Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Yann Motta, Kesabaran, Proses dan Momentum

Kompas.com - 30/04/2021, 12:40 WIB
Suci Rahayu,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemain anyar Persija Jakarta Yann Motta merasakan langsung ganasnya rimba sepak bola Indonesia. Sang bek menjadi saksi besarnya tuntutan untuk tampil sempurna, sekaligus kemegahan suatu kemenangan di sepak bola Indonesia.

Masih hangat di ingatan bagaimana Yann Motta melakukan blunder pada laga perdana babak penyisihan Grup B Piala Menpora 2021 yang memaksa Persija Jakarta kalah mengejutkan 0-2 atas PSM Makassar.

Imbas dari kesalahan tersebut, Yann Motta banjir kritik dan cibiran di media sosial. Bahkan, tidak sedikit yang menyarankannya mundur atau dicoret dari Macan Kemayoran.

Namun, pemain 21 tahun tersebut terus pantang menyerah. Kritik dijadikan motivasi untuk menunjukkan kelayakannya berseragam Persija Jakarta.

Titik balik perjalanan Yann Motta di Persija Jakarta datang lebih cepat.

Baca juga: Seusai Raih Gelar Juara Piala Menpora 2021, Persija Cari Pelatih Baru

 

Dia berhasil membayar tuntas kesalahan kontra PSM pada laga kedua melawan Borneo FC.

Tidak hanya tampil impresif, pemain kelahiran 1999 tersebut juga mampu menyarangkan satu dari empat gol Persija ke gawang Borneo FC.

Sejak saat itu posisi Yann Motta makin tidak tergantikan. Selama Piala Menpora 2021 dia hanya absen dua laga.

Pada laga perempat final lawan Barito Putera ia absen karena mengalami cedera, serta leg pertama final lawan Persib Bandung karena akumulasi kartu kuning di semifinal.

Selain dua laga tersebut, mantan pemain Tanjong Pagar United tersebut tampil penuh selama 90 menit.

Kini, Yann Motta merasakan betul manisnya berada di puncak setelah Macan Kemayoran berhasil merengkuh gelar juara Piala Menpora 2021.

Baca juga: Belum Berencana Evaluasi Kerumunan Jakmania, Presiden Persija: Kami Masih Euforia Kemenangan

Namanya dielu-elukan sebagai benteng tangguh Persija Jakarta di masa depan.

Satu yang unik tepat setelah pengalungan medali Piala Menpora adalah Yann Motta merayakan kesuksesan dengan menyanyikan tembang berjudul Putus atau Terus yang dipopulerkan oleh Judika.

Seakan, Yan Motta ingin bertanya kembali kepada The Jak Mania setelah semua yang terjadi apakah dirinya sudah layak atau belum berseragam Persija Jakarta?

Masih bernuansa kesuksesan, Yann Motta membagikan isi hatinya di akun Instagramnya @y_mottaoficial04.

Dia ingin mengatakan setiap pemain punya momentumnya sendiri, termasuk yang sempat ‘telat panas’ di debutnya tersebut.

Pemain Persija Jakarta Yann Motta melakukan selebrasi seusai menang mengalahkan Persib Bandung yang berakhir 1-2 pada final leg kedua Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4/2021) malam WIB.
KOMPAS.com/Suci Rahayu Pemain Persija Jakarta Yann Motta melakukan selebrasi seusai menang mengalahkan Persib Bandung yang berakhir 1-2 pada final leg kedua Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4/2021) malam WIB.

“Dalam sepak bola, momen untuk segalanya, momen ketika Anda harus menjaga fokus total dan momen di mana Anda dapat bersantai dan menjadi diri sendiri,” tulis pemain asal Brasil.

Semua yang terjadi memang bagian dari proses yang harus dijalani. Namun dia memastikan tidak pernah sedikitpun kehilangan fokus untuk menjadi yang terbaik.

“Saya tidak akan mengubah cara saya ini adalah saya dan Anda akan selalu melihat saya fokus pada tanggung jawab dan juga akan melihat saya tersenyum dan membuat orang tersenyum juga,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Saat Rekor Penalti Pemain Guinea Ternoda dalam Laga Vs Timnas U23 Indonesia...

Saat Rekor Penalti Pemain Guinea Ternoda dalam Laga Vs Timnas U23 Indonesia...

Internasional
Guinea dan Ilaix Moriba Diserbu Komentar Rasis, Sepak Bola Seharusnya Mempersatukan

Guinea dan Ilaix Moriba Diserbu Komentar Rasis, Sepak Bola Seharusnya Mempersatukan

Timnas Indonesia
Guinea Masuk Grup 'Neraka' Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Guinea Masuk Grup "Neraka" Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Timnas Indonesia
Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap 'Sulit' Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap "Sulit" Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Bola Emas Diego Maradona di Piala Dunia 1986 Akan Dilelang

Bola Emas Diego Maradona di Piala Dunia 1986 Akan Dilelang

Internasional
Semifinal Championship Series Ingatkan Bos Persib ke Tahun 2014

Semifinal Championship Series Ingatkan Bos Persib ke Tahun 2014

Liga Indonesia
Guinea Kalahkan Indonesia dan Lolos Olimpiade, Ulangi Sejarah 56 Tahun

Guinea Kalahkan Indonesia dan Lolos Olimpiade, Ulangi Sejarah 56 Tahun

Internasional
Proliga 2024, Bandung bjb Tandamata Serukan Bangkit Usai Takluk

Proliga 2024, Bandung bjb Tandamata Serukan Bangkit Usai Takluk

Liga Indonesia
Bayer Leverkusen ke Final Liga Europa: 49 Laga Tak Terkalahkan, Rekor Baru di Eropa

Bayer Leverkusen ke Final Liga Europa: 49 Laga Tak Terkalahkan, Rekor Baru di Eropa

Liga Lain
Kepala Witan Sulaeman Dijahit Usai Lawan Guinea

Kepala Witan Sulaeman Dijahit Usai Lawan Guinea

Timnas Indonesia
Erick Thohir Bidik Indonesia Tampil di Olimpiade Los Angeles 2028

Erick Thohir Bidik Indonesia Tampil di Olimpiade Los Angeles 2028

Timnas Indonesia
Jangan Pernah Menangis, Coach Shin Tae-yong

Jangan Pernah Menangis, Coach Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Jadwal MotoGP Perancis 2024, Tekad Sang Juara Dunia Taklukan Le Mans

Jadwal MotoGP Perancis 2024, Tekad Sang Juara Dunia Taklukan Le Mans

Motogp
Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Indonesia, Skuad Garuda Punya Generasi Emas

Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Indonesia, Skuad Garuda Punya Generasi Emas

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com