannya kepada generasi selanjutnya," ucap sang kapten.

Terkait keputusan Robben, Sylvano Comvalius punya komentar. Penyerang Bali United tersebut menyayangkan keputusan Robben.

Baca Juga: Arjen Robben Lewati Torehan Gol Dennis Bergkamp di Timnas Belanda

Di sisi lain, top scorer sementara Liga 1 ini menilai Robben telah membuat keputusan tepat untuk regenerasi di skuad Belanda.

"Menurut saya, Robben masih sangat bagus sebagai pemain. Namun, dia sadar bahwa waktunya berubah dan perlu regenarasi," kata Comvalius kepada BolaSport.com, Rabu (11/10/2017).

"Dalam dua tahun ke depan, dia akan berusia 35 tahun. Jadi ini kesempatan terakhirnya (Piala Dunia), dia bisa bermain," ujarnya.

Robben telah mencatatkan 97 caps untuk Belanda. Dia selalu mencetak gol maupun assist tiap 112 menit untuk Oranje (37 gol, 29 assist).

Pencapaian tertinggi Robben adalah menjadikan Belanda runner-up Piala Dunia 2010. Saat itu, Belanda gagal menjadi juara setelah kalah dari Spanyol dengan skor 0-1 pada partai puncak. Gol tunggal Spanyol diciptakan Andres Iniesta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X