Solskjaer Usai Man United Gagal Juara Liga Europa: Sepi, Ruang Ganti Mengecewakan...

Kompas.com - 27/05/2021, 06:20 WIB
Bek Villarreal Mario Gaspar (tengah) merayakan dengan penjaga gawang Villarreal Geronimo Rulli setelah mencetak gol dalam adu penalti pada pertandingan final Liga Europa antara Villarreal dan Manchester United di Stadion Gdansk pada 26 Mei 2021. AFP/ALEKSANDRA SZMIGIELBek Villarreal Mario Gaspar (tengah) merayakan dengan penjaga gawang Villarreal Geronimo Rulli setelah mencetak gol dalam adu penalti pada pertandingan final Liga Europa antara Villarreal dan Manchester United di Stadion Gdansk pada 26 Mei 2021.
|

KOMPAS.com - Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengungkap kondisi ruang ganti timya setelah gagal menjuarai Liga Europa 2020-2021.

Manchester United harus mengakui kekalahan dari Villarreal pada laga final Liga Europa musim ini di Stadion Gdanks, Polandia, Kamis (27/5/2021) dini hari WIB.

Bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu, Man United kalah pada saat drama adu penalti.

Kegagalan Man United terjadi saat kiper David de Gea gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Setan Merah pun kalah 10-11.

Baca juga: Kalahkan Man United dalam Drama Penalti, Villarreal Juara Liga Europa!

Seusai laga, Solskjaer sedikit mengungkap suasana ruang ganti Man United setelah kekalahan di final.

Dia pun mengambil pelajaran untuk tidak lagi mengalami perasaan seperti yang terjadi di ruang ganti tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sepi, ruang ganti yang mengecewakan. Itu sepak bola, kadang-kadang ditentukan dengan satu tendangan, dan itulah perbedaan antara menang dan kalah," kata Solskjaer dikutip dari BBC.

"Kami harus mengambil pelajaran, bukan menikmati perasaan ini, melainkan merasakan rasa ini dan memastikan kami tidak mendapatkannya lagi," katanya.

Pelatih asal Norwegia itu pun menganalisis jalannya laga, terkait performa anak asuhnya.

Baca juga: 5 Hal Menarik dari Final Liga Europa Villarreal Vs Man United

"Mereka menyulitkan kami, mereka menutup ruang. Kami memiliki penguasaan bola. Namun, mereka bertahan dengan baik. Kami tidak menciptakan peluang yang cukup besar," ujar Solskjaer.

"Sekarang bukan waktunya untuk menunjukkan apa yang telah saya lakukan secara berbeda. Namun, ketika keluar tanpa trofi, Anda tidak melakukan segalanya dengan benar," tuturnya.

Meski kecewa, Solskjaer tetap optimistis bahwa timnya berproses dengan baik.

"Kami semakin dekat, lebih dekat, dan lebih baik," kata Solksjaer.

"Kami harus memiliki keinginan untuk kembali tahun depan dan meningkat. Satu-satunya cara untuk menetapkan jarak adalah dengan bekerja lebih keras dan lebih baik," tuturnya.



Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.