Kompas.com - 23/06/2021, 18:30 WIB
Aji Santoso memberi penjelasan kepada pemainnya saat latihan terakhir jelang libur lebaran di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Selasa (04/05/2021) sore. KOMPAS.com/Suci RahayuAji Santoso memberi penjelasan kepada pemainnya saat latihan terakhir jelang libur lebaran di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Selasa (04/05/2021) sore.

SURABAYA, KOMPAS.com - Dalam persiapan menyongsong Liga 1 2021, Persebaya Surabaya berhasil memetik hasil manis dalam serangkaian uji tanding yang mereka lakukan.

Rendi Irwan dkk sukses menang besar 11-0 melawan tim Liga 3 Malang United.

Kemudian, melawan tim Liga 2 PS Hizbul Wathan (PSHW), Persebaya menang 2-0, Selasa (22/6/2021) sore.

Meskipun tim sukses memetik hasil positif dengan jumlah gol yang fantastis, hal itu tak lantas membuat pelatih Aji Santoso puas.

Dia menegaskan, produktivitas gol Persebaya di dalam dua pertandingan terakhir tidak bisa menjadi tolok ukur kualitas karena faktor level lawan yang dihadapi.

Baca juga: Menanti Kiprah 4 Pemain Asing Persebaya, Muda dan Tak Pengalaman Liga 1

Selain itu, tim pelatih juga sejak awal lebih melihat proses yang terjadi di dalam lapangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika dilihat dari apa yang sudah terjadi di dalam dua laga uji coba tersebut, Aji Santoso masih menuntut kerja keras pemain-pemainnya.

"Saya melihat dalam latih tanding yang utama tidak dari hasil karena tidak bisa menjadi ukuran. Sebab, lawannya jauh di bawah kami. Namun, saya lihat adalah sentuhan pemain," ujar Aji Santoso.

Saat absen menemani Persebaya Surabaya menang besar 11 gol melawan Malang United, Aji meminta rekaman pertandingan.

Dari rekaman tersebut, dia dapat mengambil data untuk evaluasi.

Baca juga: Persebaya Tak Akan Paksakan Pemain Asing pada Laga Uji Tanding

Namun, yang jelas, Aji Santoso tetap memberikan kredit atas kerja keras yang dilakukan anak asuhnya di dalam lapangan.

Persebaya akan melanjutkan rangkaian latih tanding pada Sabtu (26/6/2021) akhir pekan ini.

Rencananya, mereka akan menantang tetangga mereka di Liga 1, Persela Lamongan.

Meskipun kali ini akan bertanding dengan tim selevel, Aji lagi-lagi menjelaskan target yang dipasang bukanlah sekadar kemenangan yang diukur dari jumlah gol.

Karena itu, apa pun hasilnya tidak bisa dijadikan tolok ukur kekuatan Persebaya Surabaya.

"Kalau patokan tidak bisa, cuma jadi ukuran seberapa kesiapan pemain, baik fisik maupun yang lain-lain, seperti itu," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.