Rossi Rahardjo
Dosen

Peneliti Nusakom Pratama Institute, Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr Soetomo Surabaya, Kandidat Doktor Ilmu Sosial Universitas Airlangga Surabaya

Indonesia, Kami Haus Prestasimu!

Kompas.com - 20/05/2022, 15:01 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Kompetisi sepak bola di Indonesia juga semakin jauh tertinggal dengan liga di negara-negara jiran.

Bahkan sangat jauh jika dibanding dengan J-League yang diawal pemutaran kompetisinya harus belajar ke Indonesia.

Klub-klub Liga 1 pun setali tiga uang. Demi mengejar syahwat juara, posisi-posisi strategis dalam teknikal strategi permainan seperti striker, playmaker, hingga bek tengah, diberikan kepada pemain asing.

Akibatnya, tim nasional Indonesia kesulitan mencari sosok tersebut saat membutuhkan untuk tampil di sebuah turnamen.

Problem utama tim nasional Indonesia terletak pada bahan baku yang tersedia. Berbagai forum diskusi dan seminar sudah sering digelar dan mendapat simpulan bahwa peracik strategi permainan memang berpengaruh, tetapi kualitas dasar pemain menjadi hal terpenting dalam membangun sebuah tim sepak bola.

Satu lagi, jangan lupakan bahwa seperti halnya ilmu pengetahuan, sepak bola juga terus mengalami perkembangan.

Sains dan teknologi menjadi komponen lain dalam merajut kesuksesan sebuah tim sepak bola. Sudahkah kita melakukan itu untuk tim nasional Indonesia?

Mungkin kita perlu Doctor Strange. Seperti di film Doctor Strange in the Multiverse of Madness. Siapa tahu sepak bola Indonesia bisa berjaya di universe lain?

Meski demikian, ada satu poin penting yang dimiliki oleh tim nasional Indonesia, yakni rasa nasionalisme dan fanatisme pendukung yang tetap berdiri di samping tim saat menderita kekalahan serta tetap memberi support agar segera bangkit di laga selanjutnya.

Inilah kondisi sepak bola Indonesia saat ini. Berdiri di atas kesombongan masa kini dan keperkasaan semu masa lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.