Kompas.com - 20/01/2017, 07:21 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.comLagu kebangsaan Belanda, Het Wilhelmus, berkumandang di Velodrome Municipal, Reims, Perancis, 5 Juni 1938.

Johannes Christoffel van Mastenbroek membawa Indonesia, yang masih berkostum oranye dan bernama Dutch East Indies, tampil pada Piala Dunia 1938.

Ia menjadi orang pertama yang menggiring timnas ke Piala Dunia sekaligus tonggak awal langkah timnas Indonesia di pentas dunia.

1. Johannes Christoffel van Mastenbroek (Belanda/1938)

Johannes Christoffel van Mastenbroek boleh dibilang menjadi orang pertama yang memahami cikal bakal timnas Indonesia.

Ia sebetulnya bukan melatih tim nasional bentukan PSSI, melainkan tim NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) milik Belanda, yang kala itu tengah menjajah Tanah Air. Tim NIVU dan PSSI sedang mempersiapkan tim untuk Piala Dunia 1938.

Alhasil, keduanya dibenturkan untuk menentukan siapa yang layak berangkat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, di tengah perjalanan NIVU melanggar perjanjian dan mengirimkan tim sendiri. Tim berangkat menumpang kapal MS Johan van Oldenbarnevelt dari Tanjung Priok, 18 Maret 1938.

Tim yang masih memakai nama Hindia Belanda itu langsung rontok pada ronde pertama Piala Dunia 1938 setelah digebuk Hungaria, 6-0. Mastenbroek sendiri memadukan pemain dari berbagai macam suku. Selain orang-orang Belanda, ada orang Jawa, Ambon, Tionghoa, dan pribumi lain.

Seperti ditulis Java Bode, pemain terbaik dari seluruh Jawa beruji coba di Lapangan Tiong Hwa, Surabaya, pada 12 Februari 1938. Dari situlah, pemimpin NIVU, Van Bommel dibantu dengan pencari bakat R.E. Weiss, dan Masternbroek memilih pemain.

Kalau mengacu Mastenbroek sebagai pelatih timnas pertama, sebenarnya tak hanya Piala Dunia 1938 yang sudah diikuti.

Dalam Majalah Doenia Film dan Sport 1932, nama Indonesia pun sudah disebut dan menulis bahwa Merah-Putih sudah mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 1934.

Ajang Internasional

  • Runner-up Far Eastern Games 1934
  • Kualifikasi Piala Dunia 1938
  • Ronde 1 Piala Dunia 1938

2. Choo Seng Quee (Singapura/1951-1953)

Uncle Choo, sebutan khas Choo Seng Quee, disebut-sebut sebagai pelatih pertama Garuda jika tolok ukurnya ialah kemerdekaan Indonesia.

Choo menerapkan metode latihan superketat dan disiplin. Hasilnya, Indonesia berhasil mencetak 46 gol dan hanya kebobolan sembilan gol dalam sembilan laga uji coba tahun 1953.

Satu-satunya kekalahan ialah saat ditekuk Korsel 1-3. Choo cuma bisa membawa Indonesia ke perempat final Asian Games 1951.

Ajang Internasional

  • Perempat Final Asian Games 1951



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Liga Lain
Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Badminton
Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Sports
Kalahkan Persija, Arema FC Patahkan 2 'Kutukan' Sekaligus

Kalahkan Persija, Arema FC Patahkan 2 "Kutukan" Sekaligus

Liga Indonesia
Juara Piala Thomas, Pencapaian Terbesar Jonatan Melebihi Asian Games

Juara Piala Thomas, Pencapaian Terbesar Jonatan Melebihi Asian Games

Badminton
Perjuangan Indonesia Berlanjut, Siap Tempur Denmark Open Usai Thomas-Uber

Perjuangan Indonesia Berlanjut, Siap Tempur Denmark Open Usai Thomas-Uber

Badminton
Agar Klub Tak Rugi dan Liga 1 Jalan Terus, Suporter PSS Diminta Tahan Diri

Agar Klub Tak Rugi dan Liga 1 Jalan Terus, Suporter PSS Diminta Tahan Diri

Liga Indonesia
'Kami Persembahkan Juara Piala Thomas untuk Seluruh Rakyat Indonesia...'

"Kami Persembahkan Juara Piala Thomas untuk Seluruh Rakyat Indonesia..."

Badminton
Indonesia Juara Piala Thomas: Terwujudnya Harapan Sang Kapten Hendra Setiawan

Indonesia Juara Piala Thomas: Terwujudnya Harapan Sang Kapten Hendra Setiawan

Sports
Teco Minta Maaf kepada Suporter Terkait Insiden Wawan dan Pacheco

Teco Minta Maaf kepada Suporter Terkait Insiden Wawan dan Pacheco

Liga Indonesia
Bekuk AS Roma, Juventus Asuhan Allegri Berkembang Jadi Mesin Pemenang 1-0

Bekuk AS Roma, Juventus Asuhan Allegri Berkembang Jadi Mesin Pemenang 1-0

Liga Italia
Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Hendra Setiawan Kehabisan Kata-kata

Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Hendra Setiawan Kehabisan Kata-kata

Badminton
Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Tergusur, Barcelona Dekati 5 Besar

Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Tergusur, Barcelona Dekati 5 Besar

Liga Spanyol
Klasemen Liga 1: Bhayangkara FC Tersandung, Persib-PSIS Mendekat

Klasemen Liga 1: Bhayangkara FC Tersandung, Persib-PSIS Mendekat

Liga Indonesia
Kata Jojo Usai Bawa Indonesia Juara Piala Thomas: Semua Layak Jadi Pahlawan!

Kata Jojo Usai Bawa Indonesia Juara Piala Thomas: Semua Layak Jadi Pahlawan!

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.