Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan di Balik PSM Tak Konsisten Sepanjang Liga 1 2023-2024

Kompas.com - 05/05/2024, 17:34 WIB
Suci Rahayu,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Performa PSM Makassar sepanjang babak reguler series Liga 1 2023-2024 bak kehabisan bensin.

Menyandang status juara bertahan, PSM tampil meyakinkan pada awal musim. Namun, memasuki pertengahan musim, performa tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu justru terjun bebas.

Jangankan untuk bersaing di gelar juara, finis di posisi empat besar dan bertarung di babak championship series saja tim tidak mampu.

Tim justru terseok-seok di papan tengah klasemen dan menutup kompetisi dengan finis di posisi ke-11 dengan perolehan 44 poin. Hasil dari 11 kali menang, 11 kali imbang dan 12 kali kalah.

Baca juga: Ciro Alves Winger Tersubur Liga 1 untuk Persib, Sesalkan Gol Vs PSM

Secara keseluruhan PSM mencetak 44 gol dan 39 kali gawang mereka dijebol oleh lawan.

Pelatih PSM Bernardo Tavares mengatakan, inkonsistensi performa PSM sepanjang musim ini tak lepas dari kondisi internal tim yang beberapa kali sempat oleng, terutama masalah keterlambatan gaji bagi Yakob Sayuri dkk.

Gelagat tersebut sejatinya sudah muncul di awal musim Liga 1 2023-2024. Saat beberapa pilar penting di musim sebelumnya seperti Ramadan Sananta memutuskan hengkang dari tim.

Beruntungnya bagi PSM, Bernardo Tavares memilih bertahan, termasuk dengan pemain pilar lainnya yang menjadi bagian dari skuad juara musim 2022-2023.

Baca juga: Cerita Unik di Balik Kemenangan PSM atas PSIS

"Pada awal musim ini kami memulai musim dengan kehilangan pemain dan musim depan juga memulai musim dengan kehilangan beberapa pemain," ujar pelatih asal Portugal itu.

"Kalau kami tidak mempunyai bantuan sponsor yang memang bisa memberi bantuan, saya kira ini akan sulit menjalani kompetisi dan sulit memberikan performa yang baik di Liga 1 dan kompetisi internasional," katanya.

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat di bench pada laga pekan ke-32 Liga 1 2023-2024 melawan Madura united yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (21/4/2024) malam.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat di bench pada laga pekan ke-32 Liga 1 2023-2024 melawan Madura united yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (21/4/2024) malam.

Awan hitam masalah internal di tubuh PSM juga tampaknya belum akan sirna dalam waktu dekat. Ia mengisyaratkan bahwa PSM bakal segera ditinggal pemain-pemain yang selama ini menjadi pilihan utama.

"Tentu saja tidak akan sebut nama siapa yang akan pergi. Namun, untuk musim depan lihat saja nanti, kehilangan banyak pemain, terutama pemain-pemain yang sering kami mainkan seperti kehilangan jantung permainan kita," tutur Bernardo Tavares.

Baca juga: Bernardo Tavares Minta PSSI Perbaiki Kinerja Wasit

Ia berharap manajemen PSM dapat segera merespons cepat situasi tim saat ini.

Sebab, prediksinya persaingan musim depan akan lebih sengit. Jika PSM terlambat menyiapkan tim dengan baik, hal itu dapat berimbas buruk pada performa tim.

"Kehilangan banyak pemain, terutama pemain-pemain yang sering kami mainkan seperti kehilangan jantung permainan. Saya sampaikan pemain lokal itu sangat penting dalam tim," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Desain Baru Sarung Tangan Resmi UFC, Beri Kenyamanan untuk Fighter

Desain Baru Sarung Tangan Resmi UFC, Beri Kenyamanan untuk Fighter

Sports
Ancelotti Ingin Pensiun di Madrid, Tekad Bawa Los Blancos Juara Liga Champions

Ancelotti Ingin Pensiun di Madrid, Tekad Bawa Los Blancos Juara Liga Champions

Liga Spanyol
Shin Tae-yong: Piala Asia Lebih Besar, Jangan Terkurung Piala AFF

Shin Tae-yong: Piala Asia Lebih Besar, Jangan Terkurung Piala AFF

Timnas Indonesia
Jadwal Singapore Open 2024: 8 Wakil Indonesia Berburu Tiket Perempat Final

Jadwal Singapore Open 2024: 8 Wakil Indonesia Berburu Tiket Perempat Final

Badminton
Hasil Final Conference League: Bekuk Fiorentina, Olympiakos Juara dan Cetak Sejarah

Hasil Final Conference League: Bekuk Fiorentina, Olympiakos Juara dan Cetak Sejarah

Liga Lain
Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bayern Muenchen Resmi Tunjuk Vincent Kompany Jadi Pelatih Baru

Bundesliga
Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Borneo FC Vs Bali United, Huistra Ingin Tempat Ketiga, Penawar Kecewa

Liga Indonesia
STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

STY Ungkap Jadwal Jordi, Idzes, dan Hubner Gabung ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Gantikan Xavi, Hansi Flick Resmi Jadi Pelatih Barcelona

Liga Spanyol
Pelatih Persib Ungkap 'Masalah' Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Pelatih Persib Ungkap "Masalah" Jelang Final Leg 2 Lawan Madura United

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Borneo FC Vs Bali United, Teco Ingin Akhiri Kompetisi dengan Kisah Indah

Liga Indonesia
Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam 'Menembus Garis Batas'

Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam "Menembus Garis Batas"

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Singkirkan Wakil India, Apri/Fadia ke 16 Besar

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Hasil Singapore Open 2024: Fajar/Rian ke 16 Besar Singkirkan Wakil Jerman

Badminton
Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2024: Pulangkan Wakil Perancis, Chico ke 16 Besar

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com