Kompas.com - 20/01/2017, 07:21 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

10. Marek Janota (Polandia/1979)

Marek melatih Persija pada 1977. Ia bergelar Master of Physical Education dari Wychowenie Fizycnego, Akademi Pendidikan Jasmani di Warsawa. Ia juga mengantongi sertifikat dari “Chairman Committee of Physical Culture and Touring” Polandia yang menobatkannya sebagai Pelatih Kelas Satu pada 1971.

Janota tercatat pernah menangani tim nasional remaja dan junior. Sayang, Marek tidak memiliki kesempatan untuk berjuang di SEA Games 1979. Ia memilih mundur karena merasa diintervensi PSSI.

Indonesia juga menuai hasil buruk pada Piala Kirin 1979 di Jepang. Rudy Keltjes dkk. dibantai Tottenham Hotspurs 6-0, Fiorentina 4-0 dan Jepang 4-0.

Ajang Internasional

  • Piala Kirin 1979

11. Frans van Balkom (Belanda/1980-1981)

Frans van Balkom menjadi pelatih Belanda ketiga yang menukangi Indonesia. Indonesia membidik juara SEA Games 1981, Kualifikasi Olimpiade 1980, dan Kualifikasi Piala Dunia 1982.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cuma satu tugas Balkom yang berhasil dikerjakan, yaitu Kualifikasi Olimpiade 1980. Namun, ia gagal membawa Indonesia lolos. Catatan itu membuat PSSI tak memperpanjang kontraknya.

Ajang Internasional

  • Kualifikasi Olimpiade 1980

12. Harry Tjong (1981 dan 1985)

Pelatih kelahiran Makassar ini tak lama menahkodai Indonesia. Ia diganti Endang Witarsa setelah timnas dikalahkan Australia, Selandia Baru, dan ditahan Fiji di Kualifikasi Piala Dunia 1982. Tjong dipercaya lagi pada SEA Games 1985. Timnas ke semifinal, tapi kalah 0-7 dari tuan rumah Thailand.

Ajang Internasional

  • Kualifikasi Piala Dunia 1982
  • SEA Games 1985

13. Bernd Fischer (Jerman/1981-1983)

Bernd Fischer dikontrak dengan bayaran Rp5 juta per bulan. Ia diberi tugas meraih emas SEA Games 1981. Namun, ia cuma berhasil mendapat perunggu. Kontraknya berakhir pada 1983.

Ajang Internasional

  • Perunggu SEA Games 1981

14. Muhammad Basri (1983)

Setelah membawa Niac Mitra juara Galatama, M Basri mengantar tim asuhannya itu memenangi seleksi timnas untuk Kualifikasi Olimpiade 1984. Sukses menahan imbang Arab Saudi 1-1 di Jakarta pada partai pertama fase grup, Indonesia akhirnya menjadi juru kunci setelah gagal mengatasi Malaysia, Singapura, dan India.

Ajang Internasional

  • Kualifikasi Olimpiade 1984



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Liga Spanyol: Barcelona Vs Valencia, Laga Real Madrid Ditunda

Jadwal Liga Spanyol: Barcelona Vs Valencia, Laga Real Madrid Ditunda

Liga Spanyol
Jadwal Liga Italia - Juventus Vs AS Roma, Awal Periode Sibuk Si Nyonya

Jadwal Liga Italia - Juventus Vs AS Roma, Awal Periode Sibuk Si Nyonya

Liga Italia
Samu Castillejo Jelaskan Arti Tangisannya Usai Laga AC Milan Vs Verona

Samu Castillejo Jelaskan Arti Tangisannya Usai Laga AC Milan Vs Verona

Liga Italia
Mengingat Pertemuan Pertama dan Terakhir Indonesia Lawan China di Piala Thomas

Mengingat Pertemuan Pertama dan Terakhir Indonesia Lawan China di Piala Thomas

Sports
Jadwal Liga 1 Hari ini: PSM Tantang Bali United, Persija Lawan Arema

Jadwal Liga 1 Hari ini: PSM Tantang Bali United, Persija Lawan Arema

Liga Indonesia
Klarifikasi Keributan Bhayangkara Vs Persib di Bench Maung Bandung

Klarifikasi Keributan Bhayangkara Vs Persib di Bench Maung Bandung

Liga Indonesia
Klasemen Liga Inggris: Chelsea Teratas Dibayangi Liverpool, Man United...

Klasemen Liga Inggris: Chelsea Teratas Dibayangi Liverpool, Man United...

Liga Inggris
Giroud Bicara Comeback AC Milan Lawan Verona dan 5 Menit bersama Ibra

Giroud Bicara Comeback AC Milan Lawan Verona dan 5 Menit bersama Ibra

Liga Italia
Hasil Final Piala Uber 2020: Bekuk Jepang, China Raih Juara Ke-15 Kali

Hasil Final Piala Uber 2020: Bekuk Jepang, China Raih Juara Ke-15 Kali

Badminton
Jadwal Final Piala Thomas 2020 - Indonesia Vs China Dimulai 18.00 WIB

Jadwal Final Piala Thomas 2020 - Indonesia Vs China Dimulai 18.00 WIB

Badminton
Kecewa, Pogba Blak-blakan Usai Man United Tumbang di Kandang Leicester

Kecewa, Pogba Blak-blakan Usai Man United Tumbang di Kandang Leicester

Liga Inggris
Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Italia: Milan di Puncak Geser Napoli, Inter...

Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Italia: Milan di Puncak Geser Napoli, Inter...

Liga Italia
Hasil Lengkap Liga Inggris: Liverpool Bikin Rekor, Man United Tersandung Lagi

Hasil Lengkap Liga Inggris: Liverpool Bikin Rekor, Man United Tersandung Lagi

Liga Inggris
Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib Bandung yang Akrab Disapa 'Bow'

Profil Febri Hariyadi, Pemain Persib Bandung yang Akrab Disapa "Bow"

Sports
Hasil Milan Vs Verona: Sempat Tertinggal, Rossoneri Bangkit Menang 3-2

Hasil Milan Vs Verona: Sempat Tertinggal, Rossoneri Bangkit Menang 3-2

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.