Conte Runtuhkan Juventus, Sadar Tak Mudah Masuki Hati Penggemar Inter, tetapi...

Kompas.com - 02/05/2021, 09:08 WIB
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, bereaksi setelah timnya mencetak gol ketiga ke gawang Lazio pada laga lanjutan pekan ke-22 Liga Italia di Stadion San Siro, Senin (15/2/2021) dini hari WIB. AFP/MARCO BERTORELLOPelatih Inter Milan, Antonio Conte, bereaksi setelah timnya mencetak gol ketiga ke gawang Lazio pada laga lanjutan pekan ke-22 Liga Italia di Stadion San Siro, Senin (15/2/2021) dini hari WIB.
|

KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan Antonio Conte merasa puas seusai timnya di ambang juara dan meruntuhkan sembilan tahun "kerajaan" Juventus di Serie Liga Italia

Selain itu, Conte pun menilai bahwa para pemainnya layak mendapat ucapan selamat atas performa Inter Milan pada Serie A Liga Italia musim 2020-2021.

Sebelumnya, selama sembilan musim, gelar juara Liga Italia didominasi oleh Juventus, klub yang juga pernah dilatih dan di antaranya meraih scudetto bersama Conte (2012, 2013, 2014).

"Kami tahu bahwa kami dapat tetap berada dalam sejarah Inter karena kami secara efektif meruntuhkan 'pemerintahan' (Juventus) selama sembilan tahun," ucap Conte kepada Sky Sport Italia, dikutip dari Football Italia.

"Ini memuaskan dan para pemain Inter Milan pantas mendapatkan selamat," ujar Conte.

Baca juga: Scudetto di Depan Mata, Inter Tak Akan Saksikan Atalanta secara Bersama

Conte pun mendapat pertanyaan apakah lebih sulit untuk bisa meraih juara bersama Inter atau untuk memulai era kedigdayaan bersama Juventus.

"Saya ingat bahwa saya datang ke Juventus setelah mendapatkan promosi dengan Spezia, Juve finis di urutan ketujuh musim sebelumnya dan tidak ada visi," tuturnya.

"Saya beruntung, saat saya tiba, Presiden Andrea Agnelli juga mengambil alih Juventus dan dia adalah penggemar sejati. Kami berhasil melakukan sesuatu yang luar biasa karena kami sama sekali bukan favorit saat memulai," ucapnya.

"Sebaliknya, kami mengalahkan tim Milan yang luar biasa dengan Ibrahimovic, Thiago Silva, dll, sementara Inter masih dominan dengan tim yang meraih treble," kata pelatih berusia 51 tahun itu.

Baca juga: Terungkap, Kunci Penting yang Diajari Conte hingga Inter di Ambang Juara 

Bersama Antonio Conte (kanan), gelandang Juventus Paul Pogba (kiri) merayakan gol yang dicetak ke gawang Torino dalam laga Serie-A di Stadion Olimpico, Turin, Minggu (29/9/2013). Juventus menang tipis 1-0 atas Torino.AFP PHOTO / OLIVIER MORIN Bersama Antonio Conte (kanan), gelandang Juventus Paul Pogba (kiri) merayakan gol yang dicetak ke gawang Torino dalam laga Serie-A di Stadion Olimpico, Turin, Minggu (29/9/2013). Juventus menang tipis 1-0 atas Torino.

Pada awalnya, sejarah Conte di Juventus, baik sebagai pelatih maupun pemain, membuatnya menjadi sosok yang tidak diinginkan oleh banyak penggemar Nerazzurri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klub Elkan Baggott Disponsori Ed Sheeran, Ada Lambang Unik di Jersey

Klub Elkan Baggott Disponsori Ed Sheeran, Ada Lambang Unik di Jersey

Liga Inggris
Barcelona Vs Atletico: Laga Penting, tapi Bukan Penentu Gelar LaLiga

Barcelona Vs Atletico: Laga Penting, tapi Bukan Penentu Gelar LaLiga

Liga Spanyol
Barcelona Vs Atletico - Messi adalah Penentu, Gawang Los Rojiblancos Jadi Saksi

Barcelona Vs Atletico - Messi adalah Penentu, Gawang Los Rojiblancos Jadi Saksi

Liga Spanyol
Lukaku Setara Atlet American Football, Staf Pelatih Inter Beri Kesaksian

Lukaku Setara Atlet American Football, Staf Pelatih Inter Beri Kesaksian

Liga Italia
Man City Vs Chelsea, Etihad Bukan Tempat yang Nyaman bagi The Blues

Man City Vs Chelsea, Etihad Bukan Tempat yang Nyaman bagi The Blues

Liga Inggris
Olimpiade Tokyo, Ada Acuan Keamanan dan Kesehatan Pangan

Olimpiade Tokyo, Ada Acuan Keamanan dan Kesehatan Pangan

Sports
Perbedaan Full-back dan Wing-back dalam Sepak Bola

Perbedaan Full-back dan Wing-back dalam Sepak Bola

Sports
Kekecewaan Terbesar Romelu Lukaku Usai Inter Milan Juara Liga Italia

Kekecewaan Terbesar Romelu Lukaku Usai Inter Milan Juara Liga Italia

Liga Italia
Klub Serie B Milik Djarum Group, Como 1907, Siap Rekrut Pelatih Berbakat Asal Indonesia

Klub Serie B Milik Djarum Group, Como 1907, Siap Rekrut Pelatih Berbakat Asal Indonesia

BrandzView
Real Madrid Siap Lepas Hazard, Si Kaki Kaca Seharga Rp 2 Triliun

Real Madrid Siap Lepas Hazard, Si Kaki Kaca Seharga Rp 2 Triliun

Liga Spanyol
Pengakuan Romelu Lukaku soal Hubungannya dengan Zlatan Ibrahimovic

Pengakuan Romelu Lukaku soal Hubungannya dengan Zlatan Ibrahimovic

Liga Italia
Belum Ambil Langkah, Arema FC Sebut Sponsor Masih Tunggu Momentum

Belum Ambil Langkah, Arema FC Sebut Sponsor Masih Tunggu Momentum

Liga Indonesia
Prediksi Line Up Man City Vs Chelsea, The Blues Rotasi di Laga Krusial

Prediksi Line Up Man City Vs Chelsea, The Blues Rotasi di Laga Krusial

Liga Inggris
Barcelona Vs Atletico - Lagi, Messi dkk Berlaga Tanpa Koeman

Barcelona Vs Atletico - Lagi, Messi dkk Berlaga Tanpa Koeman

Liga Spanyol
Juventus Vs AC Milan, Doa Buruk Bintang Muda Bianconeri untuk Ibrahimovic

Juventus Vs AC Milan, Doa Buruk Bintang Muda Bianconeri untuk Ibrahimovic

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X