Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebelum Bertemu di Man United, Ronaldo Tak Tahu Ralf Rangnick

Kompas.com - 14/11/2022, 11:00 WIB
Benediktus Agya Pradipta,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

Sumber BBC

KOMPAS.com - Megabintang sepak bola asal Portugal, Cristiano Ronaldo, mengaku tak pernah mendengar nama Ralf Rangnick sebelum bertemu sang pelatih di skuad Manchester United.

Cristiano Ronaldo bertemu dan mulai bekerja sama dengan Ralf Rangnick ketika sang pelatih ditunjuk menjadi caretaker Man United pada Desember 2021.

Ralf Rangnick ditunjuk sebagai caretaker atau pelatih interim untuk mengisi kekosongan di kursi kepelatihan Man United setelah kepergian Ole Gunnar Solskjaer.

Kala itu, Ralf Rangnick menerima pekerjaan sebagai caretaker Man United dengan jaminan bahwa dirinya akan mengambil peran konsultan olahraga bagi kubu Setan Merah selama dua tahun setelah akhir musim 2021-2022.

Baca juga: Profil Ralf Rangnick: Pelopor Gegenpressing, Juru Taktik Anyar Man United

Ralf Rangnick pun datang dengan profil yang terbilang mentereng. Dia dikenal sebagai pelopor filosofi gegenpressing atau counter pressing dan inspirator bagi pelatih-pelatih asal Jerman.

Namun, dalam kiprahnya sebagai caretaker Man United, Ralf Rangnick menemui banyak persoalan.

Dia sempat terlibat drama dengan Ronaldo yang tiba-tiba membanting jaket setelah ditarik keluar oleh Ralf Rangnick dalam laga Liga Inggris musim 2021-2022 kontra Brentford.

Di samping itu, mulai muncul kabar adanya ketidakpercayaan dari hierarki Man United terhadap Ralf Rangnick.

Baca juga: VIDEO - Drama Ronaldo di Laga Brentford Vs MU, dari Banting Jaket hingga Dicengkeram Rangnick

Setelah melalui sederet drama, Ralf Rangnick mengakhiri kerja sama dengan Man United dan menerima tawaran untuk menukangi timnas Austria pada akhir musim 2021-2022.

Ralf Rangnick pun batal menjadi konsultan olahraga Man United karena pekerjaan barunya sebagai pelatih timnas Austria.

Kursi kepelatihan Man United kemudian diisi oleh pelatih yang kini dipercaya untuk mengembalikan kejayaan Setan Merah, yakni Erik ten Hag.

Cristiano Ronaldo sebagai sosok megabintang di Man United berarti sudah merasakan tiga era kepelatihan setelah kembali ke kubu Setan Merah pada Agustus 2021.

Baca juga: Kata Ronaldo sejak MU Ditinggal Sir Alex: Tingkat Kemajuannya Nol

Ketika kembali ke Man United, Ronaldo sempat ditukangi Ole Gunnar Solskjaer. Lalu, dia merasakan kepemimpinan Ralf Rangnick dan Erk ten Hag.

Dalam proses pergantian pelatih tersebut, Ronaldo ternyata memiliki pertanyaan terkait penunjukan Ralf Rangnick.

Ronaldo bertanya-tanya tentang dasar penunjukan Ralf Rangnick sebagai pelatih interim Man United.

Pasalnya, Ronaldo belum pernah mengetahui sosok Ralf Rangnick sebagai pelatih.

"Jika Anda bukan seorang pelatih, bagaimana Anda akan menjadi bos Manchester United? Saya bahkan belum pernah mendengarnya," kata Ronaldo dalam wawancara bersama Piers Morgan, dikutip dari BBC.

Baca juga: 12 Hari Setelah Tinggalkan Man United, Ralf Rangnick “Menggila” bersama Austria

Ralf Rangnick memang tidak sedang berstatus pelatih saat menerima pekerjaan sebagai caretaker Man United.

Sebelum ke Man United, Ralf Rangnick menjabat direktur sepak bola Lokomotiv Moscow.

Dia juga pernah menjabat direktur olahraga global RB Leipzig pada periode 2019-2020.

Selain kerap menjalani karier sebagai direktur olahraga, Ralf Rangnick juga pernah bekerja sebagai pelatih.

Pria berkebangsaan Jerman itu tercatat pernah menukangi TSG Hoffenheim, Schalke 04, dan RB Leipzig.

Namun, total masa jabatannya sebagai pelatih disebut tidak lebih dari satu dekade.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber BBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bali United Fokus Laga Terdekat, Tak Ingin Remehkan Keadaan Lawan

Bali United Fokus Laga Terdekat, Tak Ingin Remehkan Keadaan Lawan

Liga Indonesia
Zlatan Ibrahimovic dan Pendekatan 'Model Ajax' di AC Milan

Zlatan Ibrahimovic dan Pendekatan "Model Ajax" di AC Milan

Liga Italia
Timnas U23 Australia Bidik Juara Piala Asia U23 dan Tiket Olimpiade

Timnas U23 Australia Bidik Juara Piala Asia U23 dan Tiket Olimpiade

Internasional
Persib Mulai Panaskan Mesin Jelang Lawan Persita, Persiapan Dua Hari..

Persib Mulai Panaskan Mesin Jelang Lawan Persita, Persiapan Dua Hari..

Liga Indonesia
Syarat Messi Main di Piala Dunia Klub 2025, Belum Resmi walau Ada Peluang

Syarat Messi Main di Piala Dunia Klub 2025, Belum Resmi walau Ada Peluang

Liga Lain
Sorotan AFC terhadap Empat Pemain Indonesia Jelang Piala Asia U23 2024

Sorotan AFC terhadap Empat Pemain Indonesia Jelang Piala Asia U23 2024

Timnas Indonesia
Sananta Naik Daun Bersama Timnas Indonesia, Milo Beri Peringatan

Sananta Naik Daun Bersama Timnas Indonesia, Milo Beri Peringatan

Timnas Indonesia
Italia 99,8 Persen Mengunci Slot 5 Tim di Liga Champions Musim Depan

Italia 99,8 Persen Mengunci Slot 5 Tim di Liga Champions Musim Depan

Liga Champions
Ten Hag Sebut Lini Belakang Man United Jadi Alasan Sulit Bersaing

Ten Hag Sebut Lini Belakang Man United Jadi Alasan Sulit Bersaing

Liga Inggris
Leverkusen di Ambang Juara, Xabi Alonso Hanya Perlu Satu Kemenangan Lagi

Leverkusen di Ambang Juara, Xabi Alonso Hanya Perlu Satu Kemenangan Lagi

Bundesliga
Kiper Sempurna? Gabungkan Saja Buffon dan Dida

Kiper Sempurna? Gabungkan Saja Buffon dan Dida

Liga Italia
Hasil Practice MotoGP Amerika: Martin Pertama, Vinales-Marquez Menyusul

Hasil Practice MotoGP Amerika: Martin Pertama, Vinales-Marquez Menyusul

Motogp
Lin Jarvis Tinggalkan Yamaha Akhir Musim 2024

Lin Jarvis Tinggalkan Yamaha Akhir Musim 2024

Motogp
Piala Asia U23 2024, Ada Mimpi STY Bawa Timnas Indonesia ke Olimpiade

Piala Asia U23 2024, Ada Mimpi STY Bawa Timnas Indonesia ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Jadwal BAC: Jonatan Christie Jumpa Shi Yu Qi, Asa Terakhir Indonesia

Jadwal BAC: Jonatan Christie Jumpa Shi Yu Qi, Asa Terakhir Indonesia

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com